
Dia bermeditasi selama beberapa saat untuk membuat tubuh nya menjadi lebih nyaman, meskipun masih terasa cukup buruk.
"Senior Zhuge, kemana kamu akan membawa ku ?" Tanya nya dengan bingung.
"Tunggu kamu pulih, aku akan membawa mu untuk ber kultivasi. " Ucap Zhuge Yao sambil menghirup teh.
Dia mengangguk dan kembali bermeditasi, kekuatan nya masih belum benar benar pulih sepenuh nya. Dia memegang Bing Yue di tangan kanan nya.
3 Hari kemudian
Zhuge Yao sudah bersiap dengan pakaian yang berbeda, pakaian yang lebih rapi dengan rambut yang di ikat sembarangan.
"Senior Zhuge, aku sudah menyiapkan semua nya. " Ucap nya dari balik batu dengan pakaian yang lebih cerah.
Dia membuang pakaian hitam nya yang robek , dia kali ini menggunakan pakaian berwarna merah mudah dengan pita ungu di pinggang.
Lalu rambut yang terurai sepanjang pinggang di tambah dengan pita putih yang di balut di lengan kiri nya. Lengan kiri nya telah terluka saat melawan Burung Zhu Que.
Pita itu berwarna putih polos dan merupakan pemberian Zhuge Yao, pita itu terbalut di pergelangan tangan kiri nya.
Dia mengikuti Zhuge Yao untuk masuk ke sisi sisi ruang batu yang berliku liku dan sangat sempit, mereka terus berjalan.
Lebih dari 10 belokan telah di lewati oleh nya, dia bahkan sempat merasa ragu apa kah Zhuge Yao sudah lupa jalan nya.
Tapi dia memilih untuk tidak bertanya karena melihat wajah percaya diri milik Zhuge Yao. Sampai akhir nya, dia melihat sebuah jurang kecil yang bisa di masuki oleh dua orang.
"Loncat ke sini. " Ucap Zhuge Yao sambil menyambar tangan nya.
Mereka berdua meloncat ke dalam itu, dia tidak mengurangi kewaspadaan nya meskipun sedang bersama Zhuge Yao.
__ADS_1
Siapa yang tidak waspada ketika meloncat ke jurang yang gelap dan dalam ?
"Senior Zhuge, berapa dalam kira kira jurang ini ?" Tanya nya dengan bingung. Jurang ini sempit tapi sangat dalam.
"Mungkin sekitar 410 Kaki. " Jawab Zhuge Yao singkat, ini membuat mut nya tidak bisa kembali menutup karena terkejut.
(410 Kaki : 125 meter)
Mereka masih terus meluncur sampai beberapa waktu sebelum terlempar ke bawah, dia langsung melepaskan diri dari Zhuge Yao dan meloncat ke salah satu batu.
"Kemampuan meringankan tubuh yang baik. " Puji Zhuge Yao.
"Terima kasih. " Jawab nya, dia melihat ke sekitar nya dan melihat sebuah kolam berwarna perak.
Kolam itu tidak terlalu besar mungkin hanya 12 x 10 meter. Hawa dingin memenuhi gua ini, dan Qi di sini sangat tebal.
"Ini adalah Kolam Yin Keabadian, tempat yang sangat cocok bagi wanita yang di penuhi dengan Yin Murni. Menurut apa yang di katakan oleh Tuan ku, kau boleh berada di sini selama 3 tahun. " Ucap Zhuge Yao.
Dia membuka mulut nya dengan penuh keterkejutan, dia tidak tahu jika ada tempat semacam itu.
"Kau bisa menggunakan ini untuk menghubungi ku jika ada sesuatu yang di butuhkan, aku akan segera keluar. " Ucap Zhuge Yao sambil memberikan sebuah batu merah darah.
"Terima kasih, Senior Zhuge. " Ucap nya sambil menunduk.
Zhuge Yao mengangguk dan berjalan kembali ke lubang tempat di mana jurang itu menjatuhkan mereka, Zhuge Yao secara otomatis tersedot ke dalam lubang itu.
Dia menghela nafas dan membuka jubah bagian luar nya, hanya menyisakan pakaian bagian dalam yang merupakan gaun putih tipis yang di ikat di pinggang.
Setelah melepaskan jubah luar nya, dia berjalan ke dalam kolam yang terus memancarkan cahaya putih yang sangat Agung.
__ADS_1
Kaki nya terasa berendam di air Es yang sangat dingin, dia terus berjalan sampai akhir nya air kolam sampai sebatas dada nya.
Saat ini, dia sudah berada di tengah kolam dan air sudah mencapai sebatas leher nya, dia merasa seluruh tubuh nya seperti di siram oleh air dingin di musim dingin.
Benar benar menyakitkan, seluruh tulang nya terasa akan remuk. Rasa dingin yang menusuk tulang memenuhi seluruh tubuh nya.
Tubuh nya seperti sedang di gerogoti oleh sesuatu secara perlahan, dia menggertak kan gigi nya dan memejamkan mata.
Qi di dalam kolam ini sangat tebal sekali, sampai sampai dia tidak bisa berkata apa apa. Jika bukan karena dendam nya yang mendalam, mungkin dia tidak akan bertahan begitu lama di dalam kolam ini.
Kaki nya terus bergerak dengan gelisah sampai satu jam kedepan dan kaki nya akhir nya bisa beradaptasi, bahkan dengan konstitusi tubuh Yin Murni milik nya, dia masih kesulitan untuk beradaptasi.
Dia takut, jika seseorang yang biasa meloncat ka dalam kolam ini maka mereka akan mati membeku. Yang aneh dari kolam ini adalah kolam ini sangat dingin sekali tapi tidak membeku.
Dia berenang mengelilingi kolam dengan lincah, aliran Qi masuk ke dalam tubuh nya menjadi lebih deras sebelum kembali berhenti karena seluruh tubuh nya terasa pegal dan sakit.
"Uh, sakit sekali. " Gumam nya sambil memegang pinggang nya.
Dia pun berbaring di atas air seperti sedang di daratan dengan santai dan sesekali menggerak kan kaki nya. Dia menatap ke langit langit kolam yang di mana di penuhi dengan Kristal yang secara alami terbentuk.
Kristal Kristal itu sangat tajam dan berwarna ungu muda, jika salah satu jatuh maka mungkin akan membuat seluruh gua ini hancur.
Dia menjadi sedikit takut kalau misal nya dia sedang ber kultivasi dan salah satu kristal jatuh menimpa nya. Meskipun tidak mati maka sakit nya tidak akan bisa di bayangkan.
Membayangkan nya saja sudah cukup untuk membuat nya ketakutan, tapi rasa dendam nya lah yang memaksa nya untuk tetap berada di dalam kolam ini dan terus ber kultivasi.
"Tenang, kristal itu pasti sudah ada sejak ribuan atau bahkan puluhan ribu tahun lalu. Aku tidak perlu takut itu jatuh. " Gumam nya sambil menarik nafas dan membuang nya dengan perlahan.
Setelah merasa agak tenang, baru lah dia kembali berenang ke bagian tengah kolam yang merupakan titik kumpul nya Qi.
__ADS_1
Dia memejam kan mata dan mulai dengan fokus mengolah Qi nya, kekuatan nya dengan cepat pulih hanya dengan beberapa jam di sini.
Kekuatan nya saat ini sudah sampai di Kemurkaan Dunia tingkat 2 puncak dan akan segera menerobos ke tingkat 3 dalam waktu beberapa hari.