Perjalanan Cinta Abizar

Perjalanan Cinta Abizar
83. Pengertian


__ADS_3

Pengertian umroh


Umrah adalah ziarah ke Baitullah dengan tawaf (mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 kali), sa'i (lari kecil) antara dua bukit: Shafa dan Marwah, hingga diakhiri dengan mencukur kepala atau memendekkan rambut.


Menurut ulama Hanafi dan Maliki, umrah adalah sunnah.


Allah SWT menjadikan Baitullah sebagai tempat yang dikunjungi umat Islam di seluruh dunia setiap tahunnya. Dalam QS. Al Baqarah ayat 125 Dia berkata:


;


Artinya: “Dan (ingatlah), ketika Kami jadikan rumah itu (Baitullah) sebagai tempat berkumpulnya manusia dan tempat yang aman. Dan jadikan sebagian maqam Ibrahim sebagai tempat shalat. orang yang ruku', orang yang beri'tikaf, orang yang ruku', dan orang yang sujud" (QS. Al Baqarah: 125).


Dikutip dari kitab Fiqh Ibadah karya Zaenal Abidin, umroh menurut bahasa berarti haji. Sedangkan menurut syar'a, umrah adalah mengunjungi ka'bah, melakukan tawaf mengelilinginya, besa'i antara Shafa dan Marwah serta mencukur atau menggunting rambut dengan cara tertentu dan dapat dilakukan kapan saja.


Dalam QS. Al Baqarah ayat 196, Allah SWT telah memerintahkan hamba-Nya untuk menyelesaikan haji dan umrah demi-Nya.


‎وَاَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلّّهِ


Arab-Latin: Wa atimmul-hajja wal-'umrata lillah


Artinya: “Dan sempurnakan haji dan umrah karena Allah.” (QS. Al Baqarah: 196).


Haji dan Umrah adalah ibadah yang dilakukan di Tanah Suci Makkah. Perbedaan keduanya terletak pada waktu dan pelaksanaannya. Haji hanya bisa dilakukan pada bulan haji, yaitu bulan Dzul Hijjah.


Sedangkan umrah bisa dilakukan kapan saja. Adapun Abu Hanifah, umrah dilarang dilakukan pada 5 hari, yaitu Arafah, Idul Adha, dan tiga hari Tasyriq.


Tata cara umrah juga berbeda dengan haji. Tata cara umrah berikut ini dilansir dari website Kementerian.



Miqat di Masjid Dzulhulaifah atau Abyar 'Ali



Miqat adalah tempat memakai ihram dan berniat melakukan umrah. Miqat terletak di Madinah. Miqat dilakukan dengan mandi, memakai baju ihram, berwudhu dan shalat sunnah ihram 2 rakaat kemudian dilanjutkan dengan niat.


Bacaan niat umrah adalah sebagai berikut:


‎لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ بِعُمْرَةِ


Arab-Latin: Labbaika Allahumma bi' Umrah


Artinya: "Aku menerima seruan-Mu, ya Allah, dengan umrah."


Setelah melakukan ihram, baik pria maupun wanita harus mematuhi larangan berikut:


Larangan untuk pria:


- memakai pakaian biasa


- memakai alas kaki yang menutupi mata kaki


- tutupi kepala dengan topi, topi, dll


Larangan untuk wanita:


- memakai kaos


- tutupi wajahmu


Larangan untuk pria dan wanita:


- Memakai parfum


- memotong kuku, mencukur atau mencabut rambut atau bulu


- berburu atau membunuh binatang apapun


- menikah, menikah atau melamar seorang wanita untuk dinikahi


- bercinta atau berhubungan ****


- mengutuk, berdebat atau mengucapkan kata-kata kotor


- memotong tanaman di sekitar Mekkah



Pergi ke Masjidil Haram dan lakukan sholat tahiyatul masjid sebanyak 2 rakaat



Dalam perjalanan ke Masjidil Haram dari miqat, sebaiknya membaca talbiyah yang diucapkan oleh Nabi SAW selama Umrah dan Haji. Bacaannya adalah sebagai berikut:


‎لَبَّيكَ الّلّهُمَّ لَبَّيكَ, لَبَّيكَ lashَrikَ لَكَ لَبَّيكَ, ينَّ الْحَمَدَ وَ النِّعَمَةَ لَكَبَبَّ الُمََكَ, lash


Arab-Latin: Labbaik Allahumma labbaik, labbaika laa shariika laka labbaik, innal hamda wan ni'mata laka wal mulk laa shariika laka labbaik


Artinya: "Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, dan tidak ada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala pujian, nikmat, dan kekuasaan hanyalah milik-Mu tanpa sekutu bagi-Mu."



