
Dia diam diam tersenyum tanpa sadar.
"Nona Xue, kau akhir nya tersenyum. Jika kamu tidak tersenyum bahkan setelah mendengar kan kisah ku maka aku akan curiga kalau kamu bukan manusia juga. " Ucap Fan Cheng dengan candaan.
"Tuan hantu, aku masih memiliki urusan, semoga kita bisa bertemu lagi di lain hari. "Ucap nya langsung terbang pergi dan tidak membiar kan siapa pun untuk melihat wajah merah nya karena ketahuan sedang tersenyum.
Sedang kan di sisi lain,
Fan Cheng duduk masih di tempat yang sama sampai akhir nya seorang pria dengan tanduk di bagian kepala nya berlutut dengan satu kaki di udara sambil menghadap Fan Cheng.
Seorang iblis tingkat rendah tidak akan bisa menyembunyikan tanduk milik mereka yang dapat melakukan itu hanya lah, iblis tingkat menengah, iblis tingkat atas dan 7 dosa besar.
Untuk membuat seorang iblis tingkat rendah yang di takuti oleh para hantu, monster macam apa Fan Cheng ini ?
"Tuan, kenapa anda memanggil saya ?" Tanya iblis tingkat rendah itu dengan nada gemetar.
"Aku ingin bertanya pada mu, siapa yang di cari oleh Iblis wanita itu ?" Tanya nya dengan santai.
"Yang di cari oleh Nyonya Iblis Neraka bagian selatan adalah putri nya yang hilang. " Ucap iblis tingkat rendah itu.
"Oh, jadi benar ada nya hubungan gelap antara dia dan Dewa tingkat tinggi pada saat itu ? Aku dengar Dewa tingkat tinggi itu di buang dan mendapat kan hukuman yang besar. "Ucap nya dengan ringan.
"Memang seperti itu, sesuai yang anda dengar tuan ku. Nyonya iblis Neraka Selatan mencari putri nya , harap kalau tuan menemukan petunjuk untuk memberi tahu kepada Nyonya kami. " Ucap iblis tingkat rendah itu.
"Baik lah, baiklah, kembali lah pada Nyonya mu atau sifat buruk nya akan kembali keluar. " Ucap Fan Cheng dengan setengah bercanda. Iblis tingkat rendah itu langsung menghilang.
__ADS_1
"Menarik, jodoh bertemu di jalan yang sempit , seperti nya aku akan menjadi menantu Nyonya Iblis Neraka Selatan yang emosional. " Ucap nya dengan santai sebelum memasukkan kacang yang di curi nya dari tempat perjudian ke dalam mulut nya.
Di sisi lain,
Penginapan menjadi kacau karena Xue Fenghuang hilang, Xue Yun mencari dengan panik ke sekeliling penginapan.
Sebelum melihat orang yang di cari cari terbang dengan ekspresi tidak bersalah.
"Xue Fenghuang !" Panggil Xue Yun dengan tenang melihat gadis itu baik baik saja.
"Ada apa ? kenapa orang orang bangun semua di malam malam seperti ini ?" Tanya nya dengan ekspresi bingung.
Sebuah pemikiran terlitas di otak nya, tidak mungkin orang orang ini bangun hanya untuk mencari dia bukan ?
Dia melepas kan pelukan itu setelah sesaat dan menangkup kan tangan nya di depan dada.
"Maaf kan aku karena telah membuat keributan dan merepotkan para murid dan tetua. " Ucap nya sambil menunduk. Baru saja beberapa murid akan mengeluh, mereka langsung membatalkan niat sel tersebut saat melihat tatapan tajam milik Xue Yun yang seolah olah mengatakan ini :
'Jika kalian berani mengatakan sepatah kata buruk maka aku akan menguliti kalian !'
Para murid itu langsung gemetar dan membungkuk dengan rendah hati.
