Pengantin Kembar Pengganti CEO Iblis

Pengantin Kembar Pengganti CEO Iblis
Perempuan tulang rusuk nya laki-laki


__ADS_3

Dibandingkan Lana lan sebenarnya Tristan dan Gao lah yang paling merasa bersalah, bahkan saat Tristan mencoba mendatangi Gao, laki-laki itu memukul dinding rumah sakit hingga tangan nya berdarah, menyalahkan diri sendiri kenapa tidak lebih cepat membawa mobil nya malam itu.


Padahal realita nya kecepatan mobil yang di bawa Gao jelas sudah melewati kecepatan, sudah mirip seperti pembalap liar, tapi kesulitan mereka adalah ketika mereka melewati tiap-tiap pintu jalan tol, Mereka kesulitan mengantri dan mempercepat langkah, bahkan mereka sudah nyaris putus asa mengejar langkah Lana lan yang sejak awal memang tertinggal begitu jauh dari mereka.


Sebab saat mendapat kan berita Ayana menghilang mereka melesat menuju ke arah rumah sang jendral, ayah laki-laki yang menculik Ayana, jelas begitu berlawanan arah dengan posisi dimana laki-laki itu membawa Ayana dan dimana posisi Lana lan mengejar Ayana.


Gao jelas lebih terluka dan tertekan keadaan nya.


Tristan kembali melesat menuju ke arah musholla, mencoba mengambil air wudhu nya dan menunaikan sholat Dhuha nya.


Begitu masuk ke dalam musholla Keheningan jelas terasa meskipun ada beberapa orang yang ada di sana, tristan secepat kilat mencari posisi yang tepat, Kemudian laki-laki itu mulai fokus pada kegiatan nya.


Cukup lama laki-laki itu duduk di antara 2 sujud nya hingga akhirnya Tristan menyelesaikan sholat Sunnah nya, satu adegan yang mungkin belum tentu dia dapatkan lagi kedepannya di mana dia mendapati sosok gao yang duduk disampingnya, laki-laki itu hanya mengulas senyum kecil nya lantas Mereka saling mengulur kan tangan, kemudian diam didalam kebisuan.


Tidak ada pembicaraan khusus yang terjadi di antara mereka, yang jelas mereka larut dalam pemikiran masing-masing, memikul beban yang berbeda dengan ujian Yang jelàs berbeda juga.


Satu pasangan baru saja kehilangan cahaya kehidupan mereka, satu pasangan lainnya harus berjuang untuk membuat pasangan nya tidak menyalahkan diri nya atas kejadian yang terjadi tepat di depan matanya.


Yah Lana lan nya mengalami Gangguan stress pascatrauma yang ditandai dengan kegagalan untuk pulih setelah mengalami atau menyaksikan peristiwa yang mengerikan.


Kondisi ini bisa berlangsung berbulan-bulan atau bertahun-tahun, dengan pemicu yang dapat membawa kembali kenangan trauma disertai dengan reaksi emosional dan fisik yang intens.


Selain kenangan masa lalu di peristiwa penculikan mereka dulu kembali menyeruak dalam ingatan Lana Lan, stress pascatrauma karena kejadian Ayana juga membuat sang istri semakin kehilangan kendali atas dirinya, padahal kondisi Lana lan sedang hamil muda.


Tristan memilih tidak menceritakan keadaan Lana lan saat ini pada siapapun, bahkan dia meminta Frey adik bungsu gaohan juga Zoe agar menutup rapat-rapat mulut mereka soal Lana lan.


"Semua akan baik-baik saja, setelah kembali dari Indonesia aku akan membawa Lana lan untuk dirawat oleh beberapa tim medis di Prancis, Joyce dan doktor John akan membantu kami mengatasi semua keadaan"

__ADS_1


Hany itu kata-kata yang bisa tristan ucapkan pada Frey dan Zoe.


Dia hanya butuh menunggu kondisi Lana lan menjadi sedikit stabil, menunggu jemputan dari Eliot untuk membawa doktor dan perawat khusus sebab dia membutuhkan mereka untuk menghandle Lana lan nanti selama diperjalanan pulang menuju ke Prancis.


Setelah larut dalam diam Mereka, Gao tampak berpamitan lebih dulu kemudian disusul Tristan yang ikut keluar dari musholla tersebut.


Dan Tristan baru benar-benar menemui Gao di keesokan pagi nya, di kala mereka mendapatkan kopi hangat di pagi hari.


