
Furya yang duduk di sana dan melihat ada 5 pria yang siap bertanding bertanya pada Jamal yang duduk di sebelahnya.
“Udah Ronde ke berapa?”
“Udah ke lima, kalau ini kita kalah lagi fix anak Jaguar yang menang minggu nih!”
“Ohhh...coba bos Ali gak sakit. Pasti menang lagi kita.”
Karena balapan ala geng motor di adakan hampir tiap minggu, jadi persaingan ketat memang sudah terjadi sejak lama.
Geng motor Furya yaitu Brotherhood selalu menempati posisi pertama di daerahnya berkat ketua mereka Ali yang jago balap.
Tapi karena Ali sedang cedera, Boby yang menggantikannya kesulitan menjaga pride geng mereka malam itu.
Setelah semua persiapa siap, akhirnya kelima pemuda nanggung yang menjadi wakil tiap geng memulai balapan.
Dari awal Boby terlihat dapat bersaing dan tak mau kalah.
Furya yang menonton juga di buat besemangat. Boby jelas tak kalah hebat dengan pembalap lain.
Namun jika di bandingan Ali, ada perbedaan jauh dari segi mental dan mekanikal di antara mereka.
“Anjir...seru juga.” Kata Furya yang melihat persaingan ketat dari ke 5 orang itu.
“Haduh, ayolah menang Bob! Udah abis banyak ini.” Kata Jamal yang takut kalah taruhan.
Furya yang menonton dari jauh dapat melihat semuanya dengan jelas.
Dengan penglihatan supernya, ia dapat mengikuti pergerakan motor yang sangat jauh dan cepat.
Lalu di satu momen, Boby tiba-tiba saja di serempet dan terjatuh.
Melihat ada yang terjatuh, semua penonton langsung heboh dan bersorak.
Furya yang melihat di tempat gelap itu Boby sengaja di senggol menjadi sedikit kesal.
Harusnya temannya itu bisa menang, tapi karena di curangi tepat di pembelokan akhir, Boby jadi kalah.
Bukan hanya kalah, bahkan ia juga mengalami luka.
Di bantu beberapa penonton, Boby yang sempat jatuh di tikungan akhir bukannya kesakaitan tapi langsung marah besar.
Ia juga mendekai Reyhan ketua geng Jaguar yang menyerempetnya.
“An*jing Lo. Sengaja lo ya main curang!”
“Apa sih goblok. Lu yang jatuh sendiri jangan nyalahin gue.”
Melihat pertikaian yang terjadi, semua orang mendekat dan mencoba memisahkan.
Balapan mingguan itu juga di adakan hanya untuk menjalin hubungan baik sesama gang motor di daerah mereka.
Jadi perkelahian dan hal-hal seperti itu sangat di tentang.
__ADS_1
Karena memang di tikungan akhir agak gelap, tak banyak orang yang melihat Reyhan dengan sengaja menyengol Boby sampai ia terjatuh.
Karena di protes, pertandingan terpaksa di hentikan dan terlihat beberapa pemimpin gang saling berdiskusi.
“Gini aja...kalo memang gak terima yaudah tanding ulang aja!”
“Bener tuh, gak usah ribut-ribut lah. Kita di sini cuman menyalurkan hobi mas bro.”
Ali yang melihat lebih banyak orang yang ingin bertanding ulang akhirnya setuju.
Hanya saja di geng mereka tak banyak yang jago naik motor selain dirinya dan Boby.
Di tambah karena motornya yang di pakai Boby sedikit mengalami gangguan, Ali melirik ke arah Furya yang duduk di tempat lain.
“Yaudah kita ulang aja deh, Bob udah jangan di terusin kita ngalah.” Kata Ali.
“Tapi nih orang main curang. Aku gak bisa-”
“Udalah jangan di perpanjang lagi!”
Karena bos Ali yang meminta, Boby yang terjatuh dan mengalami sedikit luka lecet akhirnya di bawa ke tempat geng Brotherhood berkumpul.
Furya yang tujuannya datang ke sana untuk menonton juga sudah puas.
Meskipun tau temannya di curangi, tapi ia yang tak ingin menambah masalah karena semua orang juga tak suka ribut memilih diam saja.
