Penerus Dewi Kematian (Series 2)

Penerus Dewi Kematian (Series 2)
241. Melawan Sekelompok Murid


__ADS_3

Setelah selesai makan bersama dengan Zhao Lu, dia berjalan bersama dengan Ruo Wenyu. Tinggi badan mereka tidak terlalu jauh, dia setara dengan bahu Ruo Wenyu.


Berbeda apabila dia berdiri dengan Yuanzheng Yuwen maka dia hanya akan sebatas dada Yuanzheng Yuwen, dia tiba tiba ingin mendecakkan lidah.


Dimana pun dia berada maka dia akan selalu mengingat Yuanzheng Yuwen dan ini membuat nya kesal.


"Shidi, apa yang sedang kau pikirkan ?" Tanya Ruo Wenyu.


"Ah tidak apa apa , aku hanya sedang melihat pemandangan sekitar dan merasa bahwa tempat ini sangat indah. " Ucap nya dengan ringan.


"Aku juga merasa begitu , aku dulu sangat putus asa. Semua orang memaksa ku untuk terus melakukan kultivasi ganda padahal aku tidak menginginkan nya. " Ucap Ruo Wenyu.


"Aku juga tidak suka dengan kultivasi ganda. " Jawab nya dengan singkat.


"Sampai akhirnya Tetua Zhao datang dan mengatakan bahwa dia ingin membawaku sebagai murid, aku sangat senang dan sangat bersemangat. Aku merasa seperti inilah hari yang telah ku tunggu sejak awal, akhirnya kerja keras ku selama ini untuk mengejar kultivasi seangkatan ku membuahkan hasil yang manis. " Ucap Ruo Wenyu sambil tersenyum manis.


"Kultivasi ganda meskipun meningkat dengan cepat sebenarnya memiliki kelemahan fatal, itu memiliki fondasi yang rapuh dan kebanyakan dari mereka bahkan tidak bisa melawan seseorang yang setingkat dari mereka. Semakin tinggi maka semakin sulit untuk mencari pasangan kultivasi ganda agar kultivasi mereka meningkat. " Ucapnya.


"Menurutku, kultivasi ganda adalah sampah. " Ucap nya terang terangan merendahkan.


Dia adalah salah satu orang yang menentang kultivasi ganda dengan keras, kebanyakan orang telah melupakan arti dari kultivasi ganda yang sebenarnya.


Kultivasi ganda adalah kultivasi yang dilakukan oleh tindakan intim yang disetujui oleh kedua belah pihak, tapi kebanyakan orang sekarang memilih untuk menculik gadis gadis yang tidak bersalah untuk menjadi bahan kultivasi mereka.


Ini membuat nya marah, dia ingin menunjukkan bahwa gadis bukanlah sesuatu yang dapat mereka tindas dengan mudah.


"Siapa yang kau sebut sampah ?! " Tanya suara kasar dari belakangnya.


Dia menoleh ke belakang dengan malas, masalah selalu menghampiri di manapun dia berada. Masalah seperti lalat yang terus menempel kepada nya dan ini membuat nya kesal.


"Kalian semua. " Ucap nya dengan malas.


"Kau?! Apa kau murid baru?! Sebutkan nama mu dan lihat bagaimana aku mengajarimu. " Ucap pria itu dengan marah.


"Luo Shixiong, jangan marah. Ini adalah Shidiku, Xue Wang Ji. Dia baru masuk kemarin dan tidak tahu apapun, mohon jangan masukkan ke dalam hati. " Ucap Ruo Wenyu sambil berjalan maju dan menyembunyikan nya di balik punggung Ruo Wenyu.

__ADS_1


"Oh jadi ini adalah Ruo Wenyu, laki laki yang tidak mampu ! Apakah kau benar benar laki laki atau bukan ?! Ha ha ha ha !" Orang yang dipanggil Luo Shixiong itu tertawa lantang yang diikuti oleh orang orang di belakangnya.


Wajah Ruo Wenyu masih mempertahankan senyum tipis nya seolah olah sudah terbiasa dengan ejekan ini, tepat Ruo Wenyu ingin berkata lagi.


Dia telah memotong nya dengan tawa lantang, dia bertepuk tangan nya dengan tawa dan berjalan ke depan orang yang di panggil Luo Shixiong itu.


"Xue Shidi !" Panggil Ruo Wenyu dengan khawatir.


"Tidak ada orang yang tinggal di puncak Xue meruapak seorang pengecut. " Ucap nya dengan dingin.


Pucak Xue adalah puncak milik Zhao Lu.


"Ckck, ternyata kalian adalah murid Tetua Zhao ? Kalian semua ingin berlaku seperti seseorang yang terhormat di bawah bimbingan guru seperti itu ?! Kalian bermimpi !" Teriak Luo Shixiong.


