Pengkhianatanmu Kebahagiaan Untukku

Pengkhianatanmu Kebahagiaan Untukku
Seasons 2. 37 Berkunjung ke rumah Bimo


__ADS_3

Hari ini Sam mengajak Lovely ke rumah Bimo untuk menjenguk babby nya. Mereka berdua menaiki mobil untuk sampai di kediaman Bimo. Sesampainya di sana Lovely langsung masuk ke kamar Qiran, setelah di persilahkan oleh Bimo tentunya.


" Hai Qi." Sapa Lovely menghampiri Qiran yang sedang menyusui Bian.


" Hai Lovely, sama siapa kamu ke sini?" Tanya Qiran menatap Lovely.


" Sama Sam." Sahut Lovely duduk di tepi ranjang.


" Ih babby lo cantik banget sih Qi, jadi pengin nyubit pipinya deh." Ujar Lovely gemas.


" Mas Bimo akan memotong tanganmu kalau sampai itu terjadi, dia posesif banget kalau masalah Bian. Bian nggak boleh gini, nggak boleh sampai ini... Nggak boleh sampai itu, beuh..... Aku kadang sampai geleng geleng kepala melihat keposesifannya." Ujar Qiran.


" Itu namanya sayang Qi, dia tidak mau kalau anaknya sampai kenapa napa, so sweet tahu." Sahut Lovely.


" Iya sih, bahkan kemarin malam Bian hanya di gigit nyamuk aja ngomelnya nggak berhenti berhenti dari malam sampai malam lagi." Ucap Qiran.


" Ha ha ha nggak ke bayang gimana rasanya tuh telinga." Ujar Lovely tertawa.


" Eh gimana making lovenya? Lancar jaya pasti kan." Tanya Qiran membuat wajah Lovely berubah murung.


" Aku belum siap melakukannya Qi, aku masih ingin menikmati masa masa berdua dulu seperti orang pacaran gitu." Sahut Lovely.


" Oh gitu ya, berarti kalian lagi mode pdkt. Semoga berhasil Ly." Ucap Qiran di balas anggukkan kepala oleh Lovely.


Mereka mengobrol seputar masa masa sekolah dulu sampai ke masalah bagaimana menyenangkan suami.


" Kamu beruntung Qi punya suami yang sangat menyayangimu, tidak sepertiku. Aku mendapatkan Sam karena perjodohan, tanpa adanya cinta di antara kami." Ucap Lovely sedih.


" Tapi kamu mencintai Sam kan?" Tanya Qiran.


" Jujur dari dulu aku memang mencintainya." Ucap Lovely. Ia mengheka nafas pelan.


" Tapi Sam mencintai orang lain, padahal dia tahu kalau aku mencintainya dari dulu, aku selalu mencoba merebut hatinya tapi dia selalu menolakku. Dia bahkan tidak menolehku dari dulu sampai sekarang aku telah menjadi istrinya sekalipun." Ucap Lovely.


" Asal kau tahu Qi, aku mendekatinya dengan dua identitas, tapi dia tetap tidak bisa melihat ketulusan cintaku, sekarang aku tidak akan memberikannya cinta lagi namun kebencian Qi, kebencian yang mendarah daging di dalam tubuhku, apalagi setelah kejadian itu. Aku bersumpah setelah aku berhasil mendapatkan cintanya maka saat itu juga aku akan menunjukkan kebencianku padanya." Batin Lovely mengepalkan erat tangannya.


" Kamu yang sabar ya Ly! Ikatan pernikahan ini akan membuat Sam membalas cintamu. Aku yakin cinta Sam untukmu akan hadir seiring berjalannya waktu, kalian pasti akan hidup bahagia seperti aku dan Mas Bimo." Ucap Qiran memberikan suport pada sahabatnya.


" Aku harap begitu Qi, tapi jika memang Sam tidak bisa mencintaiku maka aku akan mundur di saat waktunya tiba nanti." Ucap Lovely.


" Itu hakmu Ly, aku tidak bisa melarangnya. Sebagai sahabat aku akan selalu mendukung keputusanmu." Ucap Qiran.

__ADS_1


" Terima kasih Qi." Sahut Lovely yang di balas anggukan kepala oleh Qiran.


Qiran membenarkan bajunya setelah Bian puas menyusu. Lovely yang merasa gemas mengelus elus pipi Bian dengan lembut.


" Kamu cantik banget sayang, besok kalau kamu sudah besar pasti kamu jadi rebutan para cowok cowok seperti mamamu." Ucap Lovely.


" Bisa aja kamu." Sahut Qiran.


