Pengantin Kembar Pengganti CEO Iblis

Pengantin Kembar Pengganti CEO Iblis
Catatan


__ADS_3

Outhor mau ngisi episode kosong novel sebelah dulu, nanti malam up Tristan & Lana Lan lagi, mata mengantuk, tubuh lelah dan tangan kerammmmm😭😭😭😭


...GADIS PILIHAN TUAN PENGUASA...


...SEASON...


...GADIS MUSLIM PILIHAN SANG PENGUASA...


...Ayana & Gao...


...episode special ahran "Memutar keadaan"...


Saat Ahran terlelap dalam tidurnya, dia merasa seseorang naik ke atas kasurnya kemudian terasa tangan dan kakinya di timpa oleh seseorang.


seketika ahran membelalakkan bola matanya


"Apa-apaan ini?"


ahran jelas tersentak kaget, menatap kesal ke arah Morena


"Kau...."


"Kau pindah ke atas sofa, ini membuat tubuh ku tersiksa"


oceh morena sambil menelentangkan tubuhnya, kaki dan tangan nya bergerak-gerak dengan sempurna di atas kasur empuk itu.


"Oh tuhan nyaman nya"


pekik Morena


Oh brengsek


umpat Ahran dalam hati


"Begini, bukan kah ini apartemen ku? kenapa jadi aku yang tidur di sofa?"


seketika Morena memelototi ahran


"Bukankah kau yang membawa ku kemari? kenapa juga aku harus tidur di sofa?"


oceh morena


"Kau tahu aku ini tamu terhormat kan? akan mengandung anak dari...."


Morena menatap ke arah bawah dibalik celana ahran


"Tuan mu"

__ADS_1


dia bicara sambil mengangguk-angguk kan kepalanya dengan suara di gantung sempurna.


ahran merasa ucapan Morena membuat dirinya meremang seketika, entahlah dia merasa seolah-olah telah terjadi satu obrolan antara tuannya dan Morena sore tadi tanpa dia ketahui isinya.


"Apa kau pernah tidur dengan seorang perempuan huh?"


"Aku cukup curiga kalau kau seorang perjaka"


Morena menatap bola mata Ahran


apa-apaan


oceh ahran dalam hati.


"Aku fikir itu pertanyaan paling tidak logis yang harus aku jawab"


"Bagus lah, sepertinya perjaka"


setelah berkata begitu, morena langsung menarik selimutnya, masuk kesana dan memilih untuk tidur.


"Kau boleh tidur disamping ku tuan macho"


ohh tuhan


"Isshhhh"


********


Gao menatap dalam bola mata hayat, dia benar-benar berharap istri ahem benar-benar akan membantu dirinya saat ini


"Ini gila"


hayat menggeleng-gelengkan kepalanya


"Ayana benar-benar keluar dari pemikiran nya"


Gao menggeleng pelan tersenyum ke arah hayat


"Bukan keluar dari pemikiran nya, dia hanya dilanda kegelisahan hayat, seorang istri dengan ujian paling terberatnya, dia hanya kehilangan kepercayaan diri nya, dia takut aku mulai bosan dan berfikir akan meninggalkan nya"


"Ayana berfikir anak-anak adalah beban mental terberatnya"


"Terlalu banyak pertanyaan dan terutama nasihat yang ditujukan kepadanya. Ayana hanya menerimanya dengan senyum, menjawab pertanyaan dengan sabar, dan menanggapi nasihat-nasihat itu dengan terbuka. Namun apakah kita tahu bagaimana perasaan dia yang sebenarnya? kalian tidak tahu di Dalam kamarnya, acapkali dia menangis sendiri, merasa tertekan karena semua orang mempermasalahkan hal ini, padahal jelas aku sama sekali tidak mempermasalahkan nya"


"Semua orang mempermasalahkan hal ini tanpa tahu bagaimana isi hati Ayana"


"Wah, kalau aku dulu ngelahirin normal. Berat bayiku 3,55 kilo, panjangnya 52 centimeter. Nggak ribet kok lahirannya,"

__ADS_1


"Wih! Gede banget ya anaknya. Aku waktu itu juga lancar dan nggak ribet lahirannya. Cuman anakku 2,8 kilo aja beratnya,"


"Alhamdulillah aku juga nggak ribet... Waktu lahiran anak-anak kucing di rumahku,"


"Ayana harus ikut nimbrung obrolan tentang kelahiran anak, tampak bercanda beberapa waktu sambil tertawa renyah Iya nanti aku juga begitu seperti nya, InsyaAllah secepat nya


"Menurut kamu, apa benar dia hanya bercanda dengan ungkapannya itu? Tentu saja tidak! Hatinya selalu tercabik-cabik mendengar percakapan semacam itu. Dia kembali menangis sendiri di dalam kamarnya, kecewa akan nasibnya yang memang masih belum dikaruniai anak hingga bertahun-tahun tahun usia pernikahan"


"Dia hanya perempuan biasa hayat, Dia yang sabar pun, makin hari makin merasa tak berguna"


seketika hayat menelan salivanya, menatap dalam bola mata Gao.


"Bantu aku sekali ini saja, jangan sampai Ayana datang ke acara pernikahan nya"


"Apa yang sedang kamu rencanakan Gao?"


"Sesuatu yang tidak merusak masa depan pernikahan kami"


"Kau akan menikah lagi?"


Gao menarik pelan nafasnya


"Tampak didepannya Iya"


ucap Gao cepat


"Tapi tidak dengan realita nya"


Gao memejamkan pelan bola matanya


"Karena itu jangan sampai dia datang ke pernikahan itu malam nanti, sisa nya aku yang akan mengurus semuanya"


"Siapa yang akan kamu korbankan?"


"Tidak ada, tidak ada yang akan aku korbankan"


hayat tampak terkekeh


"Aku seperti nya bisa membaca jalan fikiran mu saat ini"


Gao tampak mengembangkan senyum nya


"laki-laki itu benar-benar akan menggila"


hayat kembali terkekeh


"dan dia gadis yang baik, aku tahu betul siapa ibunya"

__ADS_1


"Baiklah, baiklah, aku akan mengatur semuanya"


__ADS_2