Penerus Dewi Kematian (Series 2)

Penerus Dewi Kematian (Series 2)
318. Melawan Qing Yu II


__ADS_3

"Dia tidak memiliki masalah pada ku tapi pada kakak ku !" Ucap Qing Yu.


Dia mengangguk pelan, ternyata Iblis yang terkenal ini termasuk orang yang mudah di pengaruhi.


Secara langsung, Dewa Qian tidak memiliki masalah langsung pada Qing Yu dan telah membantu gadis itu untuk ber kultivasi.


Tapi, Qing Yu memperlakukan nya seolah olah Dewa Qian memiliki hutang darah hanya karena beberapa kata kata Iblis Iri, Xuan Mu.


Dia pernah mendengar bahwa Xuan Mu adalah Iblis yang sangat jahat, tidak kalah dari Xu Rong yang merupakan seorang pemimpin Iblis.


Xuan Mu ini memiliki rasa iri yang sangat besar terhadap orang orang dan tidak pernah merasa puas terhadap apa yang dia punya.


Dia jadi meragukan, apakah kata kata Xuan Mu pada Qing Yu adalah kebenaran atau bualan semata.


Tidak hanya satu kali, dia sudah berpuluh puluh kali mendengar kata kata dari mulut Feng Taoran yang mengatakan bahwa Xuan Mu adalah Iblis jahat yang tercela.


Dia sebenarnya mencari tahu beberapa hal tentang Xuan Mu ini, karena Xuan Mu memiliki masalah dengan ibunya juga.


Atau lebih tepatnya, kedua Iblis kembar ini merasa terancam akan kekuatan ibunya yang tidak kalah dari mereka.


"Qing Yu, aku ingin kamu menceritakan sedik8t tentang ibuku. Kamu pasti sudah mencari tahu banyak hal tentang ibuku bukan ?" Tanya nya dengan santai seolah olah sedang piknik.


Padahal, pedang mereka masih terus berbenturan dan saling menghalangi satu sama lain.


"Kenapa aku harus memberitahu mu, keledai bodoh ?" Tanya Qing Yu.


"Kau tentu saja harus memberitahuku, karena aku leluhur mu !" Ucapnya sambil menekan pedangnya lebih kuat.


Qing Yu terkejut dan kehilangan keseimbangan, mereka mendarat dengan sempurna dan bertarung di tanah dengan sengit.


"Sialan, apa kau tidak tahu sopan santun ?! Harusnya aku yang mengatakan bahwa aku adalah leluhur mu !" Teriak Qing Yu.


"Leluhur ? Leluhur dari pihak Dewa atau Iblis ? Bukankah kau tidak memiliki pendirian dan terus berpindah tempat layaknya kucing melahirkan ?" Ejeknya.

__ADS_1


"Kau ?! Berani beraninya kau menyamakan ku dengan seekor kucing rendahan ! Kau sampah yang tak berguna, bagaimana mungkin kau berani ?!" Teriak Qing Yu dengan kesal.


"Kenapa aku tidak berani ?!" Balasnya.


"Cepat ceritakan tentang ibuku !" Teriaknya lagi.


"Sial, aku tidak tahu apapun tentang ibumu, dasar bodoh !" Teriak Qing Yu.


"Bodoh kepalamu ! Aku lihat, kau lah yang bodoh disini !" Balasnya.


"Kau sama sekali dengan wanita murahan itu ! Kalian memang ibu dan anak ! Aku membenci kalian sampai 7 turunan !" Kutuk Qing Yu.


"Ck, kau bahkan mengakui bahwa kau mengikuti ibuku secara tidak langsung. Apakah kau penggemar ibu ku ? Sayang sekali bahwa dia tidak bisa memberimu tanda tangan, dia sudah tiada. " Ucapnya dengan acuh tak acuh.


Qing Yu tampak terkejut dan tidak bisa berkata kata setelah mendengar kata katanya.


"Dia sudah tiada ? Bagaimana mungkin ? Tidak mungkin ! Aku belum pernah bertarung dengannya !" Teriak Qing Yu.


"Hei, apakah kau monyet atau Iblis ? Kau terus berteriak layaknya di hutan, apakah kau salah satu keturunan monyet ?" Tanya nya dengan jengah.


"Aku, kenapa ? Katakan dengan jelas ! Apakah setelah mendengar bahwa ibuku telah tiada, kesedihan telah membuatmu gagap ?" Tanya nya dengan sinis.