Tawaf dan persiapannya



Sebelum memasuki Masjidil Haram, jamaah disarankan untuk berwudhu dan masuk melalui pintu manapun. Nabi Muhammad SAW biasanya masuk melalui pintu Babus Salam atau Bani Shaibah. Segera setelah Anda memasuki masjid suci, disarankan untuk membaca doa.


Selanjutnya jamaah bisa menuju ke tempat tawaf atau mataf. Jamaah memulai tawaf dari garis lurus di dekat Hajar Aswad, antara pintu Ka'bah dan tanda lampu hijau di lantai atas Masjidil Haram.


Sesampainya di pilar Aswad, jamaah diperintahkan untuk menyentuhnya, menciumnya dan menciumnya jika memungkinkan, tanpa menyakiti atau melukai orang lain saat berkerumun di dekat Hajar Aswad.


Jika tidak memungkinkan untuk menyentuh Hajar Aswad, jamaah bisa berdoa dengan melambaikan tangan ke arah Hajar Aswad. Jika itu juga tidak memungkinkan, cukup menghadap Ka'bah dan beri isyarat dengan tangan Anda dan ciumlah dengan mengucapkan "Bismillahi Allahuakbar."



Sholat di Makam Ibrahim



Setelah tahajud, lakukan sholat dua rakaat di belakang makam Ibrahim atau tempat manapun di Masjidil Haram, lalu sholat di Multazam.


Setelah jamaah selesai melaksanakan sholat sunnah tawaf, dan sholat di Multazam, jamaah disunnahkan meminum air Zamzam yang diambil dari tempat yang telah disiapkan di galon atau kran air Zamzam kemudian sholat.



Sai



Sai dalam Umrah dimulai dari Safa ke Marwah yang dihitung satu perjalanan. Sai berakhir di Marwah yang bisa dilakukan dengan berjalan kaki, namun di perbatasan antara dua lampu hijau jalan berputar.


Ibadah Sai merupakan penghargaan Allah SWT kepada istri Nabi Ibrahim, Siti Hajar, yang hilir mudik mencari air untuk anaknya Nabi Ismail.


Saat melakukan sai, disunnahkan berjalan bagi yang mampu, boleh juga menggunakan kursi roda atau skuter bagi yang tidak mampu. Adapun untuk melakukan sai ini, jamaah disucikan dari hadits dan berturut-turut selama tujuh putaran.



Tahallul



Terakhir adalah melakukan tahallul, yaitu mencukur/memotong rambut kepala. Bagi jamaah laki-laki, mereka dapat mencukur rambut atau memotong sebagian rambutnya sambil membaca doa cukur.


Sementara wanita cukup dengan setidaknya tiga helai rambut di kepalanya.


Sedangkan bagi jamaah yang gundul, cukup menempelkan silet atau gunting di kepala sebagai tanda bercukur. Setelah tahallul, barulah semua larangan dalam ihram dilepaskan dan rangkaian umrah berakhir.


Sebelum melakukan umrah, ada beberapa hal yang perlu diketahui jamaah.

__ADS_1


Hukum umroh


Ulama berbeda pendapat tentang hukum umrah, yaitu:


1.Sunnah


Hukum umrah adalah sunnah. Ulama yang meyakini sunnah seperti Imam Abu Hanifah, Imam Malik, riwayat-riwayat dari Ibnu Mas'ud, dan pendapat-pendapat yang dipilih oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah.



Wajib



Umrah itu wajib. Pendapat kedua dan dianggap hukum ibadah yang paling kuat adalah wajib, karena didasarkan pada dalil dalam Al Quran dan hadits.


Salah satu ayat yang menguatkan hukum wajib umrah adalah, dalam Surat Al-Baqoroh ayat 196


‎وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ


“Dan sempurnakan haji dan umrah karena Allah” (QS Al-Baqarah: 196).


