Pengkhianatanmu Kebahagiaan Untukku

Pengkhianatanmu Kebahagiaan Untukku
Seasons 2.39 William Arganta


__ADS_3

" Maafkan aku sayang!" Ucap William mencium kening Lovely.


William merebahkan tubuhnya di samping Lovely, Lovely menjadikan bahu William sebagai bantalan.


Lovely tersenyum, walaupun William posesif dan suka memberikan ciuman padanya namun ia tidak akan menyentuh Lovely. Ia sangat menghargai Lovely sebagai wanita. Dan ia tidak akan melakukan hal yang merugikan Lovely.


William Argantara seorang pria berusia dua puluh lima tahun yang sangat mencintai Lovely Aresia sejak dulu. Awal pertemuan mereka saat Lovely masih SMP dan masih terlihat cupu. Tidak ada yang mau berteman dengannya kecuali William seorang.


Flash back On...


William melihat gadis SMP yang sedang di bully oleh teman temannya karena ia terlihat cupu. Sia berjongkok di tengah kerumunan teman temannya.


" Kau mencintaiku? Kau ingin menjadi kekasihku? Jangan mimpi gadis culun!" Bentak cowok yang bernama Sam.


Sia mendongak menatap Sam.


" Aku bisa mengubah penampilanku demi kamu Sam, aku mohon terima aku sebagai pacarmu." Ucap Sia tanpa malu.


" Lihatlah penampilanmu Sia! Kulit hitam buluk, rambut keriting, dan apa ini? Pakaianmu semuanya kedodoran, kau tidak layak di sebut sebagai cewek. Kau hanya membuat malu kaum hawa saja, seharusnya kau tidak usah sekolah di sini, atau kau tidak usah di lahirkan sekalian kalau hanya untuk membuat mata orang yang menatapmu sakit." Hina Sam.


" Ha ha ha ha." Teman teman lain tertawa lepas melihatnya.


" Apa di rumahmu tidak ada kaca? Bagaimana bisa gadis jelek dan miskin sepertimu berharap menjadi pacarku. Bahkan kau tidak pantas menjadi pembantuku Sia... Sadarlah siapa dirimu dan aku! Kita bagaikan langit dan bumi, kau tidak pantas untukku. Jadi berhenti berhayal yang tidak tidak karena sampai kapan pun kita tidak akan bisa bersama. Aku mencintai gadis cantik, modern dan setara dengan keluargaku." Ucap Sam membuat Sia sakit hati.


Sia berdiri di depan Sam sambil mengusap air matanya.


" Aku akan mengingat semua perlakuanmu ini Sam, suatu saat aku akan kembali ke dalam hidupmu dan membuatmu membayar semua penghinaan ini! Akan aku pastikan kau akan merasakan rasa sakit yang sama dengan rasa sakit yang aku rasakan saat ini, kau akan membayarnya Abrisam." Teriak Sia menunjuk wajah Sam.


" Memangnya lo bisa apa hah? Cewek miskin dekil item kaya' lo nggak bakal bisa menyentuh gue, kalau mau halu jangan ketinggian! Entar yang ada kalau jatuh sakit deh ha ha ha." Ucap Sam.


Semua teman teman Sam menertawakan Sia.


Sia berlari menjauh dari kerumunan teman temannya, William yang melihatnya segera mengikutinya. Sampai melewati sebuah taman, Sia duduk di salah satu bangku yang ada di sana.

__ADS_1


" Kenapa aku di lahirkan jelek seperti ini? Hiks... Kalau bisa menolaknya aku tidak mau di lahirkan dari keluarga miskin seperti orang tuaku sekarang. Aku ingin terlahir dari keluarga kaya yang bisa membiayai penampilanku. Aku juga ingin cantik, aku ingin bahagia, aku ingin hidup seperti orang orang pada umumnya tanpa harus menahan malu karena penampilanku. Jangankan buat ke salon, buat makan saja susah." Monolog Sia kembali mengusap air matanya.


" Jangan bersedih! Aku bisa membuatmu jadi cantik." Ucap William duduk di samping Sia.


" Siapa kau?" Tanya Sia menatap cowok keren yang mengenakan pakaian abu abu.


" Kenalkan aku William." William mengulurkan tangannya.


Sia hanya menatapnya.


