
Kedua orang itu turun dari penginapan dan memilih untuk makan diluar penginapan, setelah melihat fasilitas yang di dapatkan nya dengan Pil Roh Bumi.
Dia sekarang mengerti, bukan nya pil itu sangat berharga tapi memang kualitas yang diberikan terlalu buruk dan hampir tidak layak digunakan.
Jadi, bisa dibilang disini biaya hidupnya lebih mahal di bandingkan dengan tempat tempat lain.
Dia akan menggunakan pil untuk menjadi mata uangnya selama ada di sini, sepertinya Kristal Roh juga bisa digunakan.
Tapi, Pil semacam Pil Roh Bumi yang berjumlah ribuan atau bahkan puluhan ribu di dalam cincin ruangnya sudah tidak berguna lagi baginya.
Lagipula, itu lebih menguntungkan daripada melakukan transaksi menggunakan Kristal Roh. Dia berjalan ke depan dan melihat beberapa kedai yang hampir hancur.
"Apakah kita sebaiknya makan di salah satunya ?" Tanya nya pada Yuanzheng Yuwen dengan pelan.
"Lebih baik untuk menelusuri lagi, jika ada yang sedikit bagus maka lebih baik makan di sana. Apabila memang tidak ada, maka lebih baik untuk makan makanan yang telah kita beli sebelumnya. " Ucap Yuanzheng Yuwen.
"Ah, aku hampir lupa dengan makanan makanan itu. " Ucap nya sambil menepuk dahinya.
"Kau belum tua tapi sudah banyak lupa. " Ucap Yuanzheng Yuwen sambil menyentil dahinya.
"Hmph !" Dia mendengus kesal seperti anak kecil yang mengadu.
Mereka berjalan lagi sampai akhirnya menemukan bangunan yang bagus dan memiliki dua lantai yang terbuka, sangat ramai dan di penuhi dengan kesenangan.
Ada panggung kecil di lantai satu dimana ada beberapa gadis cantik menari dan bermain alat musik dengan pakaian yang cukup terbuka.
"Seharusnya tempat ini cukup bagus, ayo pergi !" Ucap nya sambil menyertakan Yuanzheng Yuwen.
"Kenapa kita tidak duduk di lantai satu ? " Tanya Yuanzheng Yuwen dengan polos.
Dia berbalik dan memelototi pria itu dengan tatapan marah.
"Untuk apa duduk dibawah ? Kau ingin bersempit sempitan dengan orang orang itu ? Atau kau ingin menonton pertunjukkan wanita wanita bermuka putih itu ?" Tanya nya dengan kesal.
"Tidak, tidak. " Jawab Yuanzheng Yuwen dengan patuh dan ikut naik dengannya.
__ADS_1
Wanita bermuka putih tentu saja mengacu pada wanita wanita yang sedang menari itu, karena mereka menggunakan bedak yang agak berlebihan di area wajah sehingga membuat wajah mereka menjadi sangat putih tapi tidak dengan leher atau tangan.
Mereka memesan beberapa makanan sederhana seperti tahu tumis daging, sup jagung dengan campuran daging kepiting dan beberapa macam lauk lainnya, tentu saja mereka tidak melupakan nasi.
"Seperti nya disini cukup baik, tidak tahu harus mengeluarkan berapa banyak pil untuk ini. " Ucap nya sambil memandang sekitar mereka.
"Mereka ini pastilah sangat kaya sampai sampai Kristal Roh tidak dapat di gunakan lagi disini dan mereka menggunakan Pil sebagai gantinya. " Ucap Yuanzheng Yuwen.
"Sepertinya begitu, mereka memiliki banyak Kristal Roh tapi kekurangan alkemis untuk menjadi pemasok obat bagi mereka. " Ucap nya sambil berpikir.
"Apakah kita berdua sebaiknya menyamar menjadi alkemis ?" Tanya nya dengan semangat.
"Tidak bisa, aku tidak bisa membuat pil atau meracik obat. " Ucap Yuanzheng Yuwen dengan cepat menolak.
"Kau ikut saja pokoknya, masalah itu biarkan aku yang menangani nya nanti. Kau bisa menjadi asisten ku nanti, ini hanya untuk berpura pura. Apabila nanti kita bisa masuk ke dalam suatu Sekte besar maka akan lebih mudah untuk mencari tempat yang kita cari. " Ucap nya sambil menepuk bahu Yuanzheng Yuwen.
