
"Dek" Panggil Abi pada istri nya yang terfokus dengan keadaan di sekitar mereka
"Iya, kenapa?" Jawab Fifin langsung menoleh menatap suaminya
"Kalau misal aku sudah mencintai kamu, respon kamu nanti bagaimana?" Ucap Abi yang memberanikan diri untuk bertanya karena sebenarnya juga dia malu
Krik krik! Fifin terdiam, sejujurnya dia bingung soal rasa bahagia yang dia rasakan setelah bersama Abi, itu dia sudah cinta? Atau memang kebahagiaan yang normal saja?
"Emm... gimana ya jawabnya?" Ucap Fifin yang senyum senyum menatap suami nya
"Kok ragu gitu? Jawab aja" Ucap Abi memaksa
"Ya kalau misal kamu cinta sama aku, berarti tidak lama juga aku pasti balik cinta sama kamu" Jawab Fifin
Karena suatu saat jika suami nya sudah mencintai nya, maka pasti Fifin akan luluh dengan semua perhatian baik batin maupun fisik yang Abi berikan untuk nya
Apalagi mereka sudah halal dan tidak sedang mencintai orang lain juga, mereka akan mudah jatuh cinta karena perhatian dari satu sama lain yang awalnya dilakukan sebagai kewajiban namun berubah murni menjadi dari perasaan
"Beneran?" Tanya Abi yang cukup antusias
"Iya, kalau orang itu cinta sama aku berarti dia akan memberikan perhatian dan kasih sayang tersebut murni dari hati nya, maka aku juga akan memberikan hal yang sama.. menilai nya murni dari hatiku, bukan menilai hanya dari sekedar kewajiban saja" Jawab Fifin
Setelah mendapat jawaban, Abi hanya mengangguk saja. Memang sih rasa sukanya terhadap Fifin belum begitu besar, tapi tidak ada yang salah apabila dia juga berusaha mendekatkan diri dan mencintai sang istri
"Kenapa? Emangnya kamu udah punya rasa sama aku?" Tanya Fifin menaik turunkan alisnya
"Belum tuh, kenapa memangnya?" Tanya Abi balik sambil membalas tatapan istri nya
"Ya enggak apa apa, cuman umi bilang dulu kisah cinta nya juga kayak gini... awal awal belum ada rasa, jadi aku berharap besar bahwa kamu bisa seperti abah dan aku juga bisa seperti umi yang mana mereka saling mencintai sampai sekarang" Jawab Fifin
Abi yang mendengar ucapan sang istri seketika salut, ternyata Fifin bukan lah orang yang menaruh kebencian pada pasangan nya karena sebuah perjodohan, malah ia mengajak agar bisa berumah tangga yang panjang seperti orang tua mereka
"Kamu nyaman sama aku?" Tanya Abi
"Iya alhamdulillah, mungkin karena kamu juga yang selalu memperhatikan aku walau itu hanya sekedar tanggung jawab kamu sebagai suami" Jawab Fifin
Hati Abizar serasa dicubit kecil, padahal dari dalam lubuk hati nya yang terdalam, ia sudah memiliki rasa tertarik pada Fifin, kasih sayang yang ia berikan, itu mulai sekarang murni dari perasaan nya sendiri
"Haha... iya" Ucap Abi yang pasrah meng iyakan saja, lagian dia juga belum mencintai 100% jadi tidak akan mengungkapkan nya pada sang istri
Fifin tersenyum, ia kemudian makan beberapa camilan yang mereka beli di sekitar alun alun tadi, soal makanan... jika Fifin suka pedas maka berbeda dengan Abi yang tidak suka rasa itu.
~
Tak terasa hari sudah sore karena mereka yang hanyut menikmati suasana cantik nan asri disini, benar benar berbeda dengan kota tempat mereka tinggal
"Kita sholat ashar di masjid saja ya" Ucap Abi menggandeng tangan istri nya dan berjalan bersama ke masjid terdekat
"Iya, boleh" Ucap Fifin karena meskipun pulang ke hotel juga masih keburu, tapi menunda sholat itu tidak baik dan mengingat juga posisi mereka yang dekat dengan masjid sekarang
Mereka berpisah dan masuk ke shaft masing masing, lalu memulai sholat berjamaah empat rakaat kali ini
Selepas sholat, mereka langsung kembali ke hotel karena Fifin juga akan membereskan barang barang mereka
"Sudah dek?" Tanya Abi yang melihat istri nya keluar dari bathrobe
"Sudah kok" Jawab Fifin
Setelah maghrib, barulah Abi mengajari Fifin soal beberapa bacaan tajwid dengan posisi sang istri masih menggunakan mukena dan Abi juga masih lengkap dengan sarung dan peci nya
"Itu buku nya?" Tanya Fifin heran, bisa bisanya Abi sempat membawa buku yang berisi pelajaran
"Iya, malam ini kita belajar yang ringan ringan dan sedikit saja kok" Ucap Abi
Perasaan Fifin seketika senang dan adem, hu... dia kira bahwa Abi akan mengajarkan sesuatu yang banyak dan sulit dipahami kali ini, karena jika hal itu terjadi maka nampak lah kebodohan nya soal agama kali ini
"Apa aja tuh yang ringan?" Tanya Fifin
"Ringan, cuman lima belas macam hukum bacaan tajwid" Ucap Abi membuka buku nya dan memperlihatkan pada sang istri
Glek! "Ini yang kamu bilang sedikit?" Ucap Fifin yang syok, memang apapun yang sedikit bagi Abi tuh sangat banyak bagi Fifin
"Iya, udah ayo aku ajari pelan pelan.. kita mulai dari bacaan idzhar" Ucap Abi yang agak terkekeh ketika Fifin terkejut
Ilmu tajwid merupakan ilmu yang mempelajari tata cara membunyikan atau mengucapkan huruf-huruf dalam Alquran. Seseorang yang telah menguasai ilmu tajwid akan membaca Alquran dengan baik dan benar.
