
Ada banyak orang yang memuji kecantikan mereka berdua, tentu saja Xue Fenghuang lebih menonjol jika di banding kan dengan Qin Yue.
Karena pesona yang di miliki oleh Xue Fenghuang benar benar menarik, tampak seperti gadis manja yang lembut membuat banyak pria hidung belang merasa tertarik.
Berbeda dengan Xue Fenghuang, Qin Yue meski pun sangat cantik, tapi memancarkan aura tak tersentuh, tegas dan kokoh. Membuat banyak orang yang kagum merasa segan untuk mendekati gadis itu.
Mereka berpikir kalau Qin Yue pasti lah gadis yang membosankan dan kaku. Belum lagi dengan aura tak tersentuh yang di pancar kan oleh gadis itu, membuat para pria merasa terancam.
Mereka tidak tahu saja, kalau sebenar nya yang berbahaya adalah Xue Fenghuang. Qin Yue, gadis dengan perawakan gagah tapi sebenar nya adalah orang yang lembut.
Xue Fenghuang seorang gadis dengan tampilan lemah lembut, tapi sebenar nya adalah orang yang sangat kuat.
"Meimei, mereka memandang mu seolah olah mereka akan memakan mu. Jika bukan karena kita sedang menyamar maka aku akan mengcongkel mata mereka yang menatap mu. " Kata Qin Yue dengan kesal.
Dia menangkap tangan Qin Yue dan menggeleng pelan.
"Biar kan saja, mereka akan mati pada akhir nya. " Ucap nya sambil tertawa ringan.
Qin Yue menatap nya dengan tatapan bingung, hanya dia yang tahu apa maksud di balik perkataan nya yang ambigu tadi.
Belakangan ini dia perlu mengembangkan racun untuk menghadapi monster roh supaya bisa membuat pil atau obat bubuk untuk nya, sekalian melatih kekuatan nya untuk perburuan Kekaisaran.
Untuk mengembangkan racun tersebut tentu saja dia memerlukan beberapa 'korban' karena orang orang ini telah menjadikan nya sebagai bahan fantasi liar mereka, maka sebagai bayaran nya, dia akan mengambil nyawa mereka.
Senyum nya tidak hilang dan menatap ke arah orang orang yang menatap nya dengan tatapan tidak pantas, dia mengingat semua nya dengan baik.
"Lihat lah ! Dia tersenyum menggoda pada ku !" Teriak salah seorang pria dengan hidung besar.
"Sembarangan ! Kau terlalu percaya diri ! Dia tersenyum pada ku ! Aku adalah pria paling tampan di sini !" Kata pria yang lain dengan senyum seperti kuda.
"Kalian semua bermimpi ! Aku adalah seorang pendongeng yang tampan dan kaya raya !" Kata yang lain dengan riasan tebal sambil membawa kipas.
Wajah nya langsung muram ketika mendengar kata kata pria itu, ia memiliki keinginan untuk muntah segera juga setelah mendengar kata kata menjijikkan itu.
"Jiejie, ayo jalan lebih cepat. " Ucap nya.
"Kau benar , di sini sangat menjijikkan. Padahal pakaian kita berdua ini tergolong biasa saja dan tidak menarik. " Kata Qin Yue sambil menghela nafas.
__ADS_1
"Jiejie benar, kita berdua bahkan tidak memakai riasan. " Ucap nya.
Mereka buru buru masuk ke dalam Pelelangan Beruang Emas dan langsung di sambut dengan tatapan tidak ramah pelayan itu.
Pelayan itu menatap mereka berdua dengan tatapan jengkel dan iri.
"Di sini hanya menerima orang kaya, kalian hanya akan mengotori lantai pelelangan kami !" Kata pelayan itu dengan tidak sopan.
"Ck, aku baru tahu kalau ada pelayan yang sangat tidak sopan. "Ucap nya dengan sinis.
"Apa kau tidak di latih oleh majikan mu ? Atau kau hanya anjing liar yang tidak tahu sopan santun ?" Tanya nya.
"Kau ! Pergi dari sini sekarang !" Kata pelayan itu dengan marah.
"Ruo'er, ada apa ?" Tanya suara wanita halus dari dalam pelelangan.
"Nyonya, kedua pengemis ini ingin memaksa masuk. Jika aku tidak menjaga citra kita maka aku akan memukul mereka sampai mati !" Kata pelayan itu dengan wajah yang menahan amarah.
"Nyonya Lin, aku rasa kau perlu mendidik pelayan mu menjadi lebih baik lagi. Aku dan adik ku jadi merasa terganggu, jika aku tidak memberi wajah pada pelelangan mu maka aku sudah akan mematahkan leher nya dari tadi. " Kata Qin Yue dengan marah.
"Berdiri ! Jangan sampai ada yang tahu identitas ku, atau kau akan tahu akibat nya. " Kata Qin Yue dengan dingin.
