
Tentu saja Chezy tidak tahu siapa pria yang dijodohkan ayahnya. Dia hanya tidak ingin mengetahuinya sama sekali. Sekarang kakeknya mengungkit masalah ini, Chezy menjadi ingin kembali lebih awal ke Negara A untuk memenuhi pernikahan kontraknya dengan Dallas.
Tapi siapa yang tahu, Kakek Edelmar mengatakan sesuatu yang tak terduga untuknya.
“Pria itu adalah Dallas, suami kontrakmu saat ini!”
Perkataan itu sontak membuat Chezy merasa jika dadanya sesak saat ini. Dia menatap kakeknya dengan tidak percaya. Apakah pria itu adalah Dallas? Tidak mungkin?
“Kakek, apakah kamu bercanda denganku?” tanyanya masih tidak percaya.
“Tentu saja tidak. Pria itu memang Dallas. Ayahmu dan ayah Dallas adalah kenalan bisnis. Tapi ayahnya Dallas tidak pernah melihat atau mengetahui namamu, jadi sedikit bingung pada awalnya. Aku dan ayahmu sengaja menjodohkanmu dengan Dallas karena pria itu tidak harmonis dengan tunangannya. Lagi pula, dia pria yang menjanjikan di masa depan. Tentu saja masa depan cucuku tidak bisa buruk,” tutur Kakek Edelmar sudah membuat Chezy tambah pusing.
Chezy mengingat pertemuan pertamanya dengan Dallas di bandara, lalu tak sengaja memasuki mobilnya. Kemudian … keduanya terjerat saat itu.
Siapa tahu, jika semuanya adalah kebetulan? Takdir Tuhan?
Jadi sejak awal, Chezy tidak lari dari perjodohannya, melainkan datang sendiri ke kandang dan menangkap umpan?
Apakah ini begitu ajaib?
“Jadi, apa yang akan kamu lakukan ke depannya, tentu saja ini demi kebaikanmu. Kakek ingin kamu melakukan pernikahan yang layak dengannya. Bukankah kamu hamil sekarang? Kamu tidak akan menjadi begitu kejam dengan anak yang kamu kandung bukan?”
__ADS_1
Sudut mulut Chezy berkedut sedikit. “Ini hanya anak baji*gan,” gumamnya. Namun dia masih menghela napas. “Aku tahu pilihanku sendiri, Kakek. Tolong jangan ikut campur tentang urusan perasaanku,” imbuhnya.
Kakek Edelmar tahu jika cucu perempuannya sama seperti ibunya yang keras kepala. “Baiklah, Kakek tak bisa memaksamu. Namun keluarga Alston tidak buruk, jangan mengecewakan mereka.”
“Ya, aku tahu.”
Setelah berbicara empat mata dengan kakeknya, Chezy bersiap untuk pergi ke organisasi dan melaporkan misinya yang telah berhasil. Meski luka tembak di bahunya masih sedikit sakit, ini tidak menghalangi aktivitasnya.
Saat keluar ruang belajar, Marine dan Hadwin sudah menunggu di ruang tamu. Ada Nyonya Edelmar juga yang sedang menceramahi keduanya seperti ibu tua yang peduli dengan anak-anaknya.
Marine dan Hadwin menyeka keringat di dahi dan lega setelah melihat Chezy muncul. Keduanya ingin menangis tanpa mengeluarkan air mata, memberi tatapan berarti pada wanita itu.
Lihatlah ibumu, betapa mengerikannya ketika dokter memberikan nasihat, batin keduanya meratap dalam hati.
Nyonya Edelmar akhirnya melihat putrinya dengan khawatir. “Haruskah kamu pergi sekarang? Kondisimu belum terlalu baik. Tunggu beberapa hari lagi sebelum berangkat.”
“Tidak, Bu. Ini harus segera dilaporkan. Marine dan Hadwin harus mendapatkan bayaran mereka demi mengadakan pernikahan mewah di masa depan,” ungkapnya sengaja.
“..??!” Marine dan Hadwin bingung. Sejak kapan mereka mengatakan itu? Tidak, tidak! Ini fitnah! Keduanya membantah diam-diam.
“Keduanya akan menikah?” Nyonya Edelmar terkejut. Dia tidak mengira jika pasangan itu berkumpul. “Jangan khawatir, pada masa itu, aku akan membantu memeriahkan acara mereka. Keluarga Edelmar tidak miskin, satu negara bisa diundang,” candanya.
__ADS_1
Marine dan Hadwin segera menggeleng. Hadwin menolak lebih awal.
“Tidak! Ini tidak perlu, kami hanya akan mengadakan acara pernikahan biasa saja. Tidak perlu terlalu ramai, selama itu sah.”
Nyonya Edelmar tidak memaksakan diri. “Kalau begitu tidak apa-apa. Cukup mengundang sepupu-sepupu dan keponakan Chezy untuk memeriahkan acara.”
“…” Jangan bercanda dengan kami. Apakah Bibi ingin membiarkan dunia tahu pernikahan kami? Batin keduanya lagi-lagi tak bisa menerima.
Sepupu Chezy adalah seorang pangeran dan juga putra mahkota kerajaan. Bagaimana bisa menghadiri acara pernikahan orang dengan santai?
Chezy juga tidak berdaya. “Bu, mereka juga tahu tentang masalah ini dan aku tidak sepelit itu untuk mereka. Aku akan pergi dulu.”
Nyonya Edelmar tidak menahannya lagi. Setelah Chezy mengganti pakaian dan mengikat ekor kuda rambutnya, mobil BMW keluarga Edelmar mengantar ketiganya ke tempat tujuan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bandara Internasional Negara C.
Dallas dan Cade baru saja turun dari pesawat dan meninggalkan bandara secepat mungkin. Miley juga ikut dengan mereka untuk menjadi perantara yang layak. Tapi tentu saja, kedatangan mereka tidak lepas dari perhatian banyak orang, terutama para wartawan Negara C yang selalu ingin mendapatkan banyak berita.
Cade adalah seorang ilmuwan muda berbakat dari Negara K dan juga keponakan Raja. Bagaimana mungkin keberadaannya dapat dirahasiakan begitu mudah?
__ADS_1
Untungnya pengawal keluarga Edelmar yang diberikan oleh raja Negara K berhasil menghalangi jepretan kamera wartawan yang sibuk ingin melaporkan berita.
Walaupun Negara A tidak memiliki perjanjian perdamaian dengan Negara C, Negara K masih mampu membelinya. Jadi, sejak keluar dari bandara, mereka dijemput oleh mobil utusan pemerintah Negara C menuju ke Istana Kepresidenan.