Pengantin Kembar Pengganti CEO Iblis

Pengantin Kembar Pengganti CEO Iblis
Kekhawatiran Tristan


__ADS_3

Tristan terus menatap Lana Lan dengan perasaan penuh kekhawatiran, dia menunggu Joyce memeriksa Lana Lan sejak tadi.


sebentar-sebentar dia keluar sebentar-sebentar dia masuk kedalam, Tristan jelas gelisah dan panik. Dia belum pernah merasakan kepanikan seperti ini sebelumnya, Lana Lan satu-satunya perempuan yang bisa membuat dirinya menjadi sekhawatir ini.


"Bagaimana?


dia bertanya tidak sabaran pada Joyce, setelah gadis itu merapikan semua alat-alat nya.


"Dia hanya shok, sesuatu yang buruk seperti nya terjadi, ditambah lagi seperti nya beberapa waktu ini pola hidupnya tidak teratur dari makan hingga tidurnya, mungkin karena rasa gelisah yang mendominasi"


Tristan tampak diam.


"Dia sepertinya dilanda kecemasan mendalam, Coba gunakan komunikasi yang baik agar istri mu lebih terbuka, seperti nya dia sedang memendam masalah sendirian, dia butuh lengan dan dada yang Kokok untuk bersandar Kris"


ucap Joyce lagi, lantas menyerahkan sebuah kartu nama pada Tristan.


"Dia butuh terapi khusus untuk kegelisahan nya, sepertinya kejadian dimasa lalu terus menghantui hidupnya, istri mu pernah meminta obat penenang dan obat tidur pada ku tempo hari,juga pernah ikut terapi dengan salah satu dokter di rumah sakit pusat"


"Mereka bilang dia melewati masa-masa Sulit sejak dia masih kecil"


"Kecelakaan, pembunuhan dan penculikan"


setelah berkata begitu Joyce menepuk pelan pundak tristan.


"Jangan kasar kepada nya, dia terlihat kuat di luar nyatanya di dalam dia begitu rapuh"


seketika tristan menelan salivanya, menatap wajah lana Lan yang masih tertidur pulas di atas kasur nya.


********

__ADS_1


Secara berlahan Lana Lan mencoba untuk membuka bola matanya, rasa sakit dikepalanya jelas masih terasa, dia ingin bergerak namun dia baru sadar tangan seseorang tengah melingkar di pinggang nya.


Lana Lan Menoleh secara berlahan, sang suami tampak tertidur disamping nya.


Sejenak Lana Lan diam, menatap dalam wajah Tristan, bola matanya tiba-tiba berkabut.


Benarkah kamu Kris ku? lalu kenapa kamu tidak mengenali ku Kris? kau tahu berapa lama aku menunggu? kau sama sekali tidak datang waktu itu.


batin Lana Lan pelan, menyentuh pelan wajah Tristan.


seketika dia terisak menatap dalam wajah laki-laki itu.


Tristan jelas terkejut, langsung membuka pelan bola matanya.


"Sayang?"


"Ada apa?"


"Bangunlah dulu, kita harus mendapatkan makan malam hmm"


Lana Lan menggeleng pelan, dia tetap berusaha memejamkan matanya, dia sama sekali tidak lapar, di kepala nya saat ini jelas ada berbagai macam kegelisahan, pemikiran yang berkecamuk menjadi satu, soal shain, wanita yang kata nya mommy shain, Helena dan entahlah, rasanya kepala nya ingin pecah saat ini.


Tristan tampak diam, membiarkan Lana Lan kembali terlelap dalam tidurnya, mencoba memeluknya secara berlahan dan begitu dalam mendominasi.


"Tidurlah, semua InsyaAllah akan baik-baik saja"


ucap Tristan sambil menepuk-nepuk punggung Lana Lan.


Pada akhirnya Lana Lan kembali terlelap dalam tidur nya, mencoba melupakan Sejenak kegelisahan, pemikiran kacau dan perasaan bertalu-talu dihatinya.

__ADS_1


*********


"Tidak...Han..Han..no"


"Hill...hill..."


Tubuh Lana bergetar hebat, dia mengalami mimpi buruk itu lagi, sekelompok penculik, si kembar yang salah satu nya sekarat hampir mati, krisnya, anak gadis Indonesia itu, kematian orang tua nya, semua seakan berjalan memutar didalam mimpinya.


"Senyawa..tidak...Kris..Kriss..."


keringat dingin jelas membasahi tubuh dan wajahnya, Lana Lan terus meracau tidak jelas.


"Lana....Lana..."


Tristan yang terkejut langsung tersentak dari tidurnya, dia dengan cepat mencoba membangun kan Lana Lan dari tidurnya.


"Sayang...sayang...bangun"


Tristan mencoba membangunkan Lana Lan, menepuk-nepuk pelan wajahnya.


"Ha.....ah..."


seketika tarikan nafas Lana Lan Terdengar begitu panjang, lantas bola mata Lana Lan terbuka, dia seperti orang yang linglung, menatap nanar wajah Tristan untuk waktu yang cukup lama.


Tristan langsung memeluk erat tubuh Lana Lan, ingatannya soal perkataan Joyce terus terngiang di telinganya.


Lana Lan butuh dokter terapi yang baik dan handal


ada apa dengan istri nya dimasa lalu?

__ADS_1


apakah kejadian penculikan itu menciptakan trauma mendalam padanya? atau ada hal lain yang sama sekali tidak dia ketahui?


__ADS_2