
Wanita itu terkekeh senang,menatap Lana Lan untuk beberapa waktu.
"Kau masih cukup mengingat ku?"
Lana Lan terus tersenyum, menelisik tubuh wanita itu dari ujung kepala hingga ke ujung kakinya.
"Cukup mengingat mu dengan baik, bibi Nasya mantan kekasih Daddy ku, ah tidak tepat nya mantan tunangan Daddy ku"
Wanita itu masih terus tertawa terbahak-bahak, menatap tidak percaya ke arah Lana Lan.
"Dilihat dari ekspresi wajah mu jelas kamu tidak terkejut melihat siapa mawar merah, eliana"
"Aku sudah bisa menebak nya"
Eliana menjawab begitu tenang,bola mata nya menyusuri seluruh bagian tepian jurang desa Najac, ada banyak orang yang tersebar di sepanjang tepian jurang.
"Realita nya kadang seseorang dalam lingkaran percintaan di masa lalu bisa berkhianat di masa depan karena merasa di sakiti"
ucap Lana Lan cepat
"Kakek dan nenek ku jelas tidak menyukai mu, mereka sudah tahu bagaimana rupa wanita berkulit rubah, tidak setuju dengan hubungan kalian dan memaksa Daddy ku menikahi gadis pilihan mereka, hingga membuat daddy ku terpaksa meninggalkan diri mu, sejuta kekecewaan jelas terpatri didalam hati mu"
"Padahal sebelumnya Daddy ku jelas berkata mari kita menikah, aku akan meninggalkan Gideon company dan hidup bersama dengan mu dalam kesederhanaan hingga membuat diri mu ciut, kau jelas yang terbiasa hidup mewah tidak bersedia hidup sederhana, mengubah seluruh konsep untuk menjadi hidup biasa-biasa saja, hingga ide brilian muncul dikepala mu"
__ADS_1
"Nikahi gadis itu, lalu ceraikan dia setelah waktunya dan mari kembali bersama"
Lana Lan terkekeh.
wanita itu jelas cukup terbelalak kaget saat tahu Lana Lan mengetahui detail semua tentang masa lalu diri nya dan Daddy Lana Lan.
"Tapi kau lupa, seiring waktu orang yang saling membenci pada akhirnya akan saling jatuh cinta karena rasa nyaman yang di berikan pasangannya, kau lupa dengan satu konsep sederhana jika benci dan cinta beda-beda tipis saja"
"Saat konsep hati menukar, Daddy ku dengan cepat melepaskan dirimu, meminta mengakhiri semuanya karena sudah terlanjur jatuh cinta dengan mommy ku hingga memaksa mu masuk ke lingkaran setan dan memilih menjadi istri salah satu mafia di dataran Eropa yang ada lah musuh terbaik Daddy ku"
"dan kau jelas terkejut saat tahu siapa Daddy ku yang sebenarnya yang notabene nya adalah kepala mafia the black pearl, namun perasaan cinta yang Lama sudah berubah menjadi kebencian mendalam, menciptakan diri mu menjadi sosok wanita mengerikan yang terobsesi untuk menghancurkan siapa pun yang menghalangi perasaan mu"
"Hingga Satu hari karena ambisi cinta yang masih menggebu, menimbulkan ide licik untuk memusnahkan keluarga kecil Edward Gideon, menghabisi black pearl dan menjanjikan mahkota black pearl untuk suami mu, merencanakan kecelakaan dengan matang, menarik para pengkhianat di keluarga Gideon, dan bekerja sama untuk melenyapkan keluarga kecil Daddy ku"
"Dan kau berniat meminta Daddy ku melepaskan black pearl untuk diri mu hingga akhirnya kamu bisa memusnahkan kami dengan leluasa"
"Mendapatkan ku untuk menekan Daddy ku'
Lana Lan tertawa sejenak.
"Tapi kau lupa dengan 1 hal, kau lupa sedang berhadapan dengan siapa"
Lana Lan langsung menampilkan wajah serius nya.
__ADS_1
kemudian dengan gerakan cepat menarik pistol di pinggang nya.
kletakkk
wanita itu menarik sudut bibirnya.
"Kau tidak lihat ada berapa banyak orang-orang suruhan ku disekitar mu?"
dia terkekeh senang.
Lana Lan ikut terkekeh.
"Bukankah aku sudah bilang, kau lupa sedang berhadapan dengan siapa"
Seketika ekspresi wanita itu berubah serius, saat melihat seseorang menyeret seorang gadis dari arah ujung jalanan, berhenti sejenak lantas menodongkan pistol ke arah kepala gadis itu.
"Apa yang kau lakukan huh?"
bola mata wanita itu nyaris keluar.
"Gadis kecil mu sungguh manis, bibi Nasya"
ucap Lana Lan sambil menaikkan ujung bibirnya.
__ADS_1