Pengkhianatanmu Kebahagiaan Untukku

Pengkhianatanmu Kebahagiaan Untukku
Seasons 2. 12 Penjelasan Bimo


__ADS_3

Semuanya nampak menatap ke arah Bimo menanti jawaban dan cerita apa yang akan ia katakan.


" Katakan Bang! Sebenarnya ada apa? Apa kamu mengkhianati Qiran Bang? Kalau sampai itu terjadi tidak ada kata maaf untukmu Bang!" Desak Dera.


" Mama hiks." Qiran memeluk Dera.


" Tenanglah sayang! Mama akan selalu ada untukmu, jika benar Bang Bimo mengkhianatimu, Mama tidak akan melarang keputusanmu untuk berpisah dengannya, karena pengkhianat tidak akan pernah bisa di maafkan." Tegas Dera mengusap rambut putrinya.


" Aku tidak pernah mengkhianati princes." Sahut Bimo.


" Sebenarnya aku hanya membantu menjaga kondisi Maya supaya tetap stabil." Sambung Bimo.


Ketiga orang di sekitarnya mengerutkan keningnya.


" Sayang dengarkan Mas baik baik ya!" Bimo menatap Qiran.


" Maya mengalami depresi berat karena di tinggal pergi oleh suaminya, suami yang sangat di cintainya mengalami kecelakaan tragis hingga meninggal dunia di depan matanya, dia sangat terpukul hingga menyebabkan mentalnya terganggu, berulang kali dia melakukan percobaan bunuh diri beruntung selalu ada yang memergokinya, saat dia tahu kalau dirinya hamil, beban pikirannya bertambah, entah apa yang dia pikirkan sampai membuat dia sering berteriak histeris, saat aku membawanya ke rumah sakit jiwa, dokter mengatakan kalau Maya nyaris gila... Aku sangat iba melihat keadaannya yang seperti itu, dokter menyarankan kalau ingatan masa lalu Maya harus di hilangkan melalui metode terapi, kalau tidak Maya bisa benar benar gila, aku mengikuti saran dokter demi kebaikan Maya dan anak dalam kandungannya." Terang Bimo.


Bimo menghela nafasnya pelan.


" Tapi setelah therapi itu berhasil, yang membuat aku tidak mengerti adalah, Maya sedikit melupakan kejadian tentang suaminya namun yang dia ingat justru aku yang menjadi suaminya, saat dia melihatku tiba tiba dia memelukku dan memanggilku sayang, awalnya aku ingin menjelaskan siapa aku dan bagaimana hubungan kami, tapi dokter melarangku, dokter mengatakan kalau untuk saat ini biarkan Maya mengikuti ingatan barunya, biarkan dia merasa tenang dulu, setelah dia normal seperti sedia kala, baru aku boleh menjelaskan semuanya." Sambung Bimo.


" Astaga... Aku turut prihatin atas keadaan Maya Bang." Ucap Dera.


" Maafkan aku! Maafkan Mas sayang! Saat Mas berbohong untuk ke puncak, Mas ke rumahnya karena dia kembali histeris setelah Mas tidak mengunjunginya selama dua hari, dia selalu mengatakan aku mencintaimu, dan Mas terpaksa membalasnya dengan mengatakan aku mencintaimu juga, Mas tidak mau dia menaruh curiga, Mas berbohong masalah chat, sebenarnya Mas chatan sama dia karena kalau tidak di balas dia bisa histeris lagi, dia mengira kalau aku meninggalkannya, Mas juga tidak tahan memerankan peran ganda seperti ini sayang... Tapi Mas tidak berdaya, Mas tidak mengatakan apa apa padamu karena Mas menjaga perasaanmu, Mas tidak mau kamu merasa tersakiti dengan sikap Mas, Mas pikir kamu tidak akan pernah tahu akan hal ini, tapi sepertinya kau lebih cerdik dari Mas, maafkan Mas sayang, Mas bersalah padamu." Ucap Bimo menyesali perbuatannya.


" Kau tidak mengatakannya kepadaku karena kau tidak mau aku menemui aunti Maya dan mengatakan yang sebenarnya Om, bukan menjaga perasaanku, kau munafik! Kau menikmati peranmu dengan baik kan?" Sahut Qiran.


" Tidak sayang! Bukan seperti itu! Aku bahkan berusaha untuk membuat jarak di antara kami, aku ingin mencoba menjauhinya tapi apa yang terjadi? Saat aku tidak membalas chat dan tidak mengangkat teleponnya, Maya gelisah, dia ingin mencariku, dia berlari menuruni tangga dan terpeleset di sana, dia jatuh dan pada akhirnya dia mengalami keguguran, semalam dia tidak mau aku tinggal, aku takut dia histeris lagi... Itulah sebabnya aku tidak pulang, Mas mau mengabarimu tapi ponsel Mas lowbat sayang, ponsel Mas mati, Mas juga tidak membawa charger." Ucap Bimo.

__ADS_1


Bimo mendekati Qiran, ia berlutut di depan Qiran dan menggenggam tangannya.