Mereka duduk di taman belakang rumah sakit menatap lurus ke arah depan dimana rerumputan hijau tampak membentang luas di sana.


Sinar matahari mulai bergerak secara perlahan dari posisi semula nya, di beberapa sudut beberapa orang duduk di kursi-kursi taman yang memang di siapkan oleh pihak rumah sakit.


Beberapa kali Tristan dan Gao Tampak menyesap kopi merek, bahkan Gao beberapa kali menghisap dan membuang asap rokok nya.


"Semua akan baik-baik saja Gao"


"Maafkan aku, karena melibatkan istri mu"


Tristan tersenyum, menoleh ke arahnya kemudian kembali menatap ke depan.


"Bukankah kita saudara? saling membantu disaat kesusahan"


Gao hanya diam, bola matanya ikut menatap kedepan, pandangan nya jelas menerawang entah kemana.


"Mungkin ini karma atau ujian ku untuk terus Istiqomah"


Ucap Gao kemudian.

__ADS_1


Tristan tampak diam mendengarkan ucapan Gao


"Kau tahu Kris? istri ku sering berkata"


"Adanya ujian dalam hidup kita juga merupakan peringatan bagi kita agar kita tak pernah lupa akan keberadaanNya. Seberat apapun ujian yang kamu terima, itu adalah tanda bahwa Tuhan sangat menyayangimu. Ujian tersebut juga merupakan cara Tuhan untuk membuat kamu lebih kuat dalam menjalani kehidupanmu. Ketika kamu mampu melewati setiap ujian yang menimpa dengan sabar, kuat dan penuh penerimaan, dipastikan bahwa kamu akan menemukan kebahagiaan yang tiada taranya"


"Dan sesungguhnya Kami memberikan cobaan kepada kalian, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar." (QS. Al Baqarah: 155) "Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas." (QS. Az Zumar: 10)"


"Tuhan Tak Akan Menguji HambaNya di Luar Batas Kemampuannya"


"Ketika kamu menerima ujian, percaya saja bahwa Tuhan telah mempercayakan kamu bahwa kamu bisa melewati setiap ujian yang diberikanNya. Tuhan, tak akan pernah menguji setiap hambaNya dengan ujian yang tak bisa diselesaikan oleh hambaNya tersebut. Adanya ujian, rasa kecewa yang mendalam dan kesedihan yang menyiksa jiwa serta raga sebenarnya adalah sebuah ketetapan yang diambil Tuhan agar kita bisa menjadi pribadi yang lebih kuat. Menjadi pribadi yang tak pernah menyerah dan pribadi yang gampang putus asa"


"Jika kamu pernah berpikir bahwa hidupmu tak lebih bahagia dari orang lain di sekitar kamu, lihat lagi orang lain yang lebih susah dari kamu. Sesusah dan sesedih apapun ujian yang sedang kamu hadapi, masih banyak orang-orang di luar sana yang ujiannya lebih berat dari yang kamu alami. Hanya saja, orang lain di luar sana mungkin saja bisa senantiasa sabar dan menampakkan wajah bahagia karena mereka percaya Tuhan akan selalu bersamanya. Mereka percaya bahwa Tuhan tak akan memberikan ujian di luar batas kemampuannya."


Setelah mengatakan apa yang pernah di ucapkan sang istri nya pada Tristan, Gao langsung menoleh ke arah laki-laki itu.


"Tapi ujian ini benar-benar luar biasa Kriss"


Bola mata Gao tampak berkaca-kaca.


Secepat kilat tristan merangkul tubuh laki-laki itu, bisa dia dengar isakan dibalik bibir Gao, bahkan tubuh laki-laki itu terus bergetar.


Tristan tahu betul siapa Gao dimasa lalu, laki-laki itu dan dirinya jelas orang yang sama, tapi siapa tahu seorang perempuan bisa mengubah kehidupan seseorang seperti mereka.


Perempuan sang tulang rusuk nya laki-laki.


terdengar klise tapi itulah realita nya, mereka berubah hanya karena seorang perempuan yang mereka panggil istri.

__ADS_1


Rasulullah saw bersabda, "Berilah nasihat yang baik pada perempuan karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk, dan yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah pangkalnya. Jika kamu coba meluruskan tulang rusuk yang bengkok tersebut, maka dia akan patah. Namun jika kamu biarkan, maka dia akan tetap bengkok.


__ADS_2