Pengantin Kembar Pengganti CEO Iblis

Pengantin Kembar Pengganti CEO Iblis
Aku tanpa Kamu bagaimana


__ADS_3

Sudut pandang gaohan & Ayana


Meskipun Gao menggila kembali memukul sandi secara brutal pada akhirnya sandi punya juga kesempatan membalas Gao.


Ayana mencoba beringsut saat tiba-tiba sandi menerajang Gao hingga terpental ke tangga, sandi tampak mengeluarkan sebuah pistol dari pinggangnya.


Tidak... tidak..


Ayana jelas menggeleng pelan, mencoba terus beringsut dan melangkah dengan sejuta kekuatan penuh, mendekati sandi yang sudah siap dengan moncong pistol nya.


kletek....


Tidak...tidak...


Astagfirullah hul'adzim.


Saat Gao melesat turun ke bawah, sandi sudah berada di tepian tangga, bersiap menarik pelatuk pistol nya tepat di atas kening Gao yang mendongak.


Tidak..tidak..


Dengan sekuat tenaga Ayana berdiri, mencoba menerobos dan menubruk tubuh sandi.


Bugggg....


Sandi spontan terhuyung-hunyung ketika tubuh nya di tabrak seseorang dengan kasar, seketika tubuh mereka melesat ke bawah.


"Ayana...."


teriakan melengking di tengah malam memekakkan telinga, tristan yang masih menggendong tubuh Lana Lan melesat naik dan berbelok ke kanan jelas terkejut, dengan kekuatan penuh mengangkat sang istri yang sudah kehilangan nafasnya karena asap.


Teriakkan Gao memecah malam, ketika melihat tubuh Ayana dan sandi jatuh ke tangga secara bersamaan. Jelas Gao secepat kilat meraih tubuh ayana, sandi memaksa berdiri dengan tubuh sempoyongan tapi sepersekian detik kemudian


Doorrrr....


Doorrr...


2 tembakan dilesakkan, sandi tidak berkutik, mencoba melihat ke arah perut dan dadanya, 2 peluru menembus Tubuh nya, saat sandi menatap ke depan terlihat jelas Ardhan sang papa Ayana dan Allzigra Daddy Gao mengarah kan pistol mereka ke arahnya.


Sandi masih sempat tersenyum sebelum tubuhnya tumbang ke tanah.

__ADS_1


3 mobil polisi masuk dari arah depan, Jerry melesat turun dan menyaksikan sang Abang juga allzigra masih mengarahkan senjata mereka ke arah depan, terlihat sandi sudah berlumuran darah.


Tim bergerak cepat menyisir lokasi, beberapa anggota kepolisian memeriksa tubuh sandi, salah satu mencoba meletakkan jari nya dan menempelkan ke hitung sandi, mencoba menyentuh urat lehernya, sepersekian detik dia menggeleng ke arah Jerry.


Gao meraih tubuh Ayana yang berlumuran darah, mencoba menekan kesabaran sang istri, mencari mobil manapun untuk membawanya.


Sebuah mobil ambulance masuk, tampak paman Ijal dan beberapa perawat keluar. keadaan jelas semakin pelik dan panik, semua orang berusaha mengangkat tubuh Ayana, Ardhan dan Allzigra jelas kehilangan kata-kata.


Tristan membawa tubuh Lana Lan yang sejak tadi kehabisan nafas nya, dengan cepat tim dokter meraih tubuh Lana Lan.


Jerry menjerit kesal, dia meninju pintu mobil double kabin patroli milik tim nya dengan kasar saat mengetahui keadaan Ayana.


Kenapa mereka begitu lamban? bak film India yang datang di akhir cerita? kenapa tidak bergerak lebih cepat sejak tadi. hingga keadaan buruk ini tidak mesti terjadi.


Gao jelas menampilkan ekspresi panik, mencoba bicara dengan Ayana, meraih tangan sang isti yang sudah dipasang kan infus dan lain sebagainya. Mobil ambulance membawa mereka ke rumah sakit terdekat.


"Rumah sakit terdekat, konfirmasi kepada kepalanya, saya akan merapat membawa pasien darurat"


Paman Ijal bicara panik melalui handy talk, kemudian menelpon seseorang dari handphone nya.


"Sayang bangunlah, aku disini, apa kau mendengar ku?"