Dia yang telah mendengar ini masih tenang dan hanya tertawa kecil, berbeda dengan Ruo Wenyu yang tidak bisa menahan amarah nya kala nama Zhao Lu di bawa bawa.


"Nama Shizun bukanlah sesuatu yang dapat kamu ejek ! Kamu mungkin boleh mengejek ku, tapi kamu tidak boleh mengejek Shizun !" Ucap Ruo Wenyu dengan marah.


"Yo ? Ingin berpura-pura menjadi murid yang berbakti ? Apa kau tidak tahu bahwa guru yang kau banggakan adalah penjilat ulung di bawah kaki guruku ?!" Tanya Luo Shixiong itu.


Tapi bukan begini juga ! Dengan identitas nya sebagai murid penjilat ulung, bukanlah ini menodai reputasi sempurna nya ?!


Ingin rasa nya dia langsung menyeret Zhao Lu dan memotong kepala pria itu, Luo Shixiong melayangkan sebuah pukulan ke Ruo Wenyu.


Ruo Wenyu berada jauh di bawah orang yang disebut Luo Shixiong ini dan pasti akan terluka parah karena pukulan mematikan itu.


Dia dengan dengusan kecil menyambut pukulan itu, dia menangkap tangan Luo Shixiong ini sebelum memelintir nya.


"Aarghh ! " Teriak Luo Shixiong dengan penuh kesakitan.


"Luo Ye Lu. " Gumam nya sambil membaca nama Luo Shixiong itu.


Dia menebak kalau Luo Ye Lu ini adalah seorang murid yang berumur lebih dari 30 tahun atau sudah menginjak 30 tahun, itu bisa dilihat dari wajahnya.


Dia mendorong tubuh Luo Ye Lu dengan kuat dan membuat pria itu terlempar ke belakang dengan wajah penuh kesakitan.

__ADS_1


Bawahan Luo Ye Lu langsung menangkap tubuh bos nya dan Luo Ye Lu menatap nya dengan penuh dendam.


"Seorang sampah yang tidak berguna. " Dengus nya dengan kesal.


"Apa yang kalian tunggu ?! Bunuh dia untukku ! Siapa pun yang bisa membunuh nya akan sangat berjasa bagiku !" Teriak Luo Ye Lu.


Bawahan Luo Ye Lu yang sebelum nya ragu ragu untuk menyerang nya menjadi yakin, Ruo Wenyu yang melihat ini mengeluarkan pedang nya dan menghalangi nya.


"Membunuh sesama murid adalah dosa besar !" Teriak Ruo Wenyu.


"Bunuh dia ! Guruku akan melepaskan kalian semua !" Teriak Luo Ye Lu.


Dia yang melihat puluhan orang menuju pada nya menggunakan pedang hanya memandang dengan tatapan cuek.


Dia memainkan sebuah batu di tangan nya lalu menyimpan nya dengan senyum yang mempesona. Ruo Wenyu menghalangi satu persatu serangan yang ditujukan pada nya.


Dia hanya menonton bagaimana Ruo Wenyu yang terus menerus terpojok oleh tekanan yang diberikan oleh para murid itu.


Air mengalir dari telapak tangan nya dan membasahi musuh musuh nya.


Dia sudah memanipulasi Qi nya dan membuat nya tampak seperti memiliki Qi air bukan Qi Es. Masalah pembunuhan Pangeran Kelima akan sangat menarik perhatian dan membuat masalah bagi seluruh orang yang memiliki kemampuan elemen Es.


"Pergi ! Jika kalian tidak pergi maka jangan salah kan aku. " Ucap nya dengan lembut.


Orang orang itu terdorong mundur dengan tubuh yang basah kuyup sedangkan Ruo Wenyu memandang nya dengan penuh kekaguman.


"Apa kalian akan menerima di rendahkan begitu saja ?! Bunuh dia ! Bunuh dia !" Teriak Luo Ye Lu dengan penuh kemarahan.


"Shixiong, mundur lah dulu. " Ucap nya dengan tenang.


Dengan pejaman mata, dia mengibaskan tangan nya. Sejumlah besar air membentuk bola dan menangkap seluruh rombongan Luo Ye Lu.


Orang orang itu terus meronta ronta di dalam bola air dan terus berusaha untuk keluar. Dia hanya memandang dengan acuh tak acuh.


Dia pikir menunggu lawan nya kehabisan nafas juga pertunjukkan yang bagus sebelum dia merasakan tepukan di bahu nya.

__ADS_1


"Shidi, sebaiknya lepaskan mereka atau kita akan memberi masalah pada Shizun. Aku tidak ingin merepotkan Shizun. " Ucap Ruo Wenyu dengan ragu.


__ADS_2