Penerus Dewi Kematian (Series 2)

Penerus Dewi Kematian (Series 2)
323. Pelatihan Tertutup Bersama


__ADS_3

Satu tahun kemudian, Xue Fenghuang membuka matanya dan menatap Xue Meigui yang tampak layu dan tidak berdaya.


Tampak seperti pohon kering dengan energi kehidupan yang telah di serap sampai kering, tapi itu belum sepenuhnya kering.


Masih ada sedikit dan Xue Meigui belum pergi, masih dengan kesadaran yang samar dan lemah, tidak dapat dibandingkan dengan sebelumnya.


Dia sendiri sudah berbeda dengan satu tahun sebelumnya, dia menjadi jauh lebih kuat berkali kali lipat dari sebelumnya. Saat ini, dia perlu melakukan pelatihan tertutup untuk menstabilkan kekuatan eksternal yang di dapatkannya.


Itu sangat tidak stabil dan apabila dia memaksa untuk menggunakannya maka dia akan terluka atau lebih parahnya dantian nya akan hancur


"Fenghuang, maukah kau membantuku untuk mengabulkan satu hal terakhirku sebelum aku pergi ?" Tanya Xue Meigui dengan mata yang setengah terpejam.


"Tentu saja, aku akan mengabulkan permintaan Dewi Xue selama aku mampu melakukannya. " Ucapnya sambil berlutut di depan Xue Meigui.


"Tolong tunjukkan padaku seni bela diri Tarian Seribu Pedang Es. " Ucap Xue Meigui.


Dia yang mendengar ini membelalakkan matanya, Tarian Seribu Pedang Es sendiri dia pelajari di awal awal dan tidak terlalu kuat, tidak menyangka bahwa Xue Meigui mengetahuinya.


"Kau pasti bertanya tanya kenapa aku bisa tahu tentang seni bela diri itu bukan ? Itu adalah seni bela diri yang dibuat olehku dan dia, ketika dia masih hidup aku dan dia membuat seni bela diri itu. Ketika dia sudah meninggal, aku memutuskan untuk membiarkan seni bela diri itu menyebar untuk membantu banyak orang. Seni bela diri itu sederhana dan mudah dipahami, tapi memiliki kekuatan yang lumayan. " Ucap Xue Meigui.


Dia segera mengerti, ia memahami siapa yang dimaksud dengan 'dia' oleh Xue Meigui. Itu pastilah Chang Yue.


Dia tidak bertanya lebih lanjut dan mulai menunjukkan setiap bagian Tarian Seribu Pedang Es dengan baik dan hati hati, seolah olah dia ingin menunjukkan yang terbaik.


Tidak menyangka bahwa itu memakan waktu yang cukup lama, yaitu 3 jam. Tapi, tidak sekalipun Xue Meigui terlihat bosan seolah olah bisa mengingat seluruh kenangan bersama dengan Chang Yue di setiap gerakannya.


"Bagus, bagus, aku tidak akan menyesal sekarang. "Ucap Xue Meigui dengan senyum tulus sebelum akhirnya terkulai ke atas meja.


"Dewi Xue !" Panggilnya dengan terkejut.


Dia baru saja selesai mempraktikkan Seni bela diri Tarian Seribu Pedang Es, bahkan belum sempat untuk menyeka keringat nya sendiri.

__ADS_1


Tapi, Xue Meigui telah pergi, kali ini benar benar pergi dan tidak bisa kembali. Meskipun begitu, tidak sekalipun senyuman tulus di wajah Xue Meigui berkurang.


Dia akhirnya memaksakan dirinya untuk ikut senang, bagaimanapun Xue Meigui telah kesepian dalam waktu yang lama.


Sekarang, Xue Meigui tidak akan kesepian lagi. Dia harus ikut senang, dengan hal ini. Meskipun dia merasakan tubuhnya bergetar dan tidak sesuai dengan keinginannya.


Dia membuat sebuah peti dari es dan membawa tubuh Xue Meigui kedalamnya dan menutup peti es abadi itu, es itu tidak akan meleleh.


Itu juga akan tahan serangan , dengan begitu mayat Xue Meigui tidak akan hancur termakan oleh waktu yang berjalan tanpa dapat di kendalikan.


"Semoga Dewi Xue selalu tenang dan dapat bereinkarnasi dengan baik. " Ucapnya sebelum akhirnya dia menaruhnya di altar yang ada di tempat Xue Meigui.