Dalam ayat ini umrah disandingkan dengan haji yang menjadi acuan para sahabat Umar, Ibnu Abbas, Zaid bin Thabit ra, serta para imam seperti Imam Syafi'i, dan Imam Malik dalam menentukan hukum.


Selain itu, diriwayatkan bahwa Rasulullah salallahu'alayhi wa sallam melakukan umrah hingga empat kali selama hidupnya.


Kondisi umroh


Imam Ibnu Katsir menjelaskan, “Diriwayatkan secara shahih bahwa Nabi melakukan umrah sebanyak empat kali, dan seluruhnya dilakukan pada bulan Dzulqo’dah, yaitu Umrah Hudaibiyyah pada tahun ke-6 H, Umratul Qadha’ pada tahun ke-7 H. H, Ji'ranah Umrah tahun 8 H, dan Umrah terakhir saat Haji Wada' tahun 10 H."


Sebelum melakukan ibadah, ada baiknya melihat apakah sudah memenuhi syarat-syarat yang diwajibkan. Sebaliknya, jika kita termasuk dalam semua syarat ini maka kita sudah terkondisi untuk memenuhinya.



Jadilah Muslim atau jadilah seorang Muslim.



Menjadi Muslim adalah kondisi seperti ibadah lainnya. Mengaku dan memeluk agama Islam adalah tiket wajib untuk menerima amalan ibadah.



Dewasa dan masuk akal.



Kedua, kembali dan masuk akal. Pubertas adalah batas manusia masuk ke dalam perhitungan amal baik atau buruk. Segala sesuatu yang dilakukan oleh seorang laki-laki baligh akan dicatat sebagai pahala atau dosanya.


Untuk pubertas terdapat tanda-tanda seperti mimpi basah, munculnya rambut ********, haid bagi wanita, dan lain-lain.



Bebas dari perbudakan, atau tidak menjadi budak.



Di zaman sekarang ini sangat jarang masih berlaku perbudakan seperti ini.



Memiliki kemampuan



Kemampuan dalam hal ini adalah keuangan, kesehatan, dan pengetahuan.



Adanya mahrom bagi perempuan.



Rukun umrah


Dari rangkaian ibadah harus diperhatikan mana rukun umrah dan mana sunnah umrah. Karena tahapan rukun inilah yang menentukan diterima atau tidaknya ibadah ini.



Pakai ihram atau berniat memulai umrah.



Ihram dilakukan di miqat, yaitu tempat khusus yang ditunjuk oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam untuk melaksanakan shalat umrah. Adapun lafal yang diucapkan adalah sebagai berikut:


"Umrah yang baik"


Artinya: Aku memenuhi panggilanmu untuk menunaikan umrah.



Tawaf adalah 7 putaran mengelilingi Ka'bah.



Tawaf dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir di Hajar Aswad. Dalam prosesnya, jemaah dihimbau untuk berlari-lari selama 3 putaran pertama dan berjalan normal pada 4 putaran terakhir.



Lakukan sa'i mulai dari Bukit Shafa sampai Bukit Marwa.



Sa'i dilakukan sebanyak 7 putaran, dari Shafa ke Marwa dihitung satu putaran, dari Marwa ke Shafa dihitung satu putaran. Sehingga jika melakukan perjalanan Shafa-Marwa kembali ke Shafa dihitung 2 kali. Di Bukit Shafa, jemaah bisa mendaki bukit, lalu menghadap Ka'bah dan melafalkan zikir khusus yang telah ditetapkan Nabi.



Tahalul



Setelah sa'i, tata cara umrah selanjutnya adalah jamaah diperintahkan untuk melakukan tahallul. Tahalul adalah memendekkan seluruh rambut di kepala atau mencukur botak, dan mencukur botak lebih afdhal. Sedangkan untuk wanita, cukup memotong rambutnya sepanjang satu jari.


Tahalul adalah ritual penutup umrah. Oleh karena itu, jemaah diperbolehkan kembali melakukan hal-hal yang sebelumnya dilarang dalam keadaan ihram.



Pesan



Keteraturan berarti semua pilar di atas harus dilakukan secara berurutan. Jika tidak, umrah tidak sah


Umroh wajib


Berikut umrah wajib yang perlu Anda ketahui.




