
"Rasa kan itu , dasar bebek jelek ! Aku adalah seekor angsa yang indah dan kau berharap untuk mencuri sesuatu dari ku ? Kau bermimpi ! Kau sudah mencuri uang ku dan berniat untuk meminta belas kasihan ku ?! Mati saja kau !" Ucap gadis jahat itu sambil menampar nya.
Dia yang sudah tidak memiliki tenaga lagi tidak bisa tidak menangis, rasa perih dari air hangat tadi belum hilang di tambah dengan tamparan itu.
Dada nya di tendang dan dia terbaring dalam posisi terlentang. Dada nya di injak sampai sampai dia terbatuk batuk.
Jika kalian bertanya kenapa dia tidak melaporkan ini pada guru adalah karena itu adalah tindakan sia sia.
Gadis di depan nya adalah anak seseorang yang berkuasa, yang ada justru dia mendapat hukuman tambahan agar tidak mengatakan hal ini pada orang luar.
Sakit untuk mengetahui nya tapi itu lah kenyataan nya, Xue Fenghuang kembali tersadar dari lamunan nya.
Dia berdiri dengan nafas yang tidak stabil, bayangan itu kembali menghantui nya.
"Kematian yang begitu mudah, aku hanya memotong beberapa bagian tubuh nya. Lalu, aku memajang kepala nya di salah satu ruangan ku, bukan kah itu menakjubkan ?" Gumam nya pelan sambil tertawa kejam.
Dia melupakan kalau masih ada Qiu Yue yang masih mendengar kan kata kata nya.
"Apa yang kamu kata kan tadi ?" Tanya Qiu Yue sambil mengerut kan dahi.
"Lupakan saja, sebuah kenangan yang tidak penting. Tidak perlu untuk membahas nya lebih lanjut, inti nya, ketika seseorang mengkhianati mu maka arti nya kamu bukan lah seseorang yang paling penting di hati nya. Hanya saja, memang ada beberapa kasus pengkhianatan yang harus di maklumi. Seperti......... " Dia tidak melanjut kan kata kata nya dan berpikir pada Le Ning.
Le Ning, orang yang sebenar nya baik, tapi terpaksa harus mengkhianati nya karena keadaan. Ini semua karena adik Le Ning di tahan oleh bajingan bermarga Zhu itu.
Dia hampir gila ketika kematian Le Ning tapi untung lah ada Yun Xing yang menemani nya, tapi ketika kematian ayah angkat nya, Yun Xing sudah tidak bisa menemani nya lagi.
__ADS_1
Karena......... pemuda itu ikut pergi bersama ayah nya dan meninggal kan dia sendirian di dunia ini.
"Kebanyakan, pengkhianatan di lakukan karena keserakahan atau rasa iri. Aku sudah mengalami nya selama lebih dari 1 kali. " Ucap nya dengan senyum tipis.
Orang kaya itu adalah orang pertama, yang kedua ada Xue Ling dan yang ketiga adalah Lin Cong Zi. Semua nya sama sama mengecewakan.
"Menurut mu, apa kah pantas untuk merasa sedih ketika kehilangan teman karena dia berkhianat?" Tanya nya dengan pelan, dia berbalik tubuh dan menatap pada Qiu Yue.
"Tentu saja sedih. " Ucap Qiu Yue tanpa pikir panjang.
"Kamu salah, orang seperti itu tidak layak untuk mendapat kan kesedihan yang kita alami. Tapi setiap orang memiliki pemikiran yang berbeda. Ini hanya apa yang ku terapkan pada diri ku sendiri. Aku tidak akan membiarkan musuh ku untuk hidup tenang. Tidak peduli bagai mana cara nya, aku harus membuat mereka membayar harga nya. " Ucap nya dengan sorot mata penuh dengan kebencian.
"Apa yang akan kau lakukan untuk mengalah kan musuh mu jika dia jauh di atas mu ?" Tanya Qiu Yue.
"Aku akan mendaki gunung pisau dan menyeberangi lautan api hanya untuk menarik nya bersama ku masuk ke dalam Neraka. " Ucap nya tanpa ragu.
"Jika kamu sekejam itu, kenapa kamu masih memilih untuk membawa anak itu ?"Tanya Qiu Yue setelah diam sejenak.
Dia tahu siapa yang di maksud oleh Qiu Yue, itu pasti lah Xue Shangxin yang di bawa nya dari sebuah markas bandit gunung.
"Karena, aku merasa kalau kami memiliki nasib yang sama sama menyedihkan dan akan bisa saling melengkapi. Orang orang berkata bahwa aku adalah orang yang haus darah tanpa tahu apa yang sebenar nya aku pikir kan, karena tidak ada orang yang tahu apa yang ku rasakan. " Ucap nya dengan tenang.
Dia duduk di salah satu kursi dengan satu kaki yang menumpuk di kaki yang lain sambil memandang cahaya bulan yang indah.
"Orang orang memuji ku saat aku sedang bersinar dan orang orang melupakan ku ketika aku sedang tidak bersinar karena akan ada orang lain yang memberikan sinar. " Ucap nya.
__ADS_1
"Orang orang memuji ku saat melihat keindahan ku, tanpa tahu kalau aku kesepian. Sama seperti bulan, orang orang memuji keindahan nya. Tapi aku justru kasihan dengan nya, tampak begitu kesepian. " Lanjut nya.
Qiu Yue mencerna kata kata nya dengan penuh perhatian , dia menyender kan punggung nya di kursi dan memilih untuk tidak mengingat apa apa lagi.
Dia lebih memilih untuk tidak mengingat masa lalu nya, tampak begitu menakutkan dan menyeramkan. Hal yang dia pikir kan tadi hanya lah salah satu nya.
Masih banyak cerita yang jauh lebih mengerikan dalam hidup nya, dia sudah berkali kali merangkak keluar dari jurang kematian.
Dengan bertahan di tepi jurang, dia akhir nya berhasil keluar dan mendorong orang yang mendorong nya masuk ke dalam jurang kematian.
Dia tidak melewat kan satu pun, kecuali Zhu Xing Lian dan Xue Ling. Dia mati tanpa persiapan dan di lempar kan ke sini.
Entah sebuah keberuntungan dana kutukan, tidak ada yang tahu soal itu. Memikir kan penyiksaan yang di alami oleh Xue Fenghuang asli membuat nya sakit.
Mereka berdua di sini hanya lah korban dari ambisi ibu mereka yang haus akan kekuasaan. Seandai nya ibu nya tidak seperti itu maka akhir nya tidak akan seperti ini.
Begitu menyakit kan dan rumit, dia memandang ke Qiu Yue yang terdiam.
"Siapa kamu sebenar nya ? Kenapa kamu terlihat penuh dengan luka ? Setiap kata kata mu mengandung kesedihan tanpa batas. " Ucap Qiu Yue dengan penuh rasa penasaran.
"Aku bukan lah siapa siapa, hanya sebuah sampah yang berhasil bertahan untuk melewati satu samudra menuju samudra yang lain. " Ucap nya dengan ringan.
"Jawab aku yang serius !" Ucap Qiu Yue dengan geram.
"Aku tidak memiliki jawaban akan pertanyaan mu karena aku sendiri tidak tahu siapa aku, siapa aku yang sebenar nya ? Aku tidak tahu apa apa, aku hanya berusaha untuk bertahan hidup secara terus menerus. Apa kah aku melakukan hal yang salah ?" Tanya nya dengan mata yang sendu.
__ADS_1
Qiu Yue tampak melunak dan menatap nya dengan penuh keraguan.
Bonus like 3/ 3