PENGKHIANATAN CINTA

PENGKHIANATAN CINTA
BAB 42. Nasihat Umi


__ADS_3

Azzura menceritakan kisahnya pada umi Qulsum tanpa ada yang di tutupi lagi. Sebelumnya Azzura tidak pernah menceritakan masalah pribadinya kepada orang-orang. Namun, kali ini Azzura bingung dan tidak bisa berpikir jernih. Pikirannya kacau, kesedihannya begitu dalam, sekalipun ia tersenyum hatinya merasa todak tenang dan pikirannya terus tertuju kepada masalah yang ia hadapi.


"Azzura sayang, dengarkan Umi, Nak." Umi Qulsum mengelus kepala Azzura yang sedang ia peluk, lalu melepaskannya dan menghapus air mata di pipi Azzura. "Sebenarnya bersedih dibolehkan dan memiliki dampak baik bagi tubuh, yakni dapat membersihkan racun dan meluapkan emosi yang terpendam. Akan tetapi, kesedihan juga dapat berdampak buruk jika terjadi berlarut-larut. Kesedihan yang berlarut dapat membuat seseorang melupakan Tuhannya hingga melukai diri sendiri."


"Terkadang kita lupa bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara. Dan tanpa disadari dunia ini menjadi tujuan hidup kita. Padahal kehidupan yang sebenarnya baru akan kita jalani setelah meninggal nanti, yakni di akhirat. Dengan menyandarkan hidup kita pada akhirat kita akan lebih lapang dada ketika diberi cobaan oleh Allah SWT. Maka dari itu, serahkan semuanya kepada Allah dan pasrahkan semua dengan lapang dada," sambung umi Qulsum.


"Umi, jujur, Azzura selalu merasa tidak tenang, dan pikiran ku selalu kemana-mana hingga aku pun lupa pada Tuhanku. Umi, Azzura bimbang, Azzura tidak tahu harus apa lagi. Satu sisi Azzura sakit hati banget, tapi di sisi lain Azzura masih cinta sama Chiko. Aku menyesal telah menikah dengan Chiko. Aku pikir dia itu setia, tapi ternyata ..." Azzura masih terisak kecil. Umi Qulsum terus mengusap punggung Azzura berusaha untuk menenangkan.

__ADS_1


"Jangan menyesali apa yang terjadi pada dirimu. Ketika kegagalan terjadi pada hidup kita, tentu perasaan menyesal akan timbul. Penyesalan yang berlebihan dapat membuat kita menjadi sedih. Lupakanlah kesalahan yang membuat kita menjadi sedih dan menyesal. Lakukan yang terbaik di kemudian hari agar hasil yang kita dapatkan akan lebih maksimal. Kegagalan yang kita terima janganlah disesali atau ditangisi, akan tetapi jadikanlah kesalahan atau kegagalan tersebut sebagai sebuah pelajaran."


"Perlu kita sadari betapa beruntungnya diri kita. Lihatlah orang-orang di sekeliling kita. Masih banyak orang yang kurang beruntung daripada kita. Janganlah bersedih. Jadikanlah itu sebagai acuan dan semangat untuk mendapatkan hal yang lebih baik. Bersandar pada Allah adalah sebuah pilihan terbaik dan Allah tidak akan pernah mungkin mengecewakan hamba-hamba-Nya yang taat kepada-Nya. Kerjakan perintah-Nya dan berpasrah kepada Allah. Niscaya kebahagiaan akan datang kepada kita."


"Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini adalah atas kehendak Allah SWT. Penilaian baik dan buruk suatu peristiwa yang menimpa kita adalah diri kita sendiri. Oleh karena itu, percayalah bahwa Allah senantiasa memberikan kebaikan kepada kita. Dan hendaklah kita menyandarkan segalanya kepada Allah agar tidak menimbulkan kekecewaan."


"Dan janganlah kamu berlebihan mencintai hamba Allah karena itu hany akan mengurangi cintamu terhadap tuhanmu, tapi cintailah Tuhanmu niscaya mereka akan mencintaimu. Kalau kamu merasa tidak tenang, coba kamu banyak istighfar, dzikir, dan kalau perlu baca Al-Qur'an." Umi Qulsum melupakan kalau Azzura bukan sepertinya. Namanya sudah usia enam puluh lima tahun seringkali lupa.

__ADS_1


"Umi, boleh aku minta sesuatu?"


"Tentu saja, Nak. Dengan senang hati Umi akan memberikannya selama Umi mampu."


Azzura menarik nafas dalam-dalam lalu membuangnya secara perlahan. Dia sudah mengambil keputusan sedari lama dan baru kali ini akan mengungkapkan keinginannya. Dia sudah mempertimbangkan segalanya dan sudah memikirkan konsekuensi yang akan ia terima. Dia memejamkan mata seraya berkata, "Umi ... bimbing aku ke jalanmu dan ajarkan aku tentang agamamu!


Deg...

__ADS_1


"Azzura, kamu ..." Umi Qulsum tidak dapat mempercayai ini semua. Azzura memutuskan pindah? Apa dia tidak salah dengar?


"Ini keputusanku, ini keinginanku dari lubuk hatiku paling dalam. Tanpa ada paksaan, tanpa ada penekanan dari siapapun, ini pilihanku dan ini keyakinan ku."


__ADS_2