
"Terimakasih banyak bulek" Ucap Fifin saat bulek mengantar minuman hangat dan juga biskuit
"Njih ning, sama sama" Ucap bulek lalu keluar dengan membawa kembali nampan tadi
"Suami kamu kemana Fin?" Tanya Lia basa basi sambil memakan camilan yang dibawakan bulek tadi
"Lagi ngajar anak anak di pondok" Jawab Fifin
"Oh... biasanya kamu juga di ajarin banyak hal?" Tanya Lia
"Iya, semua kitab dari ujung lemari sampai balik lagi ke ujung" Jawab Fifin
"Wah... seru dong ya?" Ucap Lia antusias ketika mendengar jawaban dari sahabat nya tadi
Fifin tersenyum tapi berekspresi jengah, seru apanya? Ya memang sih itu sangat bermanfaat, tapi pusing juga kalau sedang dijelaskan oleh Abi... sedangkan dia sendiri masih ngeblank
"Ya, gak ada orang yang hidup tanpa cobaan"
"Ngaco jawaban mu tuh, orang ditanya soal belajar sama suami kok bahas cobaan"
"Ya maklum, badanku masih panas jadi pikiran nya ikut geser dikit" Ucap Fifin
"Yang sakit badan nya atau otaknya nih?" Ucap Lia tergelak
"Hatinya" Jawab Fifin tersenyum tipis
"Haha.. bisa ae maemunah"
Mereka kembali mengobrol beberapa menit dan Lia juga memutuskan untuk pulang agar Fifin bisa istirahat.. ia langsung pulang setelah berpamitan dengam umi walau tadi diluar sempat celingukan sebentar, siapa tahu ketemu sama mas Wawan kan? Wkwk
Ceklek! Abi yang membuka pintu kamar tamu itu ternyata kembali lebih awal, karena ia tidak mau jika meninggalkan sang istri lama lama
"Kok disini?" Tanya Fifin
"Iya, tadi umi bilang kamu istirahat disini" Ucap Abi mendekat dan melirik sebentar beberapa jajanan sehat yang Lia bawakan tadi
"Itu semua dari Lia, cuman dia sudah pulang" Ucap Fifin
"Oh iya? Bagus dong kalau adek makan cemilan seperti ini" Ucap Abi
"Mas... ada yang mau adek omongin" Ucap Fifin sambil menyentuh lembut lengan suami nya agar duduk bersandar saja di sebelah nya
"Kenapa?" Tanya Abi
__ADS_1
Fifin menunjukkan ponsel nya, dimana dalam aplikasi instagram ada akun mantan Abi dulu yang sedang mengirim permintaan pesan padanya
"Abaikan saja" Jawab Abi karena ia tidak mau jika harus berurusan dengan masalalu lagi
"Ya sudah..." Ucap Fifin menuruti Abi dan menaruh ponsel nya di atas nakas
Krik krik!
Suasana agak canggung setelah Fifin bertanya soal perempuan lain, dari pada bingung mau ngobrolin apa.. lebih baik Abi mengajak istrinya untuk memilih villa tempat mereka tinggal selama liburan nanti
"Mas mau booking villa untuk liburan nanti, adek boleh pilih yang adek suka" Ucap Abi menunjukkan ponsel nya dan terlihat beberapa villa yang sangat indah disana
Fifin juga memperhatikan gambar di ponsel itu dengan seksama, ia lebih suka soal villa yang tidak terlalu terbuka
"Ini bagus dan adek suka, tapi mas sudah tanya ke umi dulu?" Tanya Fifin karena ia tidak mau jika mengambil keputusan sendiri tanpa umi karena hal ini menyangkut liburan keluarga mereka
"Sudah, kata umi biar menantu nya saja yang memilih" Jawab Abi demikian
"Sudah fiks yang ini ya?"
Fifin mengangguk yakin sebagai jawaban nya, sedangkan Abi juga langsung reservasi 2 villa.. satu untuk keluarga sedangkan satu nya lagi untuk anak anak santri yang tidak pulang dan ikut liburan bersama mereka
"Mas... nanti kalau dia kirim pesan lagi gimana?" tanya Fifin tetap tidak bisa melupakan DM tadi
Fifin tersenyum, dia memang tidak berniat membalas, tadi bertanya juga hanya karena ingin mengetes sang suami saja
"Tidur disini?" Tanya Abi kala melihat jam yang sudah larut
"Boleh, capek kalau harus naik ke atas" Jawab Fifin yang memang benar adanya, ia masih lemas dan malas juga kalau harus ke atas lagi
"Dek..."
