Pengantin Kembar Pengganti CEO Iblis

Pengantin Kembar Pengganti CEO Iblis
Sejatinya Manusia di lahirkan Tanpa dosa


__ADS_3

Penginapan


Kyoto


Jepang



Di keesokan paginya tristan memilih membàwa Lana lan menyusuri beberapa tempat wisata di Jepang, dan pilihan pertama nya jatuh pada kuil fushimi inari taisha.


"Hari ini ke fushimi inari taisha?"


Tanya Lana lan setelah selesai membersihkan dirinya, dia masih menggunakan handuk mandi berjalan keluar dari arah kamar mandi.


"He em"


Jawab tristan sambil tersenyum ke arah Lana Lan.


"Apa harus menggunakan kimono?"


Lana Lan tampak menatap baju kimono yang ada di atas kasur mereka tidur.


"Ini pasti terlihat begitu imut"


Ucap Tristan sambil mendekati Lana Lan.


"Pasti terlihat aneh jika aku menggunakan nya"


Ucap Lana lan sambil mengulum senyuman.


"Dengan perut yang sedikit membuncit"


Perempuan itu terkekeh pelan.


"Tidak aneh, istri ku cantik menggunakan pakaian apapun"


Bisik tristan lantas memeluk lembut tubuh Lana lan.


"Ishhh Dia benar-benar pandai menggoda ku sekarang"


Ucap Lana lan sambil memunyungkan bibirnya, dia menggenggam tangan tristan yang melingkar tepat didepan perut nya.


"Apa ada tempat yang ingin kamu kunjungi? ada tempat makan khusus ingin kamu makan?"


Tanya Tristan sambil terus memeluk Lana lan, laki-laki itu mencium lembut kepala Lana lan.


Lana lan tampak berfikir sejenak.


"Aku belum memikirkan nya"


Ucap Lana lan pelan.


"Jika nanti ada yang terfikir kan katakan pada ku hmm"


Tristan terus bicara masih sambil menggenggam erat tangan Lana lan.


"He em"


"Sekarang pakailah kimono nya".

__ADS_1


"Hmmm"


*******


fushimi inari taisha


kuil seribu gerbang


Japan


Pagi 08.10 AM


Waktu Jepang



Tristan menggenggam erat telapak tangan Lana Lan, mereka berjalan bersama dengan langkah santai memasuki fushimi inari taisha.


"Ini apa namanya?"


"Ini adalah fushimi inari taisha orang-orang berkata kuil seribu gerbang"


Ucap tristan pelan.


"Ahhh pintu nya banyak?"


"Seperti artinya"


Lanjutnya lagi.



"Kamu, pernah menonton film Memoirs of a Geisha?"


"Hmm pernah"


Jawab perempuan itu cepat.


"Maka ini adalah lokasi-lokasi yang jadi latar dalam film adaptasi novel karangan Arthur Golden tersebut, sangat indah bukan?"


"Benarkah? hmm aku baru menyadari nya"


Ucap Lana lan sambil mencoba memperhatikan di sekeliling nya.


"Ahhh iya juga, mirip"


"Benar, jika kamu perhatikan, lokasi yang paling menonjol dalam film tersebut adalah deretan gerbang merah yang muncul di awal film. Kuil tersebut yah ini yang adalah Fushimi Inari Taisha, salah satu kuil paling penting di Jepang"


Tristan mulai menjelaskan soal kuil tersebut.


"Kamu tahu sayang? Fushimi Inari Taisha juga menjadi salah satu lokasi paling fotogenik di Kyoto. Para wisatawan jika ke Jepang selalu menyempatkan diri untuk berfoto di gerbang-gerbang kuilnya yang berwarna merah cerah ini"


"Kuil Fushimi Inari Taisha terkenal karena deretan gerbang torii berwarna merah yang menjadi ciri khasnya. Torii merah yang memanjang menuju kuil utama ini merupakan titik yang paling sering diabadikan oleh para wisatawan."



"Walaupun gerbangnya jauh lebih terkenal, kuil Fushimi Inari Taisha sendiri memiliki arsitektur yang indah. Bangunannya bergaya tradisional Jepang dan dicat serba merah seperti torii di depannya. Hampir setiap sudut area kuil memiliki pemandangan yang fotogenik. Sementara gerbangnya yang terdiri dari dua lantai konon dibangun oleh Toyotomi Hideyoshi, salah satu dari tiga tokoh sejarah pendiri Jepang."