__ADS_1
Jika mematuhi hukum bacaan tajwid yang berlaku, maka pembacaan Alquran yang dilakukan akan baik dan benar. Apalagi, hukum mempraktikkan ilmu tajwid saat membaca Alquran adalah fardhu 'ain (wajib).
15 Hukum Tajwid
Idhar
Izhar mempunyai arti terang. Artinya, seseorang harus melafalkan suara nun sukun ( نْ ) atau tanwin ( ـَــًـ , ـِــٍـ , ـُــٌـ ) dengan terang serta jelas ketika bertemu dengan salah satu huruf halqi, yakni 'ain (ع), ghoin (غ), ha (ح ), kho (خ), ha' (هـ ), dan hamzah (ء).
Idgham bighunnah
Idgham bighunnah artinya melebur atau memasukkan suara huruf nun sukun ( نْ ) atau tanwin ( ـَــًـ , ـِــٍـ , ـُــٌـ ) dengan dengung ke dalam salah satu huruf idgham bighunnah yang terletak sesudahnya. Huruf idgham bighunnah ada empat, yaitu mim (م), wawu (و), ya (ي), dan nun (ن).
Idgham bilaghunnah
Idgham bilaghunnah artinya melebur atau memasukkan suara huruf nun sukun ( نْ ) atau tanwin ( ـَــًـ , ـِــٍـ , ـُــٌـ ) tanpa dengung ke dalam salah satu di antara dua huruf idgham bilaghunnah yang terletak sesudahnya. Huruf idgham bilaghunnah ada dua, yaitu lam (ل) dan ra (ر).
Iqlab
Iqlab artinya mengganti atau menukar. Apabila nun sukun ( نْ ) atau tanwin ( ـَــًـ , ـِــٍـ , ـُــٌـ ) bertemu dengan huruf ba’ (ب), maka cara membacanya adalah dengan mengubah bunyi nun sukun atau tanwin menjadi suara mim sukun (مْ).
Ikhfa’
Ada 15 macam huruf ikhfa’, yakni kaf ( ك ), qaf ( ق ), fa' ( ف ), zha ( ظ ), tha ( ط ), dhad ( ض ), shad ( ص ), syin ( ش ), sin ( س ), za' ( ز ), dzal ( ذ ), dal ( د ), jim ( ج ), tsa' ( ث ), dan ta' ( ت ).
Ikhfa’ syafawi
Ikhfa’ artinya samar dan syafawi bermakna bibir. Ikhfa’ syafawi terjadi apabila mim sukun (مْ) bertemu dengan huruf ba’ (ب). Cara membacanya dengan mendengungkan dan menyamarkan huruf mim sukun di bibir, seperti bersiap melafalkan huruf ba’.
Idgham mimi
Idgham mimi terjadi apabila mim sukun (مْ) bertemu dengan huruf mim (ﻡ). Cara membacanya seperti melafalkan mim rangkap atau ditasdidkan, serta wajib dibaca dengan dengung.
Izhar syafawi
Izhar syafawi terjadi apabila mim sukun (مْ) bertemu dengan huruf selain ba’ (ب) dan mim (ﻡ). Cara membacanya harus dengan terang, jelas, tanpa berdengung di bibir, dan mulut tertutup.
Idgham mutamatsilain
Idgham mutamatsilain atau idgham mitslain adalah memasukkan bacaan huruf sejenis yang bersandingan di mana huruf pertamanya dileburkan dengan huruf kedua karena keduanya punya sifat dan makhra yang sama. Huruf pertama adalah sukun dan huruf kedua berharakat. Cara membacanya wajib diidghamkan.
