Perjalanan Cinta Abizar

Perjalanan Cinta Abizar
74. Ila aneh


__ADS_3

Fifin sedikit berbincang dengan umi Rida soal apa saja yang terjadi saat proses nadhor antara mas Wawan dan Lia tadi


“Menang kang Wawan orang nya begitu umi?” Tanya Fifin, tidak menyangka saja bahwa Wawan yang ceplas ceplos dan suka bercanda itu akan diam seperti mati kutu saat dihadapkan perempuan


“Iya memang mas Wawan orang nya seperti itu nak, memang sih kelihatan nya suka guyonan dan humble sama orang tapi hanya tertentu saja” Jawab umi


Fifin mengangguk anggukkan kepala, oh… Jadi kang Wawan tuh sifat nya memang seperti itu, tapi bagus dong kalau kang Wawan tidak akrab dengan wanita lain, bisa dipastikan kalau Lia akan mendapat perjaka ting ting


“Kalau umi sendiri? Setuju tidak soal kang Wawan dengan Lia?” Tanya Fifin


“Umi tidak masalah siapapun gadis itu nak, yang penting hati nya baik dan bisa membahagiakan anak umi” Jawab umi


“Lalu kalau Lia tidak mempunyai ilmu agama yang banyak bagaimana umi?”


“Ya itu sudah menjadi tugas nya mas Wawan untuk membimbing istri nya” Jawab umi. Memang benar kan? Toh Abi juga seperti itu saat menikah dengan Fifin


Saat para santri ndalem sibuk menata souvenir, diam diam mbak Ila ini menguping atau tidak sengaja mendengar pembicaraan umi dan Fifin


“Ya Allah… jadi kang Wawan sudah mau menikah ya?” Batin Ika seakan ada yang terkoyak di dalam hati nya


“Kenapa Il?” Tanya Silvi saat melihat Ila hanya diam saja


“Iya Il, kenapa?” Begitu juga dengan kang Wawan yang heran melihat Ila yang biasanya ceria dan sering menyapa nya kini tiba tiba murung terdiam


Posisi Ila ini paling dekat dengan kursi yang digunakan umi dan Fifin, jadilah ia bisa mendengar pembicaraan itu sedangkan yang lain tidak bisa karena terhalang jarak tumpukan souvenir yang sangat banyak


Tapi, Silvi dengan segera menyadari hal itu dan langsung mendekati Ila, ia mendekap bahu teman nya dari samping dan mengelus nya perlahan


“Sabar ya… kalau memang ditakdirkan untuk kamu akan balik ke kamu, kalau bukan ya berarti ada yang lebih baik dari sekarang” Ucap Silvi tersenyum dan berusaha memberi support positif pada teman nya itu


Ila mengangguk dan tersenyum, ketika mendengar soal perjodohan mas Wawan itu ia berusaha tegar dan tidak patah hati, masih ada Allah di hati nya yang lebih pantas dicintai dan tidak akan meninggalkan nya dalam keadaan apapun


“Tenang Ila… Insya Allah jalan takdir kamu akan lebih indah ke depan nya” Batin Ila ikut menyemangati diri sendiri


Mas Wawan yang melihat interaksi dua orang di depannya itu seketika bingung, ini ada apa sih? Perasaan tadi muring, eh… sekarang tiba tiba udah senyum lagi. Heran deh

__ADS_1


“Njih sih umi, dulu mas Abi juga bilang nya begitu” Ucap Fifin setuju dengan jawaban umi


Sedangkan saat Ila ingin membuka mulut soal dia yang tiba tiba diam dan murung, ternyata hal itu tertunda karena ada abah yang baru saja pulang ketika mendengar suara mobil parkir di carpot pondok


“Assalamualaikum…” Ucap abah membuka pintu dengan tersenyum sumringah kala melihat betapa ramai nya pondok dan juga di dalam rumah


“Waalaikumsalam, abah…” Jawab para pengurus dan santri yang berada di dalam rumah dengan menundukkan pandangan mereka