Tiba tiba....


" Hai keponakan Om yang paling cantik." Sam masuk ke dalam bersama Bimo menghampiri mereka.


" Hai Om." Sahut Qiran.


Sam menatap Bian dengan seksama.


" Qi anakmu cantik banget, persis sama kamu yang cantiknya tiada tara yang mampu mengikat semua kalangan dari anak anak, remaja, dewasa bahkan om om juga terpikat sama kamu." Ucap Sam melirik Bimo.


" Sialan lo Sam, gini gini Om yang jadi pemenangnya. Buktinya Qiran lebih memilih Om daripada kalian yang masih muda." Sahut Bimo membanggakan dirinya sendiri.


" Qiran aja yang lagi tersesat Om, kalau Qiran udah ingat jalan dia pasti tidak mau sama om om sepertimu, dia pasti akan lebih memilih aku yang notabennya masih muda kuat dan perkasa." Ujar Sam mendapat pelototan dari Qiran.


" Aku sudah ungkapin semuanya ya Om kalau Om lupa." Ucap Sam.


" Telat!" Sahut Bimo.


" Om aja yang nyolong start, Qiran masih bocil aja udah di nikahi. Kali Om nunggu Qiran sampai tamat kuliah pasti dia nikahnya sama aku bukan sama Om."


" Sam." Bentak Qiran membuat mereka berjingkrak kaget.


" Sudah cukup! Apa kalian tidak mau berdebat di depan kami? Lagian apa yang kalian debatkan? Hal yang tidak penting. Kamu juga Sam." Qiran menatap tajam ke arah Sam.


" Di sini ada istrimu, bagaimana bisa kau mengatakan hal se menyakitkan itu. Apa kau tidak mengerti perasaannya? Tidak ada wanita yang rela mendengar suaminya berniat menikahi orang lain. Jika kalian dalam masalah, jangan bawa bawa aku ke dalam masalah kalian. Aku tidak mau terlibat di dalamnya." Ucap Qiran membuat ketiga orang di depannya bungkam.


" Apa kalian juga tidak lihat kalau Bian tidur? Nanti dia akan bangun karena mendengar kalian berdua bertengkar. Dari dulu kalau ketemu nggak pernah akur." Ucap Qiran ketus.


" Maaf!" Ucap Bimo dan Sam bersamaan.


Sampai di sini Lovely tahu perasaan Sam untuk siapa, tapi ia tidak mau ambil pusing dengan semua ini.


Sore hari Sam dan Lovely pamit pulang. Sam melakukan mobilnya menuju rumahnya dengan kecepatan sedang.

__ADS_1


Sesampainya di rumah, Lovely segera mandi. Selesai mandi ia duduk di atas ranjang bersandar pada head board sambil memainkan ponselnya. Sedangkan Sam tidak tahu kemana.


Drt drt....


Ponsel Lovely berdering tanda panggilan masuk. Melihat id pemanggil, Lovely berjalan menuju balkon.


" Halo." Ucap Lovely mengangkat panggilannya.


" Halo sayang, gimana rencanamu? Apa berjalan dengan lancar?"


" Masih di tempat, aku sudah bilang jangan hubungi aku kalau bukan aku yang menghubungimu lebih dulu." Ucap Lovely.


" Aku merindukanmu sayang, sudah lama kau tidak menghubungiku, lalu aku bisa apa? Apa aku harus menemuimu?"


"Berhentilah berbicara omong kosong seperti itu! Kalau sampai rencanaku gagal gara gara kamu, aku tidak akan pernah memaafkanmu." Ancam Lovely.


" Baiklah sayang maafkan aku! Aku tidak akan mengulanginya. Tapi setidaknya hubungi aku lewat pesan sayang supaya aku tidak mencemaskan keadaanmu."


" Baiklah aku akan mengirim pesan padamu, sekarang aku tutup dulu! Aku tidak mau sampai Sam memergoki ku sedang berbicara padamu." Ucap Lovely.


" Baiklah sayang, jika ada waktu segera temui aku. Aku mencintaimu."


Lovely menutup sambungan teleponnya.


" Benar benar pria gila!" Cebik Lovely menarik kasar rambutnya.


Lovely masuk ke dalam dan....


Deg....


" Ssss Sam....


Hayo kira kira Sam dengar nggak nih obrolan Lovely??????


Jangan lupa tekan like koment vote dan kasih 🌹yang banyak buat author


Terima kasih untuk readers yang telah memberikan suport pada author semoga sehat selalu...


Miss U All....


TBC....

__ADS_1


__ADS_2