Ihram di Miqat




Jangan melanggar larangan saat ihram


__ADS_1



Melaksanakan rukun umrah




Keutamaan umroh



Menghilangkan dosa



Keutamaan pertama disampaikan oleh Rasulullah Sallallahu'alayhi wa sallam dalam sebuah hadits, bahwa Allah akan mengampuni dosa para hambanya dari umrah ke umrah.


Atas otoritas Abu Hurairah, dia berkata, Rasulullah, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata,


‎العمرة إلى العمرة كََّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا, وَالَْحجُّ المَبْرُورُ لَيْلُ لُ َجَزَاءٌ إِلَّ الْجَن


“Antara umrah yang satu dengan umrah yang lain, maka akan menghapus dosa antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasan selain surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349)



Menghilangkan kemiskinan



Keutamaan kedua juga merupakan amal ibadah yang Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, menghilangkan kemiskinan dan menghilangkan dosa. Bahkan dijelaskan dalam salah satu hadits shahih bahwa penghilangan dosa itu seperti pembakaran yang menghilangkan karat dari besi, emas, dan perak.


Dari Abdullah, Rasulullah, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata,


‎تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ


“Ikutilah umrah hingga haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat dari besi, emas, dan perak. Sedangkan haji yang sukses tidak ada balasannya kecuali surga.” (HR. An Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387. Syekh Al Albani mengatakan hadits ini hasan shahih)



Setara dengan jihad bagi perempuan



Preferensi ketiga ini khusus untuk wanita. Perjuangan jamaah wanita saat umrah disamakan oleh Nabi sallallahu'alayhi wa sallam dengan jihad. Hal itu diungkapkannya kepada Aisyah.


Aisyah berkata, “Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?”


Dia, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, menjawab, "Ya." Ia wajib berjihad tanpa perang di dalamnya, yaitu dengan haji dan umrah.”


(HR. Ibnu Majah no. 2901, hadits ini shahih Syaikh Al Albani)


Saat thawaf pun walau Abi harus membimbing para jama’ah, ia tidak mau jauh jauh dari sang istri karena khawatir istri nya terdesak oleh laki laki yang bukan mahram


Bukti nya sekarang, saat berjalan mengelilingi ka’bah itu banyak sekali orang yang tidak sengaja senggol senggolan dan berdesak, jadilah tangan kanan Abi melingkar di lengan Fifin bagian kanan agar bisa melindungi nya


Saat beberapa kali putaran, akhirnya mereka berdua sudah semakin dekat dengan ka’bah… Fifin lantas mengajak suami nya untuk berdo’a bersama untuk rumah tangga dan seluruh keluarga mereka juga



Begitupun para jama’ah yang ikut berdo’a, menyebutkan apa saja hajat hajat mereka di hadapan rumah Allah


“Ya Allah… hamba ingin rumah tangga hamba saget sakinah mawaddah warohmah, paringi keturunan ingkang sholeh sholiha ya Allah… “ Ucap Abi dalam hati sambil terus mengadahkan kedua tangan dan batin yang terus menyebut hajat hajat nya ( Hamba ingin rumah tangga hamba bisa sakinah mawaddah warohmah, beri hamba keturunan yang sholeh sholiha ya Allah )


Fifin pun sama, ia mengingat apa saja do’a dari orang tuanya, dari Zaki dan hajat nya sendiri untuk kebaikan kebaikan pada rumah tangga nya termasuk keturunan, tapi…


“Ya Allah, hamba mohon untuk gadis bernama Nisa , paringi jodoh ingkang sholeh dan lembutkan hati nya ya Allah” Ucap Fifin meletakkan do’a itu di bagian terakhir ( Ya Allah… hamba mohon beri Nisa jodoh yang sholeh )


Prinsip Fifin : Saya tidak menolak poligami, mau dia menikah berapapun juga saya tidak masalah. Asal bukan suami saya aja kok☺️


Setelah selesai berdo’a, Abi kembali mengajak istri nya untuk semakin mendekati ka’bah… lama kelamaan Abi juga sudah hampir berhasil bahkan ujung telapak tangan nya pun sudah menyentuh ka’bah


Tak mau melupakan sang istri, ia menoleh ke belakang dan melihat Fifin yang sedang kesusahan untuk menyentuh ka’bah karena sangat ramai sekali jama’ah hari ini


Abi pun langsung berusaha menarik tangan sang istri dan menempelkan nya di ka’bah tepat bersebelahan dengan tangan nya



