
Saat terbangun Tristan tidak menemukan Lana Lan di sampingnya, dia fikir mungkin istri nya berada di lantai bawah, tengah menyiapkan makanan untuk diri nya seperti biasa nya.
Karena itu secepat kilat tristan menyambar handuk yang ada di gantungan lantas melesat masuk menuju ke kamar mandi, sebab dia fikir mesti kembali ke kantor sebentar untuk mengurus beberapa berkas kemudian baru membawa Lana Lan menuju ke mansion edward, dia ingin mempertemukan Lana Lan dengan ayah mertua nya yang tidak lain ayah kandung Lana Lan sendiri.
Dia yakin Lana Lan pasti bahagia mendapatkan kenyataan jika sang Daddy masih hidup dan tidak meninggal dalam kecelakaan beberapa belas tahun yang lalu sebelum penculikan terjadi, dia juga yakin sang istri pasti merindukan Daddy nya.
Apalagi black pearl sudah berkata agar Tristan segera membawa Lana Lan secepat nya untuk masuk ke dalam markas Utama, agar keselamatan nya lebih terjamin selagi mereka menemukan dan menangkap mawar merah.
Persiapkan yang dilakukan oleh semua orang termasuk black pearl sudah dilakukan dengan begitu matang setelah mereka menangkap mommy tiri Tristan dan Paman ke 2 kemarin.
Bahkan Tristan berharap malam ini setelah menangkap mawar merah dan komplotannya, Tristan berharap mereka bisa langsung ke Indonesia jauh lebih cepat dari target awal, mengambil liburan bulan madu di Indonesia selagi menanti acara 7 bulanan ke hamilan istri gaohan.
Acara yang Keluarga hillatop dan Abimayu laksanakan InsyaAllah akan dilaksanakan di ujung bulan ini, tristan fikir mereka bisa mengambil liburan 1 Minggu an lebih untuk mendapatkan bulan madu bagi mereka, mengingat setelah pernikahan tristan sama sekali belum pernah membawa Lana Lan kemana-mana.
Tapi anehnya yang ditunggu sama sekali belum menampakkan batang hidungnya, hingga akhirnya tristan memutus kan untuk segara turun ke bawah.
__ADS_1
"Sayang?"
Tristan bicara sambil menuruni anak tangga dengan gerakan sedikit terburu-buru.
"Sayang mungkin aku harus ke kantor sebentar, apa kamu tidak keberatan ditinggalkan?"
Tristan bicara masih terus menuruni tangga, berbelok ke arah belakang menuju ke dapur namun sama sekali tidak menemukan Lana Lan.
"Sayang?"
"Dimana nyonya kalian?"
Tristan buru-buru bertanya pada beberapa pelayan rumah.
salah satu pelayan tampak balik mengerutkan dahinya.
__ADS_1
"Bukan kah nyonya belum keluar dan turun sejak semalam bersama tuan?"
"Apa?"
seketika jantung Tristan berdetak begitu kencang, dengan gerakan cepat dia berlarian ke arah atas sambil berteriak panik, suaranya memecah keheningan pagi, membuat se isi mansion kocar-kacir
"Panggilkan Ali untuk ku"
Tristan langsung melesat masuk menuju ke ruangan CCTV, kecemasan jelas melanda dirinya, secepat kilat dia menggeser kasar kursi yang ada di ruangan CCTV, dengan gerakan cepat mencari Lana Lan di tiap sudut ruangan namun tidak juga kunjung menemukan nya, Kemudian dia secepat kilat memeriksa semua rekaman yang terjadi di beberapa jam sebelum nya.
Seketika rahang Tristan mengeras dan Gigi nya beradu dengan sempurna, seseorang dari keluarga Gideon melakukan panggilan pada Lana Lan, sang istri masih dengan senyuman bahagia menemui orang Itu tanpa rasa curiga, lalu tiba-tiba mulut Lana Lan di tutup dengan sebuah saputangan yang telah di berikan dengan obat bius hingga tidak sadarkan diri.
"Ishakkkkk kau ingin cari mati dengan ku...'
teriak Tristan dengan suara menggelegar.
__ADS_1
Dan pada akhirnya menghilang nya Lana Lan membuat semua anggota mafia black pearl bergerak sempurna.