Pengantin Kembar Pengganti CEO Iblis

Pengantin Kembar Pengganti CEO Iblis
Peperangan sesungguhnya di mulai


__ADS_3

Mobil tristan melesat memecah keheningan malam, menembus jalanan pinggiran kota paris menuju ke sebuah jalanan hutan ke arah kaki bukit bagian utara Prancis, suara deru mobil yang melintasi jalanan Terdengar begitu halus namun menggebu, kecepatan penuh terus berpacu melewati waktu, cukup lama dalam perjalanan yang juga cukup panjang, hingga akhirnya mobil Tristan menyeruak masuk secara berlahan ke sebuah mansion tua di tengah hutan.


Bangunan tua dengan arsitektur kuno dimana lampu-lampu depannya cukup terlihat suram dan mencekam tiap mata yang memandang, mobil Tristan memutar dengan cepat ke arah belakang, dia tahu semua orang telah menunggu diri nya sejak sore tadi, menjadi orang pertama yang memimpin keadaan.



Semua mobil jelas telah terparkir Sempurna dihalaman belakang mansion tua, tristan menaikkan ujung bibirnya, dia tahu bahkan ahem putra hillatop juga sudah berada di sana menunggu Dirinya.



Secepat kilat tristan memarkir kan mobil nya diantara mobil-mobil yang sudah ada, turun dengan cepat kemudian melesat masuk ke dalam bangunan tua tersebut. dipintu depan 2 pria dengan tubuh gagah berotot langsung menunduk kepala mereka saat melihat Tristan tiba.


"Tuan"


"Tuan"


Tristan tetap melangkah sambil menaikkan sedikit tangan kanannya, terus berjalan masuk melewati meja bilyard yang ada di sisi kanan ruangan.



Memasuki ruangan berikut nya dia melewati barisan bartender di sisi kanannya.


"Tuan"


"Tuan"

__ADS_1


"Tuan"


ucapan sama dengan kepala membungkuk terus dia terima dari orang-orang yang dia lewati, Tristan hanya menaikkan tangan kanan nya sambil terus melewati semua orang.



Ketika dia memasuki sebuah ruangan yang cukup luas, tampak orang-orang sudah menunggu dirinya sejak tadi, mereka menunduk kan kepala mereka, kecuali beberapa orang yang kehebatan nya setara dengan tristan.


seorang perempuan cantik menyambut tristan, meraih jaket hangat nya kemudian meletakkan nya di gantungan khusus milik Tristan.



"Kau cukup terlambat Kris"


Seorang laki-laki dengan wajah tampan rupawan bicara ke arahnya, posisi laki-laki itu tampak duduk dengan santai di atas sofa, menyesap rokoknya sambil sibuk menunggu orang-orang membagikan kartu untuk dirinya.


ucap Tristan kemudian langsung duduk di atas kursi sofa yang ada di hadapan ahem putra Allzigra.


"Kalian bisa berhenti bermain sekarang juga"


ucap Tristan sambil mengangkat tangannya.


Seketika semua orang berhenti, semua kartu langsung disingkirkan dari atas meja, berganti dengan beberapa lembar kertas dengan lambang pedang seperti salib diletakkan di hadapan tristan.


"Kita akan memulai rencananya"

__ADS_1


ucap Ahen cepat, meletakkan winski dihadapan tristan.


"Aku tidak minum"


ahem menaikkan alisnya, disampingnya seorang Laki-laki dengan wajah yang begitu dingin namun bak patung dewa Yunani tampak menaikkan gelas miliknya.


"Kau banyak berubah sejak menikah, Kris"


setelah berkata begitu laki-laki itu langsung menegak habis minuman didalam gelas nya.


Tristan meraih rokoknya lantas menghidupkan pamatik di ujung rokoknya.


"Aku dengar kau menemukan putri MC Dores, arash?"


laki-laki yang ditanya tampak menuangkan minuman nya kembali ke dalam gelas nya.


"Ibu tirinya membuat kesepakatan pada ku dengan cara yang sempurna, aku mencari gadis itu begitu lama, pada akhirnya ibu tiri nya sendiri yang menuntun nya pada ku"


Tristan menaikkan ujung bibirnya.


"Bisa kita mulai semuanya?"


Ahem bicara cepat sambi mengeluarkan sebuah pistol ke atas meja.


"Waktu kita semakin menipis"

__ADS_1


lanjut nya lagi



__ADS_2