__ADS_1
Idgham mutaqaribain
Idgham mutaqaribain (melebur dua huruf yang hampir sama) adalah pertemuan dua huruf yang hampir sama makhraj dan sifatnya. Huruf pertama adalah sukun dan huruf kedua berharakat. Cara membacanya dengan melebur kepada huruf yang kedua.
Idgham mutajanisain
Idgham mutajanisain (melebur dua huruf yang sejenis) merupakan pertemuan dua huruf yang sama makhrajnya tapi tidak sama sifatnya. Huruf pertama adalah sukun dan huruf kedua berharakat. Cara membacanya adalah dengan mengabaikan huruf pertama dan memasukkannya kepada huruf kedua.
Ghunnah
Hukum bacaan ghunnah terjadi apabila terdapat huruf mim atau nun dengan tasydid di atasnya, maka wajib dibaca dengan dengung. Lama atau batas dengungannya sekitar dua ketukan. Mim atau nun dengan tasydid yang dibaca dengung apabila berharakat kasrah, fathah, dan dhammah.
Izhar qamariyah
Izhar qamariyah terjadi apabila lam tarif atau alif dan lam (ال) bertemu dengan salah satu dari huruf qamariyah. Cara membacanya adalah dengan menerangkan suara alif dan lam (ال) tersebut. Huruf qamariyah ada 14, yakni ba (ب), jim (ج), kha (ح), kho (خ), ‘ain (ع), ghoin (غ), fa (ف), qof (ق), kaf (ك), mim (م), wawu (و), hamzah (ء), ha (ه), dan ya (ي).
Idgham syamsiyah
Idgham syamsiyah terjadi apabila lam tarif atau alif dan lam (ال) bertemu dengan salah satu dari huruf syamsiyah. Cara membacanya adalah dengan memasukkan atau melebur bunyi alif dan lam kepada huruf syamsiyah yang terletak setelahnya.
Huruf syamsiyah ada 14, yakni ta (ت), tsa (ث), dal (د), dzal (ذ), ra (ر), za (ز), sin (س), syin (ش), shod (ص), dhod (ض), tho (ط), dhlo (ظ), lam (ل), dan nun (ن).
Huruf lam dibaca tebal
Huruf lam dibaca tebal apabila terdapat dalam lafzhul jalalah (اللّٰه) yang didahului harakat fathah atau dhammah.
Walau kegiatan belajar Fifin sempat terhenti karena waktu sholat isya' , tapi Abi tidak memberi keringanan dan tetap mengajari istri nya setelah sholat ashar
"Gimana? Paham kan?" Tanya Abi saat selesai menjelaskan 15 jenis hukum bacaan tadi
Fifin mengangguk lemah, beneran.. jadi istri seorang Abizar tuh bukan perkara yang mudah, justru syulit sekali
"Ayo sekarang di baca dulu qur'an nya" Ucap Abi ingin mengetes apakah ilmu nya tadi sudah masuk apa belum
Fifin yang sudah malas protes itu juga langsung menuruti Abi, untung nya otak Fifin cukup cerdas jadi kita dia membaca al qur'an.. ia kembali mengingat ingat hukum bacaan yang sudah dijelaskan suami nya dan menghentikan kesalahan membaca sedikitpun, ada yang salah pun hanya sepatah dua kata saja.. tidak banyak seperti kemarin kemarin
"Alhamdulillah... itu bisa" Ucap Abi bersyukur karena ternyata tidak sulit mengajari Fifin
"Iya..." Ucap Fifin yang manyun lalu melepaskan mukena dan langsung menjatuhkan tubuh nya ke ranjang, capek beneran yeorobun😭🙏
Abi geleng geleng kepala, ia juga mendekat pada Fifin dan mengelus kepala yang sedang tengkurap itu
"Kalau baca nya tidak sesuai tajwid malah artinya nanti jadi berbeda, jadi belajar yang rajin ya... maaf kalau aku terlalu keras dan memaksa kamu" Ucap Abi dengan tangan yang enggan berhenti
"Iya gak papa" Jawab Fifin yang tidak masalah, namum tetap saja capek dan akhirnya ia tidur lebih awal malam ini
Cup! cup! cup! Abi menciumi dahi, pipi dan hidung Fifin, berharap wanita itu semakin nyenyak dalam tidur agar besok juga bisa lebih fresh ketika kembali ke rumah
"Malam ya... " Ucap Abi yang menutupi tubuh mereka dengan selimut setelah membenahi posisi tidur Fifin yang tidak karuan
Bug!
__ADS_1
Abi lagi lagi kaget dan dibuat terkekeh ketika kaki sang istri kembali melingkar di paha nya seperti tadi siang, mungkin ia memang perlu menyingkirkan guling di kamar nya juga agar sang istri hanya memeluk nya, bukan memeluk guling yang tidak bernyawa itu.