Dia berjalan keluar dari tempat Xue Meigui dan merasa bahwa dia tersedot oleh sesuatu seperti terowongan antar ruang.


Dia bertemu dengan Yuanzheng Yuwen dan menjelaskan segalanya pada pemuda itu, setelahnya mereka setuju untuk melakukan pelatihan tertutup bersama.


...----------------...


Kedua pasang telapak tangan saling terulur dan menempel, energi yang sangat besar berputar putar di sekitar mereka berdua.


Salah satu adalah seorang gadis yang cantik dengan rambut hitam panjang yang berkibar dengan sangat anggun.


Sementara yang lain adalah seorang pemuda dengan wajah yang sangat berwibawa, tampak seperti seorang sarjana terpelajar.


Itu adalah Xue Fenghuang dan Yuanzheng Yuwen, keduanya saling menstabilkan kekuatan masing masing terutama energi mengamuk milik Xue Meigui yang dipindahkan ke Xue Fenghuang.


Jika bukan bantuan Yuanzheng Yuwen, maka Xue Fenghuang mungkin tidak akan bertahan lebih dari 1 bulan setelah menerima kekuatan Xue Meigui.


Beberapa kekuatan Xue Meigui mengalir ke tubuh Yuanzheng Yuwen yang membuat pemuda itu mengalami banyak kemajuan dalam kultivasi nya.


Tapi, sudah bertahun tahun berlalu, mereka belum juga ingin keluar dari pelatihan tertutup yang mereka jalankan ini dan tingkat kultivasi mereka meningkat layaknya air laut yang pasang.

__ADS_1


Sangat liar dan tidak bisa di kendalikan, semua orang orang akan segera terpanah ketika melihat perkembangan mereka berdua.


Di dalam gua terpencil di balik gunung ini, dua orang yang akan segera menjadi petarung terhebat ini sedang dalam masa masa kritis.


Tidak boleh di ganggu maupun di bangunkan secara paksa, jika tidak maka mereka akan menjadi cacat dan seluruh kultivasi mereka hancur.


Mereka sendiri tidak makan apapun karena tubuh mereka yang di segel, layaknya giok yang di segel sehingga tidak mengeluarkan tenaga sedikitpun.


Beberapa hari kemudian, energi di sekitar mereka berubah menjadi lebih stabil dan tampak lebih santai di bandingkan sebelumnya.


Keduanya membuka mata mereka yang redup dan kosong secara bersamaan yang menunjukkan mata hitam gelap dan pekat yang membius orang yang menatapnya.


Xue Fenghuang yang pikiran nya telah tertidur selama bertahun-tahun merasa bahwa kurungan yang di tempatkan pada jiwanya selama ini baru saja di lepaskan.


Dia merasa sangat lega dan tidak bisa tidak menatap kekasihnya yang telah membantunya selama ini, Yuenzheng Yuwen.


Pemuda itu tampak nya masih belum sepenuhnya sadar dari kultivasi panjang itu, terlihat dari tatapan nya yang linglung.


Dia menurunkan tangan nya perlahan dan menangkap telapak tangan Yuanzheng Yuwen yang jatuh tidak terkendali.


Dia menurunkan tangan pemuda itu dengan perlahan lahan dan mengalirkan energi pada tubuh pemuda itu.


Setelah beberapa saat, dia mencabut tangan nya dan kondisi Yuanzheng Yuwen berubah menjadi jauh lebih baik di bandingkan sebelumnya.


"Bagaimana ? Apakah kau sudah sadar ?" Tanya nya dengan penuh perhatian.


"Sudah." Jawab Yuanzheng Yuwen meskipun masih agak sedikit bingung dan belum sepenuhnya sadar.


Dia tidak memaksa, siapa yang tidak merasa bingung setelah tertidur selama bertahun-tahun panjang, musim dingin sampai musim panas di lalui tanpa rasa.


Siapapun yang mengalami itu akan merasa kehilangan dirinya untuk sejenak sebelum akhirnya sadar dengan kenyataan lagi.

__ADS_1


Jadi, dia tidak buru buru dan memahami perasaan Yuanzheng Yuwen. Dia duduk di seberang pemuda itu dan berkultivasi untuk menyegarkan pikiran nya.


__ADS_2