"Sedih kaki mu ! Aku hanya tidak menyangka wanita licik itu akan meninggal dengan cepat ! Padahal ada pepatah yang mengatakan bahwa orang jahat sulit untuk meninggal. " Umpat Qing Yu.


"Apakah didalam mulutmu hanya ada umpatan demi umpatan, sungguh tidak sesuai dengan tampilan mu yang berkelas. " Ucapnya dengan dingin.


"Ck, apa yang kau tahu anak muda ? Kau berlagak seolah kau tahu segalanya. " Ucap Qing Yu dengan jengah.


"Aku pikir kau lah yang melakukan itu, bukan aku. Kau berlagak seolah olah kau adalah Kaisar Langit yang bisa membalikkan gunung dalam satu kibasan dan mengeringkan laut dalam satu lirikan. " Sindirnya.


"Kaisar langit semacam itu tidak ada, itu semua hanya karangan. " Ucap Qing Yu dengan keras kepala.


"Aku tidak akan heran apabila kau besok meninggal karena tersambar petir, mulutmu terlalu beracun. " Ucapnya dengan datar.

__ADS_1


"Kutukan mu terlalu buruk. " Ucap Qing Yu.


Mereka bertarung semakin sengit, dia belum mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan berusaha untuk mengukur kekuatan lawannya.


Di depannya ada Qing Yu yang menatapnya dengan sengit dan sedang dalam posisi siap menyerang.


Sementara dia memutar mutar pedangnya dengan santai, pedangnya yang mengkilat memantulkan wajahnya yang cantik tanpa cela.


Tatapannya setajam pisau, kerutan tipis di dahinya seperti hukuman mati bagi orang orang. Bibir tipisnya tampak sangat cantik dan manis, tapi juga beracun.


Rahangnya yang tegas dan berkarisma, hidungnya yang tinggi dan kecil. Kulitnya yang pucat seperti salju, membuat semua orang tunduk dibawah kecantikannya.


Tak terasa, mereka telah bertarung lebih dari 100 jurus, ini adalah pengalaman baru bagi keduanya.


Yaitu, bertarung dengan sengit sambil mengutuk satu sama lain. Mulut kedua nya sama sama beracun dan dapat melontarkan 10.000 kutukan yang berbeda.


"Qing Yu, mari bertarung serius kali ini. " Ucapnya dengan senyum tipis.


"Apakah kau tidak ingin tahu tentang ibumu lagi ?" Tanya Qing Yu sambil menaikkan salah satu alis.


"Tidak tertarik, tadi aku hanya ingin mengalihkan perhatianmu , pada dasarnya aku tidak peduli sama sekali. " Ucapnya dengan acuh tak acuh.


"Xue Fenghuang, kau manusia tapi lebih berhati dingin daripada diriku yang merupakan Iblis. Kau bahkan bisa dengan mudah menyebutkan kematian ibumu dan kejadian pembunuhan ayahmu tanpa beban. Jika aku menjadi dirimu, aku tidak akan bisa melakukannya. " Ucap Qing Yu dengan mengejek.


"Qing Yu, itu semua kenangan yang tersisa. Bahkan jika aku menyesalinya, tidak ada jalan untuk membuat mereka kembali. Aku tidak peduli dengan hal itu, apakah kau mengerti ?" Tanya nya pada Qing Yu.


"Kau benar benar berhati dingin, aku pikir kalian seluruh ras keturunan Dewa benar benar mirip satu sama lain. Kalian tampak baik tapi nyatanya berhati dingin dan tidak peduli sesama. " Ucap Qing Yu.


"Kau bisa mengatakan apapun tentangku, aku tidak peduli. Baik berhati dingin, berdarah dingin, tidak memiliki hati atau apapun itu, aku tidak peduli. Tapi , kau tidak akan bisa mempengaruhi ku, apakah kau pikir kau layak untuk membuatku terpengaruh?" Tanya nya dengan dingin.


Dia melangkah mendekat ke Qing Yu dan mengangkat dagu wanita yang lebih pendek darinya itu dengan tatapan angkuh.


"Sampai kapanpun kamu tidak layak, siapa yang akan menjadi pemenang dan siapa yang kalahpun, kau pasti sudah bisa menebak dengan baik bukan ?" Tanya nya dengan mendominasi.

__ADS_1


Tatapan keduanya bertabrakan dan saling menatap dengan tatapan dingin dan angkuh.


__ADS_2