Pengantin Kembar Pengganti CEO Iblis

Pengantin Kembar Pengganti CEO Iblis
Jangan membuat ku khawatir


__ADS_3

Sejenak Lana Lan tersentak dari tidur panjang nya, terasa sebuah tubuh memeluk begitu erat dirinya namun terdengar begitu jelas gigilan dari balik telinga nya.


Lana lan jelas menoleh secara cepat ke arah samping kirinya.


"Kris?"


Entah kapan mereka berada di daratan? bagaimana cara Tristan mengeluarkan dirinya dari air, dan Sejenak Lana Lan menyentuh dada nya. sudah terbalut dengan baik.


Mereka berada entah di mana, seperti sebuah gua kosong yang entah terletak dimana, Tristan membuat perapian di dalam nya.Namun sejenak Lana Lan mengerutkan dahinya saat menyadari soal sesuatu


"Kris?"


Sang suami tampak menggigil disampingnya, Lana lan Fikir ini pasti efek hipotermia, kedinginan akut setelah mereka masuk ke dalam aliran deras sungai Aveyron.


"Kriss...Kriss...honey bangunlah"


Lana Lan berusaha bangun, sial nya bahunya jelas terasa begitu berat dan sakit, tembakan peluru tadi cukup hampir melumpuhkan tangan kanan nya.

__ADS_1


Beberapa kali Lana Lan mencoba untuk membangunkan tristan, tapi laki-laki itu seakan-akan mulai kehilangan kesadaran nya, dapat terasa dengan jelas betapa dingin nya tubuh itu.


Lana Lan jelas panik, berusaha untuk mencari kain atau apapun yang bisa dijadikan selimut tapi Lana Lan tidak dapat menemukan satu pun yang dia cari, dia mencoba menggeser posisi tubuh Tristan agar lebih dekat dengan perapian dan Tristan bisa mendapatkan rasa hangat di sana.


"Kris kenapa kau lakukan semua ini? aku sudah bilang berhentilah menyelamatkan aku"


Lana Lan mulai menangis panik, berusaha melepaskan pakaian basah di tubuh Tristan, mencoba meletakkan nya di pinggiran perapian.


Lana Lan dengan gerakan cepat melepaskan pakaian di tubuhnya, mencoba memeluk Tristan dengan begitu erat.


Jika dulu di mobil saat tristan terkena hipotermia mereka punya pakaian bersih dan kering, tapi saat ini jelas mereka tidak memiliki apa-apa.


"Kris..Kris...aku mohon bangunlah"


Lana Lan terus menggesek kedua telapak tangan nya ke telapak tangan Tristan, ke balik telinganya, ke kedua belah wajah nya dengan cepat, berharap suhu tubuh Tristan tidak terus menurun


Lana Lan fikir satu-satunya jalan dengan cara menghangat kan tubuh dengan tubuh fikir Lana Lan

__ADS_1


"Jangan tinggalkan aku, aku mohon"


suara Lana Lan jelas mulai terdengar serak, tubuh Tristan jelas begitu membeku, Wajah nya terlihat sangat pucat pasi, gigi nya saling mengerat dan bibirnya terus bergetar sejak tadi.


"Jangan pergi dari kehidupan ku, kumohon, bertahan lah Kris Sampai akhir hmm"


"Jika tidak aku bagaimana bisa hidup di dunia ini? aku belum mengatakan nya selama ini, kau tahu Kris betapa aku mencintai kamu?"


Lana Lan terus berusaha mengusap-usap telapak tangan Tristan berkali-kali, mencoba membuat hangat beberapa bagian tubuh Tristan.


"Pertama kali aku ingin membuka hati, saat kamu mencoba menahan hasrat mu selama berbulan-bulan, eliot berkata kau cukup hebat bisa menahan hasrat hanya karena seorang Lana Lan"


"Seketika aku tersentuh, kau yang acapkali berganti pasangan, demi mendengar kan ucapan ku di hari sebelum kita menikah, kamu benar-benar menjaga perasaan ku"


"Meskipun sakit hati karena hal pertama bukan seperti yang aku impikan , namun seiring berjalannya waktu kau membuat aku belajar untuk mencintai kamu"


"Kau tahu Kris apa harapan dan cita-cita ku? terus hidup hingga menua bersama mu, bersama anak-anak yang InsyaAllah akan lahir dan tumbuh kembang di antara kita, melewati banyak hal bersama hingga kita sama-sama tutup usia"

__ADS_1


Lana Lan berusaha memeluk tristan sambil terus merapatkan tubuhnya, mencoba menjadi se in..tim, mendekapnya dengan sempurna.


"Bangunlah, aku mohon bangunlah, jangan tinggal kan aku sendirian Kris, aku mohon"


__ADS_2