
Kali ini mereka menyiapkan Rencana liburan sempurna menuju ke Jepang, sejak semalam Lana lan tampak sibuk mengepak beberapa pakaian mereka dan menyiapkan beberapa obat-obatan yang mungkin belum tentu dia dapatkan di jepang nanti.
"Sudah siap semuanya?"
Tanya Tristan dari arah belakang, laki-laki itu memeluk erat tubuh Lana lan sambil mencium lembut bahu Lana Lan.
"Hmmm sudah"
Ucap perempuan itu pelan sambil menyentuh lembut wajah tristan yang bersandar di bahu kirinya.
"Sayang"
Ucap Lana lan pelan.
"Hmmmm"
"Yakin tidak usah bawa asisten khusus? biasa nya orang yang jalan-jalan akan khilaf belanja?"
Goda tristan kemudian tapi tetap dengan nada khawatir.
"Yakin "
Jawab Lana lan cepat.
Tristan hanya mengulum senyuman nya, mencoba menelisik wajah Lana lan sejenak.
Sejak kejadian malam itu, tubuh Lana lan jelas terlihat lebih kurus, selain sulit sekali untuk sang istri mendapatkan makan dengan baik, efek trimester pertama hingga saat ini masih menghantam Lana lan, sang istri terkena mabuk parah.
Tristan selalu berdoa dan meminta dalam hati, seandainya saja dia bisa menggantikan rasa yang dialami sang istri, tentu dia tidak keberatan dengan semua ini.
Dibandingkan harus sang istri yang tersiksa menahan semuanya, dia lebih berharap dia bisa ikut merasa kan semua apa yang sang istri rasakan"
Lana lan sejenak menoleh ke arah Tristan, dia menatap wajah penuh kekhawatiran itu yang terus memandangi wajahnya.
Dia tahu sang suami berjuang begitu berat dalam beberapa bulan ini untuk membuat diri nya bangku kembali dari rasa trauma yang mendalam.
__ADS_1
Kejadian malam itu terasa begitu berat, bahkan Lana lan tidak punya nyali untuk bertemu sang kakak angkat hingga hari inj, rasa bersalah yang begitu besar menghantam dirinya tanpa bisa dia hentikan sama sekali.
Bahkan dalam memori Lana lan seolah-olah tertanam kata, seandainya saja hari itu bisa aku ulang kembali.
Dia bahkan harus berganti dokter beberapa kali dan terus melakukan beekali-kaki tetapi untuk melupakan persoalan kemarin itu.
Mungkin benar kata dokter Joyce saat itu.
"Sebenarnya Semua Orang jelas tidak dapat menghilangkan ingatan buruk dari otak, tapi individu itu sendiri bisa mengurangi keterlibatan emosi yang muncul sebagai salah satu cara agar tak lagi merasakan cemas atau takut seperti sebelumnya"
Lana kan hanya merasakan cemas berlebihan hingga mengubah pemikiran itu menjadi sebuah kata trauma yang mendalam.
"Sesuatu yang ingin kamu lupakan, biasanya membuat kamu takut, cemas, sedih, dan tertekan. Dalam kasus yang lebih parah, emosi yang kamu rasakan saat ingatan tersebut kembali muncul, bisa menghambat aktivitas, dan inilah yang terjadi pada kamu saat ini, Lana kan"
Tidak jarang kejadian traumatis dapat muncul kembali dalam ingatan kamu, baik melalui mimpi buruk atau mungkin kejadian yang dianggap hampir serupa. Misalnya, pasien traumatis karena kejadian kecelakaan yang ketika mendengarkan berita tentang kecelakaan lalu lintas, Pasien itu mungkin akan kembali teringat pada kecelakaan hebat yang pernah Anda alami"
"Lalu apa yang harus aku lakukan?"
Tanya Lana Lan pelan
Untuk mengatasinya, sebisa mungkin kami menjauhkan diri dari paparan informasi mengenai peristiwa yang berkaitan dengan kejadian traumatis yang pernah kamu alami. Namun, pahamilah bahwa ketika mendapat sebuah berita yang mirip reaksi kamu terhadap berita tersebut merupakan sesuatu yang normal, kemudian coba tenangkanlah diri kamu secara perlahan.