__ADS_1


"Nah Selain bangunan dan gerbangnya yang berwarna merah darah, Fushimi Inari Taisha juga identik dengan rubah. Kamu lihat patung rubah yang kita lewati tadi itu sayang?"


Lana lan menganggu


"Pasalnya, di sekeliling area kuil diletakkan banyak patung kitsune (rubah) dalam berbagai ukuran. Kitsune dianggap sebagai hewan utusan Inari, karena itulah patung hewan ini sangat sering ditemui di kuil-kuil Inari"


"Ciri khas patung-patung kitsune di Fushimi Inari Taisha adalah batang padi di mulut mereka. Selain patung, kitsune juga bisa ditemukan di kuil dalam bentuk boneka dan jimat. Para pengunjung bahkan bisa membeli suvenir berbentuk kitsune mungil di sana"


Lana Lan terus menyimak semua cerita dan ucapan Tristan.



"Dan sayang, Menurut Japan-Guide.com, kuil yang terletak di Kyoto, distrik Fushimi ini merupakan tempat pemujaan bagi Inari Okami, dewa padi yang dipuja warga Jepang sebagai dewa pelindung perdagangan. Para pengusaha dan pedagang biasa berdoa di tempat ini untuk memohon berkah dalam bisnis yang sedang mereka jalankan"


"Kuil yang sangat disegani pada zaman Heian ini selalu ramai didatangi peziarah setiap tahunnya. Setiap tahun baru jutaan orang berdoa di kuil ini. Tak hanya para pengusaha dan pedagang saja, tetapi semua orang yang bermaksud mencari keberuntungan di tahun yang baru. Berkat popularitas torii-nya, sekarang kuil ini bertambah padat pengunjung. Semakin banyak wisatawan asing yang berdatangan ke sana untuk menyaksikan dan mengabadikan keindahannya."


Lana lan langsung menoleh ke arah tristan.


"Kamu tahu banyak soal tempat ini sayang?."


"Aku sedikit belajar saat berkunjung kemari dulu ketika masih kuliah bersama Arash dan Eliot"


"Ahhh begitu rupanya"


Lana lan mengembangkan senyuman nya sejenak, merek masih terus melangkah ke depan sambil mengandengan tangan.


"Aku jadi ingat eliot, bagaimana keadaan nya saat ini? bagaimana soal pernikahan dia dan putri Madeline?"


Tanya Lana Lan pelan.


"Sepertinya cukup rumit, Laura jelas type pemberontak, hubungan mereka jelas terasa sulit sekali"


Jawab tristan pelan.


"Mereka lebih sering berdebat setelah kejadian malam itu, Eliot yang cukup dingin pada Nya dan Laura yang membenci Eliot setelah kejadian malam itu."


"Aku jadi cukup merasa bersalah pada laki-laki itu, aku membuat Eliot masuk dalam situasi saat itu, dia terpaksa ikut terseret bersama Laura dan berakhir pada pernikahan yang tidak dia inginkan"


Tristan tampak menghela pelan nafasnya.


Lana lan tampak diam, menatap langkah kaki mereka yang terus melangkah bersama, Lana lan menggenggam erat telapak tangan tristan.


"Kamu tahu sayang?"


Ucap Lana lan sambil mengembangkan senyuman nya.


"Sejati nya manusia dilahirkan tanpa dosa, semua orang adalah orang yang suci, Laura bukan orang yang buruk, hanya saja dia berada di tangan kekuarga yang salah"


Ucap Lana lan.


"Jika eliot lebih bersabar menghadapi Laura dan menjauhkan orang-orang dalam pengaruh buruk dari perempuan itu, aku jamin Laura akan menjadi sosok perempuan yang baik dan manis"


Lanjut Lana lan.


"Dia akan jadi istri yang baik dan bijaksana"


"Kamu tahu sayang? dia hanya di didik oleh Orang-orang yang salah, terutama Madeline"


Tristan diam mendengar ucapan Lana lan.

__ADS_1


"Aku yakin eliot tidak salah menikahi Laura, dia pasti akan jadi istri yang sesuai dengan apa yang dia inginkan, cukup ikuti akur dan membawanya ke jalan yang baik, percayalah aku berani jamin perempuan itu pasti akan menjadi istri yang ada di luar ekspektasi nya"


Yah Lana lan yakin Laura perempuan yang baik, dia tahu betul bagaimana sikap Laura di masa kanak-kanak mereka dulu, perempuan itu hanya berubah oleh keadaan, pola asuh yang salah serta obsesi yang di bentuk oleh Madeline terhadap dirinya.


__ADS_2