Nyonya Lin telah beberapa kali mendatangi Qin Yue karena, Jenderal Qin selalu menggunakan obat dari pelelangan Beruang Emas untuk menahan penyakit Qin Yue.
Dia menatap Nyonya Lin ini dengan bosan, wanita seperti nyonya Lin ini sama dengan Lin Yi, memiliki banyak wajah. Bahkan marga mereka sama, tidak menutup kemungkinan kalau mereka masih satu keluarga.
"Sudah begini saja, suruh pelayan mu itu untuk bersujud. Dia sudah mempermalukan kami di depan tadi. " Ucap nya dengan tidak sabar.
Nyonya Lin menatap nya dengan bingung.
"Dia adalah adik ku, turuti perkataan nya. " Kata Qin Yue.
Pelayan itu sudah kelewatan dengan menunjuk nunjuk diri nya dengan Qin Yue, dia paling benci dengan orang yang menunjuk nunjuk diri nya.
"Nona Pertama, bagai mana pun aku masih lah sumber penghasilan utama Kota Qin Shui. Anda harus memberi saya beberapa wajah. " Kata Nyonya Lin dengan tangan yang mengepal menahan amarah.
"Beberapa wajah ? Memang nya wajah mu kemana ? Aku dengar, baru baru ini datang sebuah toko yang memiliki reputasi setara dengan Pelelangan Beruang Emas. Aku takut, jika begini dan membuat kerenggangan hubungan antara Pelelangan Beruang Emas dan Kediaman Qin. "
__ADS_1
"Kau tahu sendiri apa akibat nya jika dukungan Kediaman Qin berpindah. Aku juga dengar kalau Pelelangan Beruang Emas banyak melakukan hal keji, seperti menjual anak di bawah umur, pembunuh bayaran, dan yang lain lain. Bagai mana kalau kabar ini tersebar ke kota Qin Shui ? Apa kah orang orang masih akan percaya pada toko mu yang menyedihkan ini ?" Tanya nya sambil terkekeh.
"Omong kosong ! " Kata nyonya Lin dengan marah.
"Omong kosong atau tidak , itu berada di tangan mu. Semua keputusan berada di tangan mu. " Ucap nya.
"Ruo'er, cepat bersujud dan minta maaf !" Kata Nyonya Lin dengan wajah yang menghijau, dia tertawa dengan anggun.
"Nona pertama dan nona kedua, aku bisa melepas kan ini dan membiarkan kalian berdua untuk duduk di kursi terhormat. Aku juga meminta maaf secara pribadi karena tidak melatih pelayan ku dengan baik. Tapi, kakak ku tidak akan menerima hal ini. Kakak ku adalah nyonya rumah Kediaman Xue, Lin Yi !" Kata Nyonya Lin dengan ancaman tersembunyi.
Dia tertawa dalam hati, seperti nya orang kediaman Lin ini memang suka mencari masalah. Dunia sangat sempit dan membuat nya bertemu dengan saudara musuh nya.
Dia tidak keberatan untuk mengambil alih Pelelangan Beruang Emas, karena cepat atau lambat, Pelelangan ini akan menjadi milik nya.
"Oh, aku dengar kakak mu sudah gila ? Apa kau ikut gila juga karena hal ini ?" Tanya nya dengan sinis.
"Kau ! Huft, aku mohon jangan kata kan hal buruk tentang kakak ku. Mari ikuti aku, aku akan mengantar kalian menuju ruangan tamu terhormat. " Kata Nyonya Lin ini menelan amarah nya.
Dia mengangguk dan mengikuti langkah wanita ular ini yang di ikuti oleh Qin Yue, pelayan itu di biar kan untuk tetap dalam posisi bersujud.
Dia di antar ke sebuah ruangan dengan kaca pembatas yang di pasang formasi, dia bisa melihat keluar tapi dari luar tidak bisa menatap ke dalam.
"Silakan menulis nama ruangan kalian. " Kata Nyonya Lin menyerahkan papan dengan kuas dan tinta.
Dia menerima nya dan menulis kan, tiga huruf 月凤凰.
"Yue Fenghuang ?" Gumam Qin Yue dengan kagum.
"Karena semua nya sudah, aku akan undur diri. Pelelangan akan di mulai dalam waktu 1 jam. " Kata Nyonya Lin membungkuk 90° dan pergi dengan tangan yang mengepal.
(月凤凰 : Yue Fenghuang. Arti nya : ini bisa di artikan sebagai singkatan antara nama Qin Yue dan Xue Fenghuang, tapi bisa juga di arti kan sebagai Bulan Phoenix.
月 : Yue : bulan
凤凰 : Phoenix )
"Arti nya sangat baik, aku benar benar kagum. Kita memang berjodoh. " Kata Qin Yue sambil merangkuk tubuh nya.
__ADS_1