"Apa kau yakin ?" Tanya pria itu dengan gugup.
"Aku yakin , kau tidak perlu gugup. Lebih baik untuk makan dulu dan setelah itu kita akan membuka sebuah kios sederhana. Meskipun kemampuan ku menyuling obat tidak terlalu baik tapi itu tidak buruk juga. " Ucap nya dengan percaya diri.
'Jika kamu mengatakan bahwa kamu adalah nomor dua, siapa yang berani mengakui diri mereka sebagai nomor satu ?' Pikir Yuanzheng Yuwen.
"Aku sendiri tidak terlalu mempelajari bidang pengobatan selama ini, aku lebih mendalami racun. Tapi, seperti yang kau tahu, racun dan pengobatan itu menjadi satu dan memiliki hubungan yang tidak bisa di pisahkan. " Ucapnya dengan dramatis.
Tidak lama makanan datang dan dia dengan semangat memakan makanan nya, dia melirik Yuanzheng Yuwen dengan ekor matanya.
Lalu menyadari bahwa pria itu masih belum mulai memakan makanannya.
"Kenapa kau tidak mulai makan ?" Tanya nya dengan bingung.
"Aku merasa ada yang aneh dengan tahu tumis daging ini. " Ucap Yuanzheng Yuwen.
Dia yang lagi menghirup sup jagung tadi langsung mendekat ke arah tahu tumis daging yang dekat dengan Yuanzheng Yuwen.
Dia menjepit daging yang ada di dalam tahu dengan sumpitnya dan menatap daging itu dengan seksama.
__ADS_1
Dia membulatkan mata dan menatap Yuanzheng Yuwen, pria itu juga sudah mengerti dengan tatapan nya.
Seketika dia merasa ingin muntah dan mengeluarkan sup jagung yang telah dia telan sebelumnya.
***** makannya telah menguap ke udara dan tidak menyisakan apapun, dia hanya merasakan keinginan untuk muntah dan muntah.
Ini tidak mirip daging sapi, daging babi ataupun daging ayam, ini adalah daging manusia ! Dia mengetahui hal ini dengan jelas.
"Pelayan !" Panggilnya pada pelayan itu.
Pelayan terdekat menghampiri mereka dengan terkejut dan gugup ketika melihatnya mengangkat daging.
"Aku ingin bertanya, daging apa yang toko kalian ini gunakan ?" Tanya nya pada pelayan.
"K.. kami menggunakan daging sapi. " Ucap pelayan itu dengan sopan dan gemetar.
"Daging sapi seperti ini ? Aku rasa seperti nya kamu salah. " Ucap nya dengan senyum dingin.
"K.. ka... kami akan memanggil kepala toko kami. " Ucap pelayan itu sebelum kabur.
Tidak lama, seorang pria dengan wajah gemuk dan pakaian yang penuh dengan warna warni, tampak seperti badut jalanan.
"Aku ingin bertanya , daging apa yang digunakan oleh toko kalian ?" Tanya nya pada kepala toko.
"Kami menggunakan daging sapi , Nona. " Ucap Kepala Toko itu dengan tenang.
Dia tertawa ringan dan mengeluarkan daging sapi yang sesungguhnya dari dalam cincin ruang.
"Lihatlah, ini semua berbeda. Apakah aku perusahaan menjelaskan lebih jelas ? Kau masih menyangkal bahwa kau menggunakan daging manusia ?" Tanya nya sambil menaikkan salah satu alisnya.
Ada beberapa orang di sekitar mereka berbisik bisik dan melihat nya dengan terkejut, mereka menatap makanan mereka sebelum akhirnya semua orang yang ada di lantai dua berhenti makan.
Kepala toko tampak terkejut dengan hal yang tiba tiba ini dan berubah menjadi gugup, sedangkan dia melipat tangannya di depan dada dengan wajah menantang.
"Aku harap kepala toko bisa menjelaskan nya padaku dengan sejelas jelasnya terhadap daging sapi ini. " Ucap nya dengan menantang.
__ADS_1
Bonus Crazy Up 18/10/2021 - 31/10/2021 : 1 / 3