Fifin kaget, tapi ia juga senang… karena tarikan yang kuat pun ia juga bisa mencium ka’bah dengan air mata yang seketika langsung keluar


“Allahu akbar… hiks, Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni'mata laka wal mulk laa syarika lak” Ucap Fifin berusaha sekuat tenaga agar badan nya tidak lemas


Namun setelah beberapa menit, akhirnya lemas juga badan itu karena terlalu lama berdesakan dan perasaan yang terharu karena bisa menyentuh ka’bah


Untung nya Abi juga gercep membawa istri nya keluar dari area thawaf sebelum istri nya jatuh karena lemas, yang ada nanti bisa terinjak injak oleh jama’ah lain


“Sini sini” Ajak Abi merangkul erat pundak sang istri dan menepi sebentar sebelum melanjutkan thawaf


Tangis itu semakin menjadi jadi, bahkan tubuh nya sudah lunglai terduduk di bawah karena saking tidak menyangka nya ia bisa menyentuh ka’bah langsung


“Ya Allah… hiks, hamba senang sekali sekarang” Ucap Fifin lirih sambil terus menyeka air mata nya


Abi hanya bisa tersenyum dan mengelus elus punggung sang istri, ikut bahagia saat Fifin bisa beribadah dan menyentuh ka’bah, berdo’a langsung di tempat yang suci ini


“Sudah?” Tanya Abi melihat sesenggukan istri nya sudah berkurang


Fifin menggeleng, rasanya ia masih terlalu kaget sehingga belum bisa untuk kembali berdiri “Hkss, terimakasih ya… karena mas adek bisa kesini” Ucap nya langsung menghambur di pelukan sang suami


“Mas hanya perantara, Allah yang menakdirkan adek kesini” Ucap Abi sambil membalas pelukan istri nya


“Iya, tapi inti nya adek sangat bersyukur sekarang” Ucap Fifin


“Iya sayang, sekarang mau mas ambilkan minum?” Tanya Abi


Fifin melepaskan pelukan nya dan mengangguk sembari tersenyum, ia cukup haus setelah mengeluarkan banyak air mata kebahagiaan tadi


“Ya sudah, tunggu disini ya” Ucap Abi berpamitan pada panitia travel sebentar


Abi mengambil air zam zam di gelas yang sudah di sediakan, setelah penuh pun ia langsung kembali pada istri nya yang masih duduk duduk sambil terus memandangi ka’bah


“Diminum dulu” Ucap Abi


“Terimakasih” Jawab Fifin


Setelah merasakan air zam zam yang begitu segar dan dingin, Fifin kembali menatap mata suami nya yang begitu ia cintai


“Mas tadi do’a apa?” Tanya Fifin


“Ada deh, do’a mas sangat spesial jadi hanya mas dan Allah yang tahu” Ucap Abi yang membuat Fifin manyun seketika


“Emm.. tapi ada do’a yang memang adek inginkan walau dia tidak begitu berarti di kehidupan adek” Ucap nya


“Apa sayang?” Tanya Abi


“Adek sempat meminta sama Allah, supaya Nisa dilembutkan hati nya dan diberi jodoh yang sholeh juga” Jawab Fifin


Abi langsung tersenyum dan mengelus kepala istri nya yang tertutup hijab “Aamiin, njih sayang… Insya Allah akan di ijabah”


“Aamiin”


“Lalu adek do’a apa lagi?” Tanya Abi balik


“Ada deh, do’a yang lainnya sangat spesial jadi hanya adek dan Allah yang tahu” Jawab Fifin seperti suami nya tadi


Abi terkekeh sembari geleng geleng kepala, ia lalu mencubit pelan hidung sang istri dan kembali mengajak wanita itu untuk melanjutkan thawaf bersama sama.



Maaf ya ramadhan ini jadwal update nya tidak menentu, karena ramadhan dan harus sahur jadi saya kurang bisa mengatasi waktu untuk nulis, biasanya selalu begadang nulis, tapi kalau begadang nanti tidak bisa bangun sahur😂besok nya juga harus sekolah pagi, tapi sabar ya… Insya Allah bisa sampai ke ending yang bagus kok, terimakasih sudah pantengin ceritanya😊

__ADS_1


__ADS_2