Tapi Ali yang tiba-tiba saja mendekat ke arahnya langsung membuat Furya kaget.
Di mintai tolong sama orang yang sudah sering membantunya dulu, Furya langsung terkejut.
Bukannya tak mau membantu, tapi ia tau akan ke mana arah obrolan itu.
Di tambah Sherly yang duduk di sampingnya sudah meliriknya dan seperti ingin cepat-cepat minta pulang.
“Woi, malah diem aja. Bisa gak?”
“Emang minta tolong apa?”
“Pinjem motor lu buat balap. Kalo bisa sekalian gantiin Boby.”
Mendengar perkataan Ali yang secara terang-terangan, Furya di buat kebingunan.
Di sampingnya Sherly sudah menatapnya dengan sinis dan pasti akan melarang hal berbahaya itu.
Tapi di depannya sang sahabat meminta tolong dan memerlukan bantuan.
Jarang-jarang seorang Ali sampai meminta tolong ke temannya jika tak begitu penting.
Di tambah anak-anak Brotherhood yang lain juga menatapnya seakan ingin ia menggantikan Boby makin membuat Furya bimbang.
Saat dirinya bingung harus berpihak pada siapa, suara sistem tiba-tiba saja muncul seakan menjadi pihak ketiga yang memecahkan keraguan di pikirannya,
[Ding! Selamat tuan menerima misi baru]
__ADS_1
[Mengikuti balap liar dan menjadi pemenang. Hadiah 14.000 Perfection Poin]
Furya yang akhirnya mendapatkan misi terlihat senang.
Tapi tepat di sampingnya, Sherly yang menatap kearahnya terlihat begitu menakutkan sampai-sampai ia tak berani melihat balik.
“Gimana...bisa gak?”
Furya yang belum memberikan hadiah Anniversary kepada sang kekasih melirik ke arah sang pacar.
Sherly yang menatapnya dengan jelas menggelengkan kepala pertanda ia tak menyetujuinya.
“Boleh ya...” Kata Furya sambil menatap mata Sherly.
Sherly yang takut Furya kenapa-napa hanya menggelengkan kepala.
Dari ekspresi wajah Sherly, Furya tau kalau kekasihnya itu sangat tak setuju.
Namun, di malam spesial itu Furya sudah bertekat akan menyembuhkan sang pacar.
Jika tak malam itu, maka malam bersejarah di antara mereka akan kurang lengkap.
Karena itu Furya yang melihat Sherly diam saja langsung berdiri dan menentukan pilihannya.
“Oke Li, Aku mau.”
“Nah, itu baru anak Brotherhood. Yuk ke lapangan.”
Bersama dengan Ali, Furya pergi ke tengah jalan untuk menggantikan Boby yang terluka.
Sherly yang di cuekin dan di tinggal sendirian terlihat hampir menangsi di pinggir jalan karena Furya tak mendengarkan perkataannya.
Tapi ia yang tak tau Furya melakukan itu untuk dirinya hanya bisa menahan rasa kekecewaan di hatinya.
“Waow, liat siapa jagoan yang datang!” Kata Reyhan ketua Geng Jaguar.
“Gila...aku udah lihat perkelahianmu sama Rudy bro, sumpah keren banget lu.” Lanjut pembalap lain dari gang Rajawali Sakti.
“Yaudah siap-siap guys.”
“Ingat, ini pertadingan persahabatan jadi jangan ada perselisihan lagi ya.” Lanjut ketua geng lain.
“Oke...hati-hati ya Fur. Aku gak enak liat cewek lu mau nangis gitu tapi ini demi pride geng kita!”
“Gpp, aku ngerti kok.”
Akhirnya Furya yang menggantikan Boby untuk menjaga pride dan nama besar gang mereka bersiap-siap di jalan bersama 5 pembalap lain.
Dengan motor baru dan tentunya misi yang aktif, Furya terpaksa sekali lagi menunjukkan kehebatannya di depan semua orang.
Sebelum mulai, Furya dapat melihat sang pacar yang terlihat sangat sedih di pinggir jalan.
Tapi apa boleh buat, malam itu, Furya bertekat akan menjadikan malam Anniversary mereka sebagai malam yang tak akan pernah terlupakan.
__ADS_1