Pengantin Kembar Pengganti CEO Iblis

Pengantin Kembar Pengganti CEO Iblis
Rasa yang berbeda


__ADS_3

Seketika bibir Meraka bertaut membuat Tristan berfikir kenapa sang istri jauh lebih agresif, dimulai dari di dalam mobil tempo dulu pada kejadian shain dan Helena hingga ke sekarang pun sama bahkan Lana Lan dengan gerakan begitu menggoda membuat diri nya menggila.


"Oh sayang, kau membuat ku kehilangan kendali".


Ucap Tristan cepat saat Lana lan dengan gerakan nakal menyapu seluruh area leher hingga berlabuh menuju ke dada dan inti nya.


Bahkan tanpa sungkan-sungkan Lana Lan melepaskan semua pakaiannya dan pakaian Tristan dengan gerakan yang begitu lincah.


Sepersekian detik kemudian Lana Lan mendorong tubuh nya agar berbaring di atas meja makan.


"Sayang ini gila, yakin mau melakukan nya di dapur?"


Tristan bertanya sambil mengerutkan dahinya.


"Hmmm bukankah kita belum pernah melakukan nya?"


Suara Lana Lan jelas terdengar begitu menggoda dibalik telinganya, lantas dengan gerakan cepat Lana Lan menggigit ujung telinga Tristan, menyapu telinga nya dengan lembut kemudian terus menyapu nya hingga ke tiap sudut lehernya.


Bahkan seolah-olah kali ini Lana Lan yang memimpin permainan, tangan kanan Lana Lan jelas mulai bergerak lincah memainkan yang dibawah sana, sedangkan bibir mereka terus bertaut dengan sempurna, saling menyesap bahkan saling berbelit didalam sana.


Saat gerakan tangan Lana Lan semakin cepat dibawah sana,bahkan tanpa sungkan Lana Lan beralih menggunakan mulutnya membuat Tristan merasakan jika ini adalah waktu nya pelepasan.


Sepersekian detik kemudian sesuatu benar-benar keluar dari bawah sana.


Lana Lan tampak senang, kembali bergerak ke atas, menautkan kembali bibir mereka, Kedua tangan Tristan hanya mampu menyentuh kedua belah wajah Lana Lan, menikmati permainan mereka dalam keheningan malam, sesekali jemari Tristan bermain di dada Lana Lan, atau bahkan turun menuju ke bawah sana.


Kali ini Tristan yang mencoba memuaskan Lana Lan, li..dah. nya bergerak cepat menuju ke arah bawah sana, mulai memainkan dengan nakal dan memaju mundurkan nya dengan gerakan sempurna.


Suara sesapan, rengekan atau bahkan de..sa..Han manis dan manja terus meluncur dari arah bibir Lana Lan, membuat perasaan Tristan semakin menggebu dan adrenalin Tristan semakin terpacu.

__ADS_1


"Nggg...akhhh"


Lana Lan jelas benar-benar pandai menaikkan suasana menjadi semakin memanas di antara mereka.


"Kris"


Dan Tristan semakin cepat memainkan dirinya dibawah sana, dia tahu ini waktunya pelepasan sang istri.


Dan benar saja, beberapa waktu kemudian sesuatu terasa tumpah dan Tristan yakin Lana Lan telah siap dengan Semua nya.


Sepersekian detik kemudian Tristan Dengan gerakan cepat naik ke atas, menyambar bi..bir Lana Lan, menyesap nya berkali-kali sambil di bawah sana mulai siap untuk menyatu dengan sempurna.


"Akhh"


Rengekan Lana Lan terdengar indah, saat Tristan mulai melakukan penyatuan, jemari indah itu secara perlahan mencengkeram lengan Tristan. Tidak tahu kenapa Lana Lan merasa dibawah sana menjadi begitu penuh dan sesak tidak seperti biasanya, seakan-akan ada sesuatu yang tertekan didinding rahim nya.


Tapi Tristan seperti biasa bukan type laki-laki yang suka tergesa-gesa, mencoba membuat Lana lan merasa nyaman lebih dahulu baru Bergerak dengan ritme sempurna nya.


Tristan bertanya sambil menatap dalam bola mata Lana Lan.


Sang istri menggeleng pelan.


"Bergeraklah"


Pada akhirnya Tristan mulai bergerak, memompa dirinya dan membawa Lana Lan terbang menuju ke awan-awan, sesekali bi..bir mereka bertaut, saling menyesap bahkan jemari mereka pun tidak tertinggal saling bertaut sempurna.


Semakin Tristan memompa dirinya, semakin terdengar jelas rengekan manja dari bibir Lana Lan yang membuat Tristan semakin intens dan bersemangat memompanya.


Hingga pada akhirnya Lana Lan mulai memberikan kode pada sang suami.

__ADS_1


"Kriss... aku"


Sang istri akan sampai pada pelepasan nya.


"Oh..Bersamaโ€


Bisik Tristan Pelan.


Dia memompa dengan gerakan cepat, membiarkan mereka merasakan ritme indah menuju Waktu pelepasan bersama.


Hingga pada akhirnya cengkraman Lana Lan semakin mengencang di tangannya, yang menyatakan dia telah mendapatkan pelepasan nya hingga pada akhirnya Tristan ikut merasakan pelepasan milik nya juga.


"Oh sayang"


Tristan mencium lembut bibir Lana Lan.


Tapi sesi itu belum sepenuhnya selesai, Lana Lan bahkan meminta satu sesi penuh kembali ke pada sang suami.


Tristan terkekeh, dengan cepat menyambar kembali bibir sang istri dan dengan senang hati melayani Lana Lan sesuai keinginan nya.


*******


Catatan \= Maafkan lah Outhor pagi-pagi kasih bonus hareudanggg ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜˜๐Ÿ’‹


ada yang bertanya saat di Indonesia Lana Lan menyelamatkan Ayana di acara 7 bulanan dan baru ketahuan hamil di novel sebelah.


Jawaban nya Betullll โฃ๏ธ๐Ÿ’—๐Ÿ˜˜๐ŸŽ‰


Nanti disini sudut pandang cerita nya akan berbeda, kalau di Ayana sudut pandang Ayana dan Gao, di sini jadi sudut pandang Tristan dan lana lan yaaaa.

__ADS_1


Maafkan lah Outhor yang lamban up nya, subhanallah sebab banyak sekali novel yang harus outhor rampungkan, sampai mumet cari ide nya๐Ÿ˜‚๐Ÿคฃ๐Ÿ˜˜


__ADS_2