
Lalu, setelah itu mereka bertarung dengan sengit dan memakan beberapa korban sebelum pasukan Nyonya Iblis Neraka di paksa mundur.
Bagai mana pun ini adalah sarang Tuan Kipas Abadi yang luar biasa, dia dapat menjadi Raja Kecil pada Iblis di umur 20 tahun setelah kematian nya.
Sekarang, sudah ratusan tahun sejak dia memerintah wilayah nya. Ya, Fan Cheng adalah Raja Iblis Kecil.
Karena Raja Iblis yang sebenar nya adalah 7 Dosa Besar, dia ini adalah bawahan langsung Iblis Kemarahan.
( Buat yang sudah membaca karya author yang lain, Pedang Jiwa Naga, pasti sudah mengetahui tentang 7 Dosa Besar dan 7 Kebajikan Ilahi. Jika belum tahu maka bisa di cari di internet, bisa di bilang kalau dua di antara ini adalah bertentangan seperti nama dan julukan milik mereka. )
FLASHBACK OFF
Fan Cheng tampak termenung sebentar sambil memandang nya, ini membuat nya salah tingkah sedang kan Lin Cong Zi melanjutkan makan seolah olah tidak ada masalah besar.
"Kamu berhutang penjelasan dengan ku Saudari Xue, makanan ku sudah habis. Kalian bisa menghabiskan waktu bersama, jangan pulang terlalu lama Saudari Xue. " Ucap Lin Cong Zi langsung berdiri dan berjalan pergi setelah meninggal kan beberapa keping emas di meja kasir.
Dia menatap Fan Cheng dengan tatapan canggung, dia tidak tahu harus mengatakan apa sehingga hanya menunduk dan menatap makanan nya.
"Fenghuang, apa kah kamu baik baik saja ?Wajah mu tampak pucat. " Ucap Fan Cheng.
"Tidak apa apa, aku baik baik saja, hanya mendapat serangkaian mimpi buruk yang tidak penting. " Ucap nya dengan santai mengibaskan tangan nya seolah olah tidak ada hal penting yang terjadi.
"Benarkah ?" Fan Cheng menatap nya dengan tatapan tidak percaya.
__ADS_1
"Untuk apa aku berbohong pada mu ?" Tanya nya sambil menaik kan alis nya.
Setelah berjalan jalan bersama, Fan Cheng mengantar Xue Fenghuang kembali ke penginapan.
Sesampai nya di sana, Xue Fenghuang melihat Lin Cong Zi yang menunggu diri nya sehingga dia langsung berlari menuju Lin Cong Zi.
"Kamu berhutang penjelasan pada ku, Saudari Xue." Ucap Lin Cong Zi setelah berada di kamar nya.
"Bukan nya aku tidak ingin memberi tahu mu Saudari Lin, hanya saja aku tidak memiliki waktu untuk melakukan itu dan aku ragu. "Ucap nya.
"Bukan itu, bagai mana mungkin kamu tidak memberi tahu ku ketika kamu bertemu dengan seorang pria tampan. Apa kah dia benar benar manusia ? Kau tahu, rahang nya, bibir nya, hidung nya, dan mata nya, semua nya tampak sempurna !" Ucap Lin Cong Zi dengan berapi api.
"Kau tahu, postur tubuh nya yang tegap, dada nya yang bidang, rambut nya yang panjang dan indah, membuat nya menjadi pria paling tampan yang pernah ku lihat. " Lanjut Lin Cong Zi lagi.
"Dari tatapan nya, sikap nya dan cara nya berbi ara, dia pasti menyukai mu ! Aku yakin dengan hal ini seratus persen, kamu harus mendapat kan diri nya. Dia tampak sempurna bagaikan Dewa Perang yang ada di Surga. " Ucap Lin Cong Zi dengan dramatis.
Dia mengerut kan alis nya ketika mendengar kata kata berlebihan milik Lin Cong Zi, seolah olah kata Lin Cong Zi dapat meruntuhkan langit dan mengeringkan lautan.