" Tenang saja aku orang baik kok!" Ucap William.


" Sia." Sia membalas uluran tangannya.


" Aku akan membantu mengubah penampilanmu supaya kau tidak di bully lagi oleh teman temanmu." Ucap William.


" Benarkah?" Tanya Sia dengan mata berbinar.


" Tentu saja!" Sahut William.


" Sebenarnya kau cantik, cuma mereka aja yang buta." Ujar William.


Sejak saat itu Sia pindah sekolah, William membantu membiayai perawatan Sia sampai Sia tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik. Kulit putih mulus, rambut panjang lurus, mata hazelnut dan bibir merah menawan.


William menjadikan Sia pacar yang akan ia nikahi setelah dewasa nanti. William selalu menemani dan memanjakan Sia dengan kemewahan yang ia miliki. Sia merasa bahagia dengan perhatian William selama ini.


Saat SMA, Sia masuk di SMA yang sama dengan Sam dengan mengubah panggilannya menjadi Lovely. Ia ingin kembali mendekati Sam untuk membalaskan dendamnya. Sia pikir semua akan berjalan dengan mudah karena Sam tidak mengenalinya, tapi kenyataannya dia kembali mengalami kegagalan. Sam kembali menolaknya dengan alasan sudah mencintai gadis lain.


Setelah lulus sekolah Lovely bertemu dengan keluarga kandungnya yang ternyata orang terpandang. Sampai ia tahu jika orang tuanya berteman baik dengan orang tua Sam, ia mengusulkan perjodohan yang di setujui oleh kedua orang tuanya.


Awalnya William menolak keras ide Lovely yang menurutnya gila. William takut kalau Lovely kembali mencintai Sam dan berpaling darinya. Namun Lovely selalu menyakinkan William kalau ia tidak akan berpaling darinya, ini murni karena untuk membalaskan rasa sakit hatinya saja.


Flashback Off..

__ADS_1


" Kenapa senyam senyum begitu sayang? Apa yang sedang kau bayangkan?" Tanya William mengelus kepala Lovely.


" Aku sedang membayangkan awal pertemuan kita dulu Li, aku tidak menyangka kalau penampilanku akan berubah begini." Sahut Lovely.


" Tidak akan ada yang menyangka kalau kau Sia yang sering mereka bully. Karena memang kau bukan Sia, tapi kau adalah Lovelyku. Lovely kekasih William Arganta, gadis cantik, mungil dan sangat menawan di mataku." Ucap William mencium rambut Lovely.


" Aku sangat berterima kasih padamu Liam, karena kau rencanaku hampir berhasil." Ucap Lovely memeluk William.


" Apapun akan aku lakukan untukmu sayang, aku berharap kau bisa menepati janjimu kalau kau tidak akan jatuh cinta lagi sama Sam, aku tidak mau sampai kau meninggalkan aku, aku tidak mau sampai usaha dan penantianku selama ini jadi sia sia sayang, kau harus tahu kalau cinta dan hidupmu hanyalah milikku. Milik William Arganta." Ujar William.


" Aku berjanji tidak akan membuatmu kecewa Li, cintaku untuk Sam telah mati. Aku hanya mencintaimu, mencintai William seorang." Ucap Lovely.


" Terima kasih sayang." Ucap William.


" Malam ini tidurlah bersamaku! Aku tidak akan mendapatkan kesempatan seperti ini lagi." Ucap William.


" Tapi kalau Sam mencariku bagaimana? Dia akan curiga kalau aku menghilang begitu saja Li." Ujar Lovely.


" Anggap saja ini ujian untuknya, apakah dia merasa kehilanganmu atau tidak. Kau bisa tahu perasaannya setelah ini Love." Ujar William.


Lovely nampak sedikit berpikir, ada benarnya juga ucapan William.


" Baiklah aku akan menginap di sini bersamamu." Ucap Lovely.


William nampak tersenyum bahagia.


" Aku ingin melihat apakah kau merasa kehilanganku atau tidak Sam." Batin Lovely.


Keduanya tidur saling berpelukan menuju alam mimpi.


Jangan lupa tekan like koment vote dan kasih 🌹yang banyak buat author biar author makin semangat...


Terima kasih...

__ADS_1


Miss U All...


TBC....


__ADS_2