“Alhamdulillah… semua putra putri abah pada rajin” Ucap abah dengan ekspresi yang tidak henti henti nya tersenyum


Ia lalu menghampiri sang istri dan menantu yang seperti nya habis mengobrol, lalu dikecuplah tangan itu dengan takzim oleh kedua orang tersebut


“Habis mengobrol ini?” Tanya abah


“Njih bah, ini loh cerita soal menemani mas Wawan tadi” Jawab umi


“Oh… iya iya, lalu bagaimana tadi dengan mas Wawan nak? Apa ada masalah?” Tanya abah


“Katanya mau shariah dulu ten abah sebelum mengambil keputusan” Jawab Fifin teringat pada ucapan mas Wawan saat di perjalanan pulang


“Kang Wawan, sini nak” Ucap abah memanggil


Wawan pun langsung menoleh “Njih bah” dan berdiri untuk menghampiri abah


“Ke ruangan abah sebentar ya, katanya mau mengobrol” Ajak abah pada Wawan yang sudah seperti putra nya sendiri


“Njih bah, kalau njenengan mboten sibuk” Ucap mas Wawan dengan kepala nya yang terus menerus menunduk, sebagai rasa hormat pada orang tua yang ia tunjukkan


\~


Selesai memantau soal souvenir, Fifin lalu ke atas karena rasanya gerah dan kepo apa yang sedang suaminya lakukan di kamar


“Mas, lagi apa?” Tanya Fifin


Yaps, Abizar sedang duduk bersandar di kepala ranjang dengan laptop di pangkuan nya

__ADS_1


“Kerja sayang, sebentar ya” Jawab Abizar


“Lama juga tidak apa apa” Ucap Fifin tidak mempersalahkan dan langsung pergi ke kamar mandi


Abizar mengerutkan alis, ini Fifin sedang ngambek atau bagaimana? Karena ia penasaran, jadilah ditutup laptop itu sebentar dan langsung menyusul istri nya


Ceklek!


“Astaghfirullahaladzim…” Ucap Fifin refleks saat pintu kamar mandi tiba tiba terbuka sedangkan ia baru saja mau melepas baju


“Kok kaget gitu?” Goda Abi sambil menaik turunkan alis nya


“Ya kaget lah” Ucap Fifin manyun dengan mengelus elus dada nya sendiri


Abi terkeke, bukannya keluar tapi ia malah ikut masuk kamar mandi dan mengunci pintu itu sekalian


“Mau ngapain?” Tanya Fifin, ya meski mereka sudah sering mand berdua. Tapi kan tetap saja masih ada rasa malu di dalam dirinya


“Mas minta maaf ya sayang” Ucap Abi mendekat dan memeluk istri nya


“Minta maaf kenapa?” Tanya Fifin keheranan


“Loh bukannya adek ngambek tadi?” Tanya Abizar


Fifin menggelengkan kepala, tidak! Ia sama sekali tidak ngambek dengan suami nya yang hari ini mengerjakan pekerjaan


“Mas kira kamu ngambek” Ucap Abizar


“Perasaan mas aja itu” Ucap Fifin


“Nanti kita ke rumah ibuk sama bapak ya… mengantar baju resepsi untuk keluarga, sekalian silaturahmi dan mas ajak adek jalan jalan berdua” Ucap Abizar


Fifin mengangguk setuju walau hati nya sendiri masih agak takut dengan mimpi itu, apalagi saat melihat suami nya menyetir sendiri.


__ADS_1


Alhamdulillah…. Saya kemarin ganti HP dan rasanya mau nangis saat login akun dan malah jadi akun baru😭 tapi alhamdulillah ya Allah… baru kemarin malam bisa balik lagi akun ini ke saya, kepikiran banget kalau gak bisa balik ini gimana… tapi bersyukur banget sudah bisa update sekarang lewat HP yang baru, terimakasih sudah baca novel ini dan tetap semangat yaaa!☺️


__ADS_2