Pengantin Kembar Pengganti CEO Iblis

Pengantin Kembar Pengganti CEO Iblis
Masuk kedalam jebakan


__ADS_3

"Siap bergerak?"


Arash bicara sambil mengedipkan sebelah matanya ke arah tristan, menghidupkan pamatik nya dan menyulut rokok yang sudah berada di pinggir bibir nya.


"Malam ini hingga esok pagi sebelum matahari terbit waktu nya berperang, aku harus kembali ke Indonesia menemui gadis pera..wan milik ku Kris, ibu nya sudah membuat kesepakatan untuk ku sejak kemarin"


Seketika Edward Terkekeh mendengar ucapan Arash.


"Kau begitu antusias ketika mendapati seorang pera..wan"


"Itu begitu menyenangkan, aku suka menikmati sesuatu yang baru Ed"


Arash bicara cepat, menghisap rokoknya penuh kenik..matan kemudia dia menghembuskan asapnya ke atas lantas langsung naik ke atas mobil miliknya.


"Tidak ada kata gagal dalam misi brother"



Setelah berkata begitu Arash langsung melajukan mobil nya menjahui semua orang.


Tristan mendengus, menatap ke arah Edward.


"Dia terlalu Sombong soal perempuan"


ucap nya sambil menghela nafasnya kasar.


"Dia belum menemukan seseorang yang membuat dia tertarik"


seorang laki-laki bicara sambil terkekeh dari arah depan.


"Dia hanya belum tahu bagaimana rasanya tergila-gila pada seorang perempuan"


lanjut laki-laki itu lantas langsung mendekati mobil nya.


"Yeah, ketika dia bertemu dengan sesuatu yang menarik satu hari nanti, dia bisa jadi menjadi lebih gila dari pada diri ku"


ejek Tristan, lantas masuk ke dalam mobilnya, diikuti Edward dan juga anggota lainnya.


Sepersekian detik kemudian Tristan melakukan panggilan pada seseorang.


"Sudah memasuki target, ahem?"


"Melesat dalam 30 menit, bersama tawanan"


terdengar sahutan ahem dari seberang sana.


**********

__ADS_1


Cih...


Lana Lan ber decih ketika dia sadar dari pingsannya, cukup tidak percayalah jika paman ishak sudah berani menculik nya dari kediaman utama Tristan.


Dia menatap tajam ke arah paman Ishak, sedikit mengejek sambil dengan posisi duduk di atas sebuah kursi yang mengikat tubuh nya.


"Cukup lucu, paman mengikat ku begitu kuat sekali"


ejek Lana Lan


"Padahal kau punya banyak sekali para pengawal yang gagah perkasa, tapi mengikat Seorang gadis lemah seolah-olah takut jika aku akan melarikan diri"


Ishak jelas menyeringai, menatap balik bola mata Lana Lan.


"hanya berusaha untuk mawas diri"


Lana Lan terus menyeringai.


"Aku fikir kau begitu dendam soal putri pertama mu, eriana paman Ishak"


Saat mendengar ucapan Lana Lan, seketika Ishak menutup bola matanya


"Kau tahu?"


Lana Lan menaikkan ujung bibirnya.


Lana Lan Terkekeh.


"Putri dari selingkuhan mu yang lahir tanpa rencana, di buang di panti asuhan kemudian di ambil oleh daddy ku ketika dalam keadaan kritis"


Ishak jelas terkejut dengan perkataan Lana Lan.


"Begitu menyadari kami sebenarnya bukan kembar, begitu mommy shain menceritakan kenyataan pada mu, paman langsung merasa mendapat kan jakpot besar"


"Menyingkirkan ku dan membuat Lana lan palsu tetap pada posisi nya di Gideon"


"Kau mengatur pernikahan untuk kembaran palsu ku pada Tristan, berencana mendaki 3 pulau sekaligus, mendapatkan Gideon company, mendapatkan Xavier company dan menjadi penjilat di bawah se..Lang..kangan nya mawar merah untuk bisa meringsek masuk ke dalam geng mafia black pearl"


Seketika Ishak tercekat


"Bagaimana kau ..??"


"Jika aku begitu bodoh, maka aku tidak akan bertahan hidup lama dari Thailand, menuju ke Hongkong hingga ke desa Najac"


Lana Lan terus menatap tajam bola mata paman Ishak.


"Kau tahu paman? kau pasti akan kecewa mengetahui soal kenyataan lainnya"

__ADS_1


Lana Lan mencoba memajukan tubuh nya.


"Mereka sedang membawa putri mu menuju ke jurang kematian"


"Ya?"


"Putri kandung mu yang di tawan Helena dan shain selama bertahun-tahun"


seketika bola mata paman ishak membulat, dia menatap tidak percaya pada Lana Lan.


"Kau bilang apa?"


"Mari saling menukar tawanan"


setelah berkata begitu, secepat kilat Lana Alan bergerak, menghentakkan kursi dengan sekali putaran dannn


sratttt


semua ikatan di tangan terlepas dan


Braakk..


klattakkk


srrtt


klatakkk


klatakkk


Ada banyak orang masuk dari arah luar, berpakaian serba hitam dengan tubuh berperawakan tegap, Lana Lan mundur dengan cepat, meraih sebuah pistol yang diberikan salah satu pria itu pada nya.


Paman Ishak jelas membeku


"Kauu..bagaimana kau"


kletakkk


Lana Lan mengokang pistol nya, sasarannya tepat menuju ke arah kepala paman Ishak nya.



"Buat panggilan untuk mawar merah"


seketika paman Ishak terkejut, dia sepertinya menyadari soal sesuatu.


"Bit..ch.. shit.. kamu menjebak ku"

__ADS_1


Teriak nya dengan rasa marah yang luar biasa.


__ADS_2