
Bagaimana mengatakannya? Lana Lan benar-benar merindukan sosok ini dalam beberapa waktu ini, selama Tristan pergi dia merasa benar-benar seperti kehilangan sesuatu, kehilangan seseorang yang begitu dia harapkan selalu ada di dekat nya.
Lana Lan tidak paham kenapa, tapi tidak mencium aroma Tristan membuat dirinya merasa aneh seseolah ada yang kurang saat ini, dia tidak suka aroma-aroma lainnya yang memenuhi ruangan, bahkan beberapa hari ini dia benci mencium bau-bau beberapa makanan yang dimasak para pelayan di dapur, kecuali aroma sang suami dia jelas enggan mencium aroma lain yang memenuhi Indra penciuman nya. Belum lagi belakangan kepalanya yang tiba-tiba sering merasa pusing serta perut mual yang acapkali mendominasi.
Dan jelas saja saat melihat Tristan tidak tahu kenapa perasaan nya terasa Begitu bahagia, kehadiran laki-laki ini terasa begitu menyenangkan bagi Lana Lan.
Karena itu saat tristan bertanya soal bolehkah dia menunaikan kewajiban nya, maka dengan gerakan cepat Lana Lan menyambar bi..bir Tristan, men.. cium nya dengan begitu dalam, menunggu Tristan membalas ciuman hangat nya.
Seketika Tristan Terkekeh melihat sikap sang istri yang sekarang tampak lebih agresif.
"Kris"
Rengek Lana Lan kesal.
"Kenapa jadi se nakal ini hmm? apa begitu merindukan diri ku?"
Lana Lan tampak merengut.
"Sudah bisa cemberut hmm"
ucap nya geli, dengan cepat Tristan membalas ciuman Lana Lan dengan begitu lembut, menyesap BI..bir nya secara perlahan-lahan, lantas lidah tristan mengajak nya saling ber..Belit didalam sana untuk beberapa waktu.
Tristan selalu tidak lupa membaca doa didalam tiap permulaan cengkrama panas mereka agar kehangatan yang terjadi menjadi suatu berkah tiada terhingga.
(Gambar hanya pemanis jangan iri 😎)
__ADS_1
"InsyaAllah akan tumbuh sesuatu yang sempurna di sini"
bisik tristan pelan dibalik telinga Lana Lan.
Lana Lan tersenyum sambil tangan nya menyentuh wajah sang suami dengan penuh kabut gai..rah.
"InsyaAllah"
Setelah itu Tristan kembali melakukan sesi ciu..man pa..nas nya, Secara perlahan Li..dah Tristan turun menuju ke ujung dagunya, menyesap sambil menyapu nya dengan penuh kelembutan, turun menuju ke ceruk lehernya, menyesap nya dengan begitu sempurna hingga mencipta era..nga kecil dari balik bibir Lana Lan.
Li..dah itu dengan nakal naik ke telinga Lana Lan, terus menyapu nya dengan nakal hingga menciptakan suara era..ngan di balik bibir Lana Lan.
Tangan Tristan secara perlahan membuka tank top atasan Lana Lan, kemudian dengan gerakan cepat bibir nya turun kebawah sana, menyesap Sempurna dada sang istri beberapa kali, memainkan yang dibawah sana jelas penuh gai..rah karena beberapa waktu tidak meminta nya.
"Kris"
Tristan secara perlahan membuka penutup bagian bawah sana milik Lana Lan juga celana jeans nya, dengan gerakan sempurna Tristan memainkan peran tangan nya dibawah sana, bergerak menggesek nakal hingga membuat nya cukup basah, sedangkan bibir Tristan masih terus menyesap dada Lana Lan dengan gerakan begitu sempurna hingga beberapa waktu membiarkan Lana Lan terus meneriaki nama nya dengan perasaan kacau balau luar biasa.
"Kris..akh"
Racau Lana Lan, dia jelas sudah tidak bisa menahannya lagi, sesuatu dibawah sana akan tumpah sekarang juga. Dan benar saja sesuatu meledak dengan sempurna.
Sebait doa terucap dibalik hati Tristan sebelum penyatuan mereka, terselip sebuah harapan manis yang Tristan harapkan akan berbuah hasil, InsyaAllah.
Dan secara perlahan tristan menyeruak masuk, diiringi de..sa..Han penuh gai..rah di balik mulut Lana Lan.
"Akh.."
__ADS_1
Lana Lan mengencangkan pegangan nya pada punggung tristan, secara cepat Tristan menautkan kembali bibir mereka, memainkan nya dengan sempurna sambil dibawah sana terus mencoba masuk secara utuh sempurna.
Setelah yakin sepenuhnya masuk, Tristan langsung memompa nya secara perlahan, naik turun dengan sempurna hingga membuat Lana lan terus men..desah, menggila dan me..nge.rang manja.
Semakin cepat Tristan memompa gerakannya, semakin suara-suara era..Ngan Lana Lan terdengar mendominasi di sepanjang ruangan kamar mereka, hingga semakin membuat gerakan Tristan terus menggila.
"Akhh Kris..."
dan Tristan tahu Lana Lan telah sampai pada pelepasan nya.
"Bersama"
Bisik Tristan sambil terus memompa semakin kencang dibawah sana, sepersekian detik kemudian benar sana, setelah semburan puncak kenikmatan milik Lana lan memenuhi tiap sudut dibawah sana berakhir dengan pelepasan yang sama milik Tristan.
Sebait doa setelah pelepasan memenuhi hati Tristan, secara perlahan laki-laki itu mencium lembut kening Lana Lan.
"Istirahat la sayang, kita akan melanjutkannya lagi nanti"
Bisik tristan.
Lana Lan terkekeh pelan, kemudian mengalungkan tangan nya dileher Tristan.
"I love you Kris"
Bisik Lana Lan sambil masuk ke dalam pelukan Tristan.
"I love you too"
__ADS_1
Balas Tristan sambil mengencangkan pelukan nya.