
Doorr.....
saat suara pistol diletuskan, Lana Lan jelas sudah pasrah pada akhir dari segalanya, dia fikir mungkin ini memang seharusnya segera berakhir saat ini juga,sisanya itu urusan Allah.
Saat sesuatu terasa menembus bahu kanan nya, Lana Lan jelas telah memberi aba-aba untuk menerjunkan tubuhnya ke bawah aliran sungai Aveyron, hingga Tapi tiba-tiba terasa seseorang memeluk erat dirinya disaat tubuhnya mulai melesat turun dengan sempurna.
Lana Lan membuka perlahan bola matanya, mendapati sosok Tristan yang memeluk erat tubuh nya.
Lana Lan mencoba tersenyum, tapi tiba-tiba.air matanya jatuh sempurna. ingatannya soal 16 tahun yang lalu dimalam tragedi penculikan itu kembali terpatri di ingatannya.
"Kris, pergilah aku tidak apa-apa"
Lana Lan kecil bicara sambil mengusap air matanya, menahan perih di ujung kaki nya yang mengeluarkan banyak darah.
"Tidak, aku tidak bisa meninggalkan kamu sendirian"
Sang bocah sombong dan pongah itu selalu terlihat dingin di mata semua orang, tapi untuk Lana Lan kecil dia adalah satu-satunya bocah yang selalu menggenggam tangan nya.
Meskipun bicara nya selalu Sombong dan suka membentak, bocah itu selalu menatap nya penuh kelembutan, selalu berkata semua akan baik-baik saja, selalu membuat Lana lan kecil tertawa senang.
Tristan kecil memijat telapak kaki Lana lan beberapa waktu, mencoba membalut luka di kaki Lana Lan dengan cara menyobek lengan pakaian nya sendiri.
__ADS_1
"Semua baik-baik saja, ingatlah apapun yang terjadi jangan lepaskan tangan ku hmm"
"Bagaimana jika mereka melukai lagi?"
Lana Lan kecil kembali terisak.
"Kau menukar punggung mu untuk ku"
Yah para penculik itu seharusnya melukai punggung Lana Lan kecil, tapi Tristan kecil dengan cepat menawarkan kesepakatan untuk menukar nya dengan punggung nya.
Tristan sejenak menatap bola mata Lana Lan.
"Apa kau membenciku, Kris ?"
Tristan kecil menggeleng pelan.
"Aku tidak pernah membenci mu Eliana, ingatlah satu hal, saat dewasa nanti kau adalah satu-satunya gadis yang akan aku nikahi"
Lana Lan lembali menangis didalam pelukan Tristan, mereka melesat turun menuju ke sungai Aveyron yang mengalir deras ditengah pekat nya malam.
"Kau benar-benar menepati janji mu Kris, kau benar-benar membawa ku ke dunia mu setelah kita dewasa"
__ADS_1
bisik Lana Lan pelan.
Byuurrrr
Tubuh mereka masuk dengan gerakan cepat kedalam air yang begitu deras, Lana Lan jelas sudah kehilangan banyak tenaga, darah yang mengucur deras berbaur dengan air sungai Aveyron, bola mata nya terpejam dengan sempurna, dia jelas terombang-ambing tanpa tujuan pasti, telah siap dengan sejuta kemungkinan buruk soal kematian nya.
Bukankah yang dari NYA akan kembali kepada NYA?
Hingga setelah waktu yang cukup lama, dia tiba-tiba mendengar suara samar-samar yang memanggil diri nya.
"No...sayang...sayang... Lana lan.."
**********
Kau tahu Kris? kenapa aku melepaskan genggaman ku dari tangan mu 16 tahun yang lalu?
Aku takut kau kembali terluka karena aku.
Satu-satunya orang yang pernah membuat ku tertawa senang selain mommy dan daddy ku itu adalah kamu.
Lalu saat pertama kali aku pulang ke kota Paris, setelah sadar dari pingsan ku di rumah sakit malam itu dan menggantikan Lana Lan, saat aku melihat sosok mu pertama kali di Depan pintu, bicara dengan nada begitu dingin dan sombong pada ku, tiba-tiba kepala ku menjadi begitu sakit, suara mu dan bola mata mu mengingat kan ku pada seseorang yang telah lama aku lupakan.
__ADS_1