" Sayang percayalah! Tidak ada wanita lain di dalam hati Mas, Mas sangat mencintaimu dari dulu, sekarang dan sampai nanti Mas akan pastikan kalau hanya kamu di hati Mas, Maya temanku sejak kecil, sejak lulus SMA, kami sudah sangat lama tidak bertemu, Mas tidak menyangka kalau pertemuan kami begitu menyedihkan, Mas harus bertemu Maya dalam keadaan seperti ini, dia tidak punya siapa siapa di dunia ini sayang, Mas hanya membantunya saja, Mas tidak ada hubungan apa apa dengan Maya maupun bayinya, Mas masih tersegel sayang... Mas mohon maafkan Mas! Jangan pernah meminta pisah dari Mas! Mas tidak sanggup hidup tanpa dirimu hiks.... Maafkan Mas sayang, Mas menyesal karena Mas telah membohongi dan melukai hatimu, maafkan Mas hiksss." Bimo menundukkan wajahnya ke pangkuan Qiran.


Qiran tidak tahu harus berbuat apa, hatinya terlanjur sakit dan apapun penjelasan Bimo tidak bisa ia terima. Ia takut ada kebohongan yang Bimo sematkan di dalam ceritanya. Pada dasarnya memang Qiran gadis yang keras kepala.


" Sayang apa kau tidak mau memaafkan kesalahan Mas?" Bimo mendongak menatap Qiran.


" Aunti Maya menganggapmu sebagai siapa?" Tanya Qiran.


" Dia menganggapku sebagai suaminya, Bimantara." Sahut Qiran.


" Apa yang dia panggil Bim itu untuk suaminya?" Qiran bertanya lagi.


" Ya.. Kebetulan nama kami hampir sama, Abimana dan Bimantara, kami sama sama di panggil Bim... Bimo dan Bima." Sahut Bimo.


" Apa setelah mendengar penjelasan dari Mas, kamu mau memaafkan Mas?" Bimo mendongak menatap Qiran.


" Jika hanya dengan kata maaf saja bisa menyelesaikan masalah, maka aku akan melakukan kesalahan yang sama denganmu." Ucap Qiran.


Bimo menghela nafasnya pelan.


" Kalau pun aku memaafkanmu dan memberikan pilihan kepadamu, kau pasti lebih memilih aunti Maya, kau pasti tidak mau meninggalkan dia dalam keadaan seperti ini, setelah ini kalian akan semakin dekat, dan aku akan sakit hati lebih jauh lagi, maafkan aku! Aku tidak bisa menerimamu selama kau masih terikat dengan wanita lain, apapun nama hubungan itu tapi aku tidak menyukainya, kedekatan antara wanita dan pria pasti akan menimbulkan hubungan yang lebih dari sebatas teman."


" Tidak sayang... Mas hanya menganggapnya teman saja, sahabat." Sahut Bimo.


" Buktinya kau lebih mengutamakan persahabatan dari pada pernikahan, dia bukan sahabatmu, dia bukan temanmu, tapi dia mantan pacarmu!" Tekan Qiran.


" Bukan sayang, kami hanya bersahabat saja." Sahut Bimo.

__ADS_1


" Faktanya pada saat dia mengatakan itu, kau tidak menyangkalnya Om Bimo yang terhormat! Sekarang silahkan pergi dari sini dan rawatlah sahabatmu itu! Dia akan histeris kalau kau terlalu lama meninggalkannya, atau bahkan dia akan mati."


" Qirani!" Bentak Bimo tanpa sadar.


Ketiga orang di sekitarnya berjingkrak kaget.


" Ma.. Maafkan Mas!" Ucap Bimo setelah menyadari kesalahannya.


" Kau lihat Pa! Bagaimana peringai orang yang kau bangga banggakan sebenarnya, orang yang begitu kau percaya tidak akan menyakitiku, tapi hari ini dia sangat menyakitiku hanya karena SAHABATNYA, dia membentak istrinya karena dia tidak rela aku mengatakan jika sahabatnya akan mati saat di tinggalkannya, dia tega berbohong kepadaku demi sahabatnya, aku percaya pada kalian semua... Tapi kalian merusak kepercayaanku!" Ucap Qiran.


Qiran menatap Bimo.


" Bahkan aku tidak percaya dengan semua cerita yang telah kau ucapkan Tuan Bimo yang terhormat." Qiran beranjak meninggalkan Bimo dan kedua orang tuanya.


Bimo menatap kepergian Qiran dengan perasaan sedihnya.


" Kau telah membuat kesalahan besar Bimo, kau mengkhianati kepercayaan putriku, aku sangat kecewa kepadamu! Aku sangat percaya padamu tapi kau merusak kepercayaan itu, aku tidak pernah menyangka jika kepercayaanku akan di pertanyakan oleh putriku sendiri." Erlan bangkit meninggalkan Bimo di ikuti Dera di belakangnya.


Bimo menarik kasar rambutnya. Ia tidak tahu harus berbuat apa. Ia merasa terpojok dengan semua yang ia lakukan sendiri. Ia menyesal telah membuat Qiran dan kedua orang tuanya marah.


" Sayang... Mungkin saat ini kau sedang di liputi amarah, setelah amarahmu reda, Mas berharap kau mau memaafkan Mas."


Di maafin nggak nih?


Jangan lupa tekan like koment vote dan hadiahnya biar author makin semangat ya...


Terima kasih untuk readers yang salu mensupkrt author semoga sehat selalu...


Miss U All....

__ADS_1


TBC....


__ADS_2