"Saudari Lin, jika aku tidak mengenal mu maka aku akan mengira kalau kamu adalah orang yang sombong, cuek dan tidak berperasaan. Tapi ketika aku mengenal mu, aku tahu kalau itu semua salah. Sangat menyenangkan untuk berteman dengan mu. " Ucap nya.
"Sebenar nya aku benar benar seorang pendiam seperti yang kamu kata kan, tapi aku merasa sangat nyaman ketika dengan mu. Aku merasa kalau aku tidak perlu takut kamu akan mengkhianati ku, aku selalu merasa begitu ketika di dekat mu. Di tambah lagi kita memiliki hobi yang sama dan itu menjadi lebih baik sejak kamu sering datang ke tempat ku. " Ucap Lin Cong Zi.
Dia mengangguk karena dia merasa kan hal yang sama, keesokan hari nya adalah waktu untuk melakukan Penyisihan Babak Ketiga.
__ADS_1
Semalam, dia tidur dengan sangat nyenyak, seluruh tubuh nya terasa nyaman dan dia tidak mendapat kan mimpi buruk sedikit pun.
Saat dia berada di lapangan, dia menyadari kalau kerusakan yang dia perbuat di lapangan sudah sepenuh nya membaik.
Saat ini, ada 10 orang lain yang duduk bersama nya, termasuk Lin Cong Zi. Selain diri nya dan Lin Cong Zi, masih ada dua senior murid inti dari sekte nya.
4 orang lain nya adalah murid Sekte Jari Surgawi dan 3 di antara nya adalah Sekte Api Abadi, wajah Ketua Lin menjadi sangat cerah ketika sudah lama tidak bertemu.
Dia menatap ke arah peserta peserta dari Sekte Api Abadi dan menemukan ada sesuatu yang lain dari aliran Qi mereka tapi tidak dapat menemukan apa yang menjadi permasalahan mereka.
Dia merasa kalau orang orang ini memancarkan aura bahaya, buas dan penuh dengan kejahatan. Apa kah Sekte Api Abadi memilih untuk menggunakan kekuatan terlarang.
Itu tidak di perbolehkan, tapi dia tidak memiliki bukti.
"Saudari Lin, apa kamu menemukan sesuatu yang aneh dari Murid Sekte Api Abadi ?" Tanya Lin Cong Zi.
"Aku tidak menemukan hal tersebut, aku mungkin akan pulang di penyisihan babak ketiga. Tapi ini adalah kehormatan besar bagi ku karena bisa sampai di Penyisihan Babak Ketiga. Selama ini, tidak ada sejarah yang mengatakan Penyisihan Babak Ketiga memiliki murid Bagian Dalam. Semua nya adalah murid bagian Inti. " Ucap Lin Cong Zi.
"Kamu tidak boleh berkata begitu selama kamu belum mencoba nya , tapi aku saran kan untuk berhati hati pada murid Sekte Api Abadi karena aku menemukan sesuatu yang ganjil dari aliran Qi di dalam tubuh mereka. " Ucap nya dengan serius.
"Kamu menemukan sesuatu yang aneh dari mereka, bukan kah ini harus di lapor kan ? Tapi tidak kah kamu merasa aneh, dari 11 orang, Sekte Api Abadi hanya memiliki 3 orang tapi wajah Ketua Lin tampak sangan bahagia. " Ucap Lin Cong Zi.
"Kita tidak bisa melapor kan nya karena kita belum memiliki bukti, aliran Qi yang kacau bisa jadi karena kelelahan atau habis bertarung sengit. Mereka pasti sudah menyiap kan jawaban untuk itu jika mereka memang benar benar menggunakan obat terlarang, kita harus mencari sesuatu sebagai bukti untuk menjatuhkan mereka. " Ucap nya dengan penuh keyakinan.
__ADS_1
Bonus Like 14 k : 2 / 3