"Tidak apa apa, tidak apa apa, kita satu sekte yang sama sudah sepantas nya untuk saling mengkhawatirkan. " Ucap para murid itu sebelum berlari pergi.
Hanya menyisakan Tetua Liu, Tetua Ouyang, Ketua Sekte dan Lin Cong Zi yang berada di sebelah nya.
__ADS_1
"Xue Fenghuang, kamu harus lebih hati hati di masa depan atau paling tidak melaporkan kepergian mu, dengan begitu para tetua tidak akan panik dan tidak takut kalau kamu akan di culik. " Nasihat Tetua Ouyang sambil menghela nafas.
"Sekali lagi, Xue Fenghuang meminta maaf karena telah merepot kan Ketua Sekte, dua tetua dan murid murid yang lain. Xue Fenghuang pasti tidak akan mengulangi hal ini lagi, jika begitu beri lah hukuman pada murid ini sebagai ganti nya. " Ucap nya dengan perasaan bersalah.
Di saat dia sudah siap untuk berlutut, tangan nya di tahan oleh Ketua Sekte, pemuda itu menggeleng kan kepala nya pelan.
"Kali ini kamu tidak akan mendapat kan hukuman, jangan mengulangi nya lagi. Pergi lah ke kamar mu dan beristirahat sedang kan untuk mu, Murid Lin, pergi lah ke kamar mu. " Ucap Xue Yun dengan tegas.
Dia dan Lin Cong Zi secara kompak memberikan salam sebelum berjalan ke kamar mereka.
"Saudari Xue, apa kau tahu ? Aku benar benar panik tadi dan merasa jantung ku akan lepas ketika mendapat kan tatapan tajam Ketua Sekte. " Ucap Lin Cong Zi dengan gaya nya yang melebih lebih kan sesuatu.
"Ketua Sekte melempar kan tatapan membunuh nya pada setiap orang dan berkata begini, 'Jika kita tidak berhasil menemukan Xue Fenghuang malam ini maka kalian akan di keluar kan dari Sekte !'Begitu lah kata kata Ketua Sekte dan aku merasa ketakutan, seolah olah aku di siram kan air dingin di malam yang dingin. " Ucap Lin Cong Zi dengan dramatis.
Dia menahan diri untuk tidak tertawa ketika mendengar itu tapi tidak dapat melakukan nya dengan baik, tawa nya pecah dan dia mendapat kan tatapan kesal dari Lin Cong Zi.
"Haih, kamu pasti tidak percaya pada ku Saudari Xue. Jika kau tidak percaya maka kau bisa bertanya pada murid murid lain, Ketua Sekte tampak benar benar mengkhawatirkan mu. Aku pikir, rasa khawatir ini agak berlebihan dan tidak akan di dapat kan oleh murid murid lain. Kata kan dengan jujur pada ku, Saudari Xue, apa sebenar nya hubungan mu dengan Ketua Sekte ?" Tanya Lin Cong Zi dengan tatapan penuh rasa ingin tahu dan mendekat kan wajah gadis itu ke wajah nya.
"Kamu gila ! Kamu terlalu banyak membuat cerita romantis mu itu, Saudari Lin ! Jangan berharap terlalu tinggi, aku tidak ada hubungan apa pun dengan Ketua Sekte seperti yang ada di pikiran mu itu. " Jawab nya dengan salah tingkah dan mendorong tubuh Lin Cong Zi untuk menjauh dari nya.
"Jangan dekat dekat, tubuh mu bau seperti tidak mandi satu minggu. " Ucap nya dengan sinis.
"Aku memang sudah tidak mandi 3 minggu, bagai mana kau bisa tahu Saudari Xue ? Apa kah bau nya begitu nampak ? Padahal aku sudah menggunakan pengharum lumayan banyak !" Ucap Lin Cong Zi dengan santai.
"3 minggu ? Jangan dekat dekat dengan ku !" Teriak nya, dia berlari ke kamar nya dan mengunci pintu.
__ADS_1