"Ya?"
Abi menatap lama wajah istrinya, tampak sekali binar kagum dan cinta yang tersirat di mata itu, hanya saja Fifin masih tidak bisa mengartikan karena Abi sendiri belum berbicara soal perasaan padanya
"Kenapa mas?" Tanya Fifin karena Abi hanya diam saja sedari tadi
"Mau izin, boleh mas cium kamu seperti kemarin?" Tanya Abi yang memberanikan diri untuk meminta izin
Fifin kaget dan terbelalak begitu mendengar ucapan suaminya, ini bukannya dia tidak mau memberi... hanya saja perasaan Abi masih tidak jelas padanya dan ia sendiri juga masih malu untuk menjawab, jadi ia hanya diam saja
"Kalau tidak boleh juga enggak papa, adek istirahat saja" Ucap Abi sudah ingin merebahkan diri nya namun terhenti karena sang istri yang memegang lengan nya
__ADS_1
Fifin menatap balik suami nya tapi ia juga mengangguk pelan sebagai jawaban dari permintaan Abizar tadi dan ia juga tersenyum, ternyata Fifin mengizinkan dan sudah mulai menerima nya daripada menolak seperti awal awal mereka menikah dulu
Dengan perlahan Abi memegang tengkuk istri nya dan menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajah Fifin dengan tangan satu nya lagi
"Mas bersyukur memiliki kamu" Ucap Abi yang kemudian menyatukan kening mereka
"Adek juga bersyukur" Jawab Fifin sangat pelan dan berusaha tenang walau tangan nya terus memeras erat kaos yang dikenakan suami nya
Abi kemudian memiringkan kepala nya, dengan pelan... ia mencium bibir mungil itu sangat lembut, tidak tergesa gesa karena ia ingin istrinya nyaman dengan hal ini
Fifin sendiri juga memejamkan mata dan berusaha mengimbangi apa yang suami nya lakukan terhadap diri nya, ternyata seperti ini rasanya ciuman lembut yang sering muncul di drakor drakor itu
Setelah beberapa saat, Abi melepaskan tautan itu ketika Fifin menepuk pinggang nya karena sudah kehabisan nafas
Dan tanpa ia duga, setelah ciuman tadi Fifin langsung memeluk erat sang suami karena wajah nya yang merah semu dan ia juga sedang malu
"Terimakasih" Ucap Abi membalas pelukan istrinya dengan erat dan menenggelamkan kepala nya di leher Fifin
"Sama sama" Jawab Fifin meski ia merasakan geli, aneh, tapi ia suka ketika Abi menyusupkan kepala di leher nya
~
Keesokan hari nya demam Fifin juga semakin menurun, jadi ia akan mulai bekerja sesuai jadwal shift yang sudah diberikan
"Mas, nanti antar adek kerja bisa?" Tanya Fifin saat mereka sudah kembali ke kamar atas
"Jam berapa adek berangkat?" Tanya Abi balik
"Siang nanti mas, badan adek juga sudah enakan kok" Jawab Fifin
"Ya sudah.. nanti mas antar" Jawab Abi menyanggupi dan langsung pergi ke kamar mandi sebelum sarapan
Selagi menunggu, Fifin membuka ponsel nya yang ternyata ada notif di instagram bahwa akun mantan cewek nya Abi ini mengirim permintaan pesan lagi
@nisa.naina
✉️ : "Kenalin aku nisa, cewek yang dulu sempat dekat sama suami kamu"
Fifin heran sambil mengerutkan alisnya, lah trus kenapa kalau dulu dia pernah dekat dengan Abi? Toh itu hanya masa lalu, dan sekarang pemilik Abi adalah dirinya.. Fifin Zayna, tidak ada lagi istri Abizar Al hafidz selain ia seorang
"Dasar cewek gak jelas" Ucap Fifin kesal dan tidak membalas pesan itu karena ia tidak peduli dengan cewek masa lalunya Abi
"Kenapa?" Tanya Abi yang ternyata belum masuk kamar mandi dan mendengar istrinya sedang kesal sendiri
__ADS_1
"Tuh... ada yang ngirim pesan ke aku katanya kenalin aku cewek yang dulu sempat dekat sama suamimu" Ucap Fifin dengan ekspresi mengejek dan memanyunkan bibir nya.