Pernikahan Kontrak Agen Rahasia

Pernikahan Kontrak Agen Rahasia
Itu Pasti Dia!


__ADS_3

Berita beberapa bangunan yang dibom kini menjadi berita internasional. Saluran media asing mulai menyiarkan kabar terkini dan berbagai dugaan yang terkait dengan pembunuh berantai yang telah meresahkan Negara K sebelumnya kini ada di Negara A.


Hampir semua stasiun televisi menyuarakan berita yang sama. Chezy yang telah menontonnya selama beberapa saat mulai kesal.


Apartemen tempat Marine dan Hadwin telah dihancurkan. Kelompok pembunuh berantai itu sudah tahu identitasnya. Termasuk Gaines.


Chezy yang saat ini sedang berada di dahan pohon besar pun keluar dari antarmuka saluran televisi online dan berpakaian seperti layaknya orang biasa.


"Ini lebih sengit daripada kejadian di Negara K dulu. Rogers ini bukan musuh kecil," gumamnya.


Sekarang Chezy berada di dekat markas utama pembunuh berantai yang telah dicari nya selama hampir satu tahun terakhir. Jika bukan karena kekacauan hari ini dan bukti jika Rogers muncul, dia mungkin akan lebih sulit untuk menemukannya.


Selain Rogers, masih ada Drake dan Gaines. Tiga pria ini sungguh tidak mudah dihadapi.


Chezy sudah ada di atas pohon selama satu jam yang lalu. Dia juga sudah menanam beberapa bom di sana dan melakukan cara yang sama seperti di masa lalu. Dia yakin Rogers pasti akan muntah darah saat tahu markasnya dihancurkan lagi olehnya.


Memegang remote kendali, Chezy akhirnya menyeringai dan bersiap untuk pergi.


"Semoga beruntung, Rogers!"


Klik!


Ketika remote ditekan, ledakan beruntun yang tiba-tiba menghancurkan semua ruangan markas dan sekitarnya. Beberapa teriakan kesakitan terdengar cukup jelas.


Melihat pembunuh berantai yang ada di luar jangkauan ledakan mulai menyisir sekitar, Chezy akhirnya meninggalkan tempat itu. Tapi mereka masih menyadari kehadiran Chezy dan tembakan beruntun tak terelakan.


Untungnya Chezy terlatih sejak kecil dan bukan masalah besar baginya saat menggunakan ilmu tenaga dalam. Dia akhirnya bisa pergi dengan mudah.

__ADS_1


Tapi para pembunuh berantai yang melihatnya pergi merasa giginya gatal ingin menggigit orang.


"Br*ngsek! Hubungi bos besar dan katakan jika markas telah diledakkan," kata salah satu anggota.


"Ya!" Salah satu dari pembunuh berantai yang masih muda langsung menelepon Rogers dan menceritakan apa yang terjadi.


Tanpa diduga, bos besar sangat marah seperti gunung api meletus dan memuntahkan lahar.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Rogers yang masih belum memasuki kota mendapatkan telepon dari anak buahnya. Mereka berkata tentang apa yang terjadi pada markas. Semuanya dibom tanpa sisa.


Mengingat Chezy lagi, Rogers membanting telepon hingga hancur. Tak ada yang bisa melakukan pengeboman selain wanita itu. Benar-benar merusak perbuatan baiknya.


Karena markasnya dihancurkan, pasti akan membuat penyelidikan lebih luas lagi. Rogers tidak mau ditemukan begitu cepat dan segera memerintahkan orang untuk kembali terlebih dahulu.


Mereka menggeleng kepala, sedikit kaku.


"Kami tidak menemukan tubuh keduanya di puing-puing yang diperiksa polisi oleh saat ini. Keduanya itu sepertinya menghilang begitu saja."


"Tidak berguna!"


Rogers segera meninggalkan hutan dan membawa kembali anak buahnya ke markas. Mereka harus segera mengemas beberapa barang yang tersisa.


Namun saat mendengar suara beberapa helikopter, Rogers mengubah ekspresinya lagi. Sekarang baru nasib buruk!


Siapa yang menduga jika pasukan khusus anti teror akan datang secepat ini untuk mencarinya. Sepertinya gara-gara Chezy lagi yang telah melaporkan masalah ini.

__ADS_1


Sayangnya, bukan Chezy yang melaporkan markas Rogers tapi Miley.


Miley juga ada di salah satu helikopter, memimpin mereka sambil memegang senjata api laras panjang. Dia tidak tahu bahwa Rogers ada di bawah.


Ketika beberapa helikopter pasukan khusus anti teror itu lewat, Rogers dan anak buahnya sudah bersembunyi di bawah pohon agar tidak kelihatan.


Lalu Rogers menelepon anak buahnya lagi untuk segera meninggalkan markas dan bertemu di dermaga kosong secepatnya. Dia harus meninggalkan Negara A untuk sementara waktu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di ibu kota, Dallas sama sekali tidak menganggur. Meski dia tidak kembali ke perusahaan utama yang dibajak oleh Gaines, masih ada beberapa perusahaan cabang di bawah kendalinya. Setidaknya untuk saat ini, keluarga Alston baik-baik saja.


Asisten Jill menyajikan secangkir kopi di depannya. "Bos, nyonya sangat luar biasa. Dia meledakkan markas Rogers," katanya memuji.


Dallas sama sekali tidak senang, dia jelas khawatir. "Bagaimana dengannya saat ini?"


"Kembali ke kota. Seharusnya dalam perjalanan. Kini pasukan khusus anti teror sudah bergerak menuju lokasi tujuan. Kemungkinan besar Rogers tidak akan datang ke ibu kota."


Asisten Jill bukan seorang asisten biasa. Dia cakap dan berpengalaman dan telah mengikuti Dallas dalam berbagai kegiatan, mampu menganalisis kejadian dengan baik dan melaporkannya pada Dallas.


Setelah Dallas menyesap kopinya, dia juga terus menindaklanjuti keberadaan Marine dan Hadwin yang telah selamat dari bencana ledakan apartemen.


"Marine dan Hadwin belum ditemukan?"


"Belum." Asisten Jill menggelengkan kepala. Dia khawatir lagi.


Jika kedua teman nyonya ini ditangkap oleh kelompok pembunuh berantai, sepertinya akan sangat sulit. Drake mengikuti Rogers saat ini. Hanya menyisakan Gaines. Tapi ... Anak buahnya juga banyak.

__ADS_1


__ADS_2