Pernikahan Kontrak Agen Rahasia

Pernikahan Kontrak Agen Rahasia
Little Genius 2 (Triplet E)


__ADS_3

Di perusahaan, Dallas kembali bekerja. Asisten Jill melaporkan beberapa pekerjaannya yang telah usai dan menyerahkannya pada pria itu. Namun Asisten Jill masih bingung saat ini. Tidak tahu apakah harus mengatakannya atau tidak


"Katakanlah jika ada sesuatu," kata Dallas seraya menandatangani dokumen.


Asisten Jill sedikit tercekik. "Ini ... Bos, apakah tuan muda pertama memiliki akun pemasaran sendiri?" tanyanya.


Dallas mengerutkan kening. "Apa maksudmu?"


Ketiganya memiliki ponsel masing-masing. Bukan hanya itu, Dallas juga memberi mereka laptop untuk belajar dan dimainkan. Lagi pula, dia tidak perlu khawatir dengan nilai pelajaran mereka di sekolah. Ada Butler Sun juga yang akan melaporkan setiap aktivitasnya diam-diam.


"Salah satu karyawan sangat menyukai lukisan dan membelinya dari akun pemasaran online. Lukisan itu baru saja tiba sore tadi dan ... lukisannya sangat mirip dengan yang pernah aku lihat di rumah Bos," jelasnya.


Tunjukan fotonya padaku." Dallas penasaran.


Asisten Jill mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan foto lukisan terkait. Lalu Dallas mengerutkan kening.


Ada tanda tangan khusus di sudut lukisan dan Dallas mengenalinya.


"Ini milik Efrain." Dia mengonfirmasi, sudut mulutnya naik. "Sepertinya dia sangat suka dengan seni lukis ...."


Menjadi seorang pelukis tidaklah buruk. Jika kemampuannya diasah, maka akan menjadi pelukis dunia yang hebat. Dallas sudah mengetahui potensi putra pertamanya ini sejak lama dan mulai merencanakan masa depan.


Apapun yang mereka suka, selama tidak menyimpang ....

__ADS_1


"Pesan beberapa set cat lukis berbagai merek dan fungsinya. Lalu bungkuskan untukku," katanya.


Asisten Jill tidak terkejut. Lalu mengangguk ringan. Lagi-lagi, dia kembali bingung.


"Apa lagi?"


"Ini ... Tuan muda kedua—" Asisten Jill melihat Dallas menatapnya tidak ramah, langsung menelan basa-basinya. "Ada video beredar di internet tentang seorang anak sekolah dasar melawan dua penculik yang berniat menculik anak perempuan seusianya. Dan itu ... dan itu mirip tuan muda kedua," jelasnya.


Kali ini Dallas sedikit kesal. Asisten Jill memperlihatkan video amatir yang diambil seorang pejalan kaki. Dalam video, seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun dengan mantap menjatuhkan dua penculik berbadan kekar. Lalu melindungi anak perempuan yang bersembunyi di belakangnya.


Tak lama kemudian, polisi datang untuk mengamankan dua penculik itu.


Dallas yang mengonfirmasi jika itu menang putra keduanya, kepalanya sakit. "Lalu kenapa tidak ada yang melaporkan nya padaku?"


"Ini ... Sepertinya tuan muda kedua menghubungi Tuan Wiz saat itu. Catatan laporan di kantor polisi atas nama Tuan Wiz."


"Tuan Wiz mengambil cuti selama beberapa hari belakangan karena mengunjungi keluarga besarnya."


"Aku akan mengurus ini. Minta seseorang untuk menghapus semua video tersebut tanpa terkecuali. Lalu turunkan pencarian panas!"


Dallas tidak mau putranya menjadi perhatian banyak orang. Sebenarnya dia tidak tahu apa yang dilakukan anak ini. Namun melihat kemampuannya yang sangat menyukai seni bela diri, dia pikir putra keduanya ini terinspirasi dari Chezy.


Dia harus bertanya apakah putranya ingin menjadi tentara atau tidak? Agen? Polisi?

__ADS_1


Melihat jika Egan sangat mampu mengalahkan dua penculik dengan tubuh kecilnya, jelas tidak mungkin belajar sendiri. Siapa yang mengajarinya?


Asisten Jill tidak langsung pergi saat ini dan masih ada atau laporan yang ingin diberitahukan.


"Kali ini apa lagi?" Dallas memiliki firasat jika kali ini akan terkait dengan putra ketiganya.


"Tuan muda ketiga menelponku tadi sore dan berkata jika dia ingin mengikuti rapat tahunan perusahaan dan berpidato tentang perencanaan bisnis perusahaan ini," jelasnya sedikit kagum.


Asisten Jill tidak meragukan kemampuan Edrick yang sudah jenius di usianya yang masih kecil. Anak itu selalu tenang, jarang bicara tapi selalu serius sat menanggapi sesuatu.


Gerakan tangan Dallas yang sedang memeriksa dokumen berhenti sejenak dan mengerutkan kening lagi. Lalu ada seringai kecil.


"Dia ingin berpidato dan menggantikan posisiku lebih cepat?" gumamnya pada diri sendiri. "Kalau begitu aku menunggu kemampuannya."


"Tapi Bos, rapat tahunan ini bukan hanya pemimpin dari perusahaan cabang, tapi juga luar negeri. Apakah tuan muda ketiga ... bisa melakukannya?" Asisten Jill masih ragu.


"Ini tergantung dengan pikirannya sendiri. Apa yang bisa dilakukan anak tujuh tahun lainnya saat ini?" Dallas menjawab tapi menyelipkan sedikit pertanyaan untuk dirinya.


Mungkin karena gen Chezy sangat kuat hingga ketiga putranya ini mulai memberontak di usia muda?


Dallas melepaskan pena memijat kedua pelipisnya. Dia harus ketat dengan ketiganya mulai besok sehingga pikiran mereka tidak dewasa sebelum waktunya.


Jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam dan Dallas masih memiliki banyak pekerjaan untuk diselesaikan. Hingga, sebuah pesan dari Butler Sun muncul. Melihat sebuah foto yang dikirim, wajahnya seketika menjadi gelap.

__ADS_1


"Baji*gan ini sungguh tidak bisa jujur!" gumamnya seraya menggertakkan gigi.


Dalam foto yang dikirim Butler Sun, memperlihatkan sosok Edrick di lantai tiga dan fokus dengan empat monitor yang menyala. Anak ini mulai gila kerja. Apakah tidak takut otaknya akan meledak dan menjadi bodoh?


__ADS_2