Tubuh sang istri sudah tidak berdaya, matanya sudah terpejam sejak tadi, diseluruh tubuh ayana benar-benar penuh dengan lumuran darah, bahkan dibawah sana jelas terlihat mengeluarkan darah kental yang tidak berkesudahan, Ayana sama sekali tidak bergeming, para tim medis mencoba memberikan pertolongan pertama disana, melakukan semua yang mereka bisa,semua alat yang ada sudah terpasang sempurna.


"Sayang, sayang, bangun lah"


********


Derap langkah semua orang tampak panik dari arah dalam, mereka sudah menerima perintah panggilan darurat Beberapa waktu yang lalu, semua keadaan menjadi memanas, branker dorong diturunkan dari ambulans dan di dorong dengan keadaan tergesa-gesa menuju ke ruang UGS, tubuh Ayana jelas sudah tidak berdaya, kondisi pasien jelas dinyatakan kritis. Gao terus berlari mengejar branker dorong dimana tubuh Ayana diletakkan, masuk ke ruang operasi / emergency room dengan tergesa-gesa.


"Maafkan kami, mister"


seorang dokter Bicara cepat kearah nya, meminta Gao untuk menunggu didepan. Allzigra dan ardhan baru saja tiba, berlarian menghampiri Gaohan.


"Son"


suara all jelas terdengar berat


Gao memeluk sang ayah sambil menangis tertahan.

__ADS_1


"Jika terjadi sesuatu, aku...bagaimana hidup tanpa nya"


Gao jelas tidak pernah menangis dalam seumur hidup nya, kali ini dia jelas membuang semua rasa gengsinya, Ayana adalah kehidupan nya, jika terjadi sesuatu pada Ayana, apa yang harus dia lakukan.


Ardhan memeluk Gao erat, menangis didalam pelukan sang menantu, berusaha menyakinkan diri semua InsyaAllah akan baik-baik saja.


Sayang, katakan pada ku apa yang harus aku lakukan?


Jangan membuat aku khawatir, bangunlah dan lihat aku disini, masih menunggu mu dengan mengulurkan tangan ini. Menunggu kamu menggapai sejuta mimpi yang tengah kita ranjang sejak kemarin.


Ada banyak sekali hal yang belum kita lakukan, misalnya kita belum benar-benar memiliki bulan madu bersama dengan baik, karena ada sejuta pekerjaan yang harus aku selesaikan, kita belum pernah pergi ke pantai bersama, atau bahkan mencoba memancing bersama, kita belum juga pernah pergi ke Bali yang kata mereka tempat nya surga Indonesia, kita belum ke Djogja untuk mencoba berfoto di candi Borobudur bersama,bahkan kita belum ke Bandung yang kamu bilang kota Bandung begitu indah, dan kita belum juga sempat kesana karena semua kesibukan ku hmmm.


Kau tahu sayang? Kamu istri ku yang paling hebat, tidak mengeluh saat aku terlalu sibuk dengan semua urusan perusahaan, tidak mengeluh saat aku membawa mu kemana-mana, selalu tertawa riang meskipun kamu sebenarnya lelah mengikuti tiap langkah ku, menjalankan kewajiban mu dengan baik sebagai seorang istri bahkan kamu tidak pernah sekalipun menangis dihadapan ku meskipun acapkali aku mungkin tanpa sadar tidak menjadi suami yang baik untuk mu.


Ada banyak hal yang belum kita lakukan bersama, bagaimana kamu begitu berani menakuti aku dengan keadaan ini, seakan-akan kamu sudah tidak ingin meraih tangan ini.


Sayang, jangan bercanda dengan ku, katakanlah pada ku, aku bagaimana bisa hidup tanpa kamu??


Kau baru sebentar memberi ku kebahagiaan dan harapan, belum banyak, yah belum banyak, bahkan aku masih ingin menikmati semua kebahagiaan ini.


Jangan memupuk harapan palsu, membuat ku terbang melayang karena mencintai mu kemudian dengan kejamnya kamu menghempas kan seluruh mimpi-mimpi ku.


Bangunlah, aku mohon bangunlah,apa kau tahu jika aku benar-benar mencintai mu.


******


Catatan \=


NOVEL


GADIS PILIHAN TUAN PENGUASA


Kisah seorang mantan Casanova juga mafia insaf


yang Istiqomah menjadi mualaf dan belajar di jalan Allah


Dengan jutaan ujian nya selama bertahun-tahun.


Cari di profil outhor yaaa, cerita sudah TAMAT.

__ADS_1



__ADS_2