Jika merasa kurang nyaman terhadap hal yang dapat memunculkan kembali ingatan pahit di benak dan pikiran kamu, cobalah untuk mengalihkan perhatian dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti melakukan hobi, menonton film, atau aktivitas lain yang menyenangkan."
"Aku fikir belakangan kamu benar-benar mengurangi banyak kegiatan, lebih memilih mengurung diri dikamar, diam dan menangis, itulah kenapa kondisi kamu semakin parah"
"Kita coba dulu lakukan dari hal sederhana seperti tadi, seandainya tidak berhasil kita akan menggunakan metode memory suppression (penekanan memori) dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk menghilangkan ingatan buruk yang terus muncul."
"Studi tersebut menunjukkan bahwa menggunakan fungsi otak dalam tingkat tinggi, seperti penalaran dan berpikir rasional bisa mengganggu kerja otak dalam mengingat suatu memori. Teknik ini sebenarnya sama saja dengan melatih otak untuk mematikan suatu ingatan dengan menggantikannya dengan ingatan lain yang lebih menyenangkan."
"andai masih gagal kita bisa menuju ke Exposure therapy, terapi ini sebenarnya adalah pengobatan untuk PTSD (Post Traumatic Stress Disorder). Namun, bisa juga dilakukan sebagai cara untuk membantu menghilangkan ingatan seseorang akan peristiwa yang menyedihkan dan menakutkan."
'Terapi ini melibatkan penuturan kembali kejadian yang membuat trauma, diikuti dengan latihan menghadapi trauma tersebut. Terapis mungkin akan memberikan pasien sesuatu atau membawa pasien ke tempat yang memicu munculnya trauma."
"Dan meminum obat propranolol dimana ini adalah obat untuk hipertensi, yang sering digunakan untuk mengobati orang yang mengalami trauma. Obat ini dapat mengurangi respons tubuh terhadap kecemasan, seperti tangan bergetar, berkeringat, jantung berdetak kencang, dan mulut kering."
__ADS_1
Propranolol adalah obat tekanan darah dari kelas obat yang dikenal sebagai beta blocker, dan sering digunakan dalam pengobatan kenangan traumatis.
"Setelah diminum, propanolol akan mengurangi respons emosional yang muncul ketika kamu mengingat trauma. Perawatan ini akan lebih efektif jika dibarengi dengan terapi."
"Tapi aku berharap kamu tidak terlalu banyak mengkonsumsi obat ini, aku lebih berharap kamu mampu melewati semua ini dengan cara yang paling sederhana Lana Lan"
"Kembali ke saran awal ku, cobalah untuk mengalihkan perhatian dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti melakukan hobi, menonton film, atau aktivitas lain yang menyenangkan."
"Lakukan lah demi bayi didalam sini dan demi Tristan"
Ucap dokter Joyce sambil menggenggam erat tangan Lana lan.
Secara perlahan Lana lan menganggukkan kepalanya.
meskipun pada akhirnya Lana lan harus melewati semua hal bahkan termasuk terapi nya karena gagal melakukan saran awal dari dokter Joyce, mereka berhasil juga melakukan nya melakui poin awal kembali atas tekad bulat dari Lana lan.
Yah dia melakukan ini, bertekad untuk mendapatkan kembali kesehatan terbaiknya demi Tristan dan anak yang ada didalam kandungan nya saat ini.
Dan perjalanan kali ini pun Lana lan melakukan nya untuk mendapatkan kegiatan yang lebih bermanfaat, dia ingin mendapatkan banyak hal menyenangkan untuk mereka lewati saat nanti.
Lana lan secara perlahan membalikkan tubuhnya, dia menghadap tepat ke arah Tristan sambil menyentuh lembut wajah sang suami.
"Jangan menatap ku penuh kekhawatiran seperti itu hmmm"
Ucap Lana lan pelan.
"Yakinlah Kris, aku baik-baik saja"
Lanjutnya lagi.
Tristan menatap dalam bola mata Lana lan, secara perlahan dia menautkan kening mereka.
"Aku hanya takut kamu lagi-lagi mengabaikan aku, Lana lan"
Ucap laki-laki itu pelan.
__ADS_1