Pernikahan Kontrak Agen Rahasia

Pernikahan Kontrak Agen Rahasia
Akhir Keluarga Marweth


__ADS_3

Dallas saat ini sedang menunggu waktu yang tepat untuk menghadapi Gaines. Tapi Gaines sendiri kini telah meninggalkan perusahaan utama tanpa membunuh sandera. Dia pergi diam-diam bersama anak buahnya ketika pasukan khusus anti teror datang untuk menangkap orang.


Gaines justru datang ke rumah keluarga Marweth dan membunuh semua anggota keluarga serta meledakkan rumah tanpa pandang bulu. Hal ini dilakukan agar Pihak berwajib tidak bisa menemukan bukti tentang dirinya.


Lagi-lagi, keresahan masyarakat bertambah hingga pemerintah telah menurunkan tentara istana pemerintahan untuk menanganinya.


Sayangnya, Gaines masih berhasil melarikan diri setelah mendapatkan perintah dari Rogers.


Kali ini, Dallas tidak bisa tinggal diam. Dia akhirnya keluar dari anak perusahaan, ditemani oleh Asisten Jill, pergi ke rumah keluarga Marweth yang telah menjadi puing-puing.


“Maaf, warga sipil tidak bisa mendekat,” kata Ketua Tim Khusus menghalangi Dallas yang ingin mendekati lokasi.


“Dallas Alston.” Dallas menyapa Ketua Tim Khusus yang menangani kasus tersebut. Dia mengeluarkan sebuah kartu lencana identitas khususnya di dunia militer.


Saat Ketua Tim Khusus melihat lencana yang diperlihatkan, wajahnya sedikit lebih hormat lagi. Lencana kehormatan perakit senjata api rahasia militer jelas lebih tinggi daripada tim khusus penyelidikan kasus besar. Lagi pula, membuat senjata demi kemajuan tentara negara, jelas sangat terhormat dan memiliki posisi khusus.


Di dunia ini, selain para pahlawan pembela negara dan dokter yang memiliki jasa besar di lapangan, orang-orang seperti Dallas sangat penting bagi negara. Reputasinya terjamin dan dilindungi oleh negara.


Setelah menunjukkan lencana identitasnya yang jarang dipamerkan, Dallas akhirnya memperkenalkan asistennya.


“Ini asistenku, Asisten Jill,” katanya.


Asisten Jill yang ada tak jauh di belakang Dallas pun sedikit membungkuk pada Ketua Tim Khusus.

__ADS_1


“Ya.” Ketua Tim Khusus juga sopan pada Asisten Jill. Ketua Tim Khusus segera meminta maaf pada Dallas sebelumnya karena tidak sopan. Lalu bertanya, “Apakah Tuan datang untuk mengetahui kondisinya?”


“Ya, bagaimana kondisinya sekarang?”


Ketua Tim Khusus menggelengkan kepala, sangat disayangkan. “Tidak ada yang selamat. Korban juga tidak memiliki tubuh yang utuh akibat ledakan. Tapi kami menemukan tanda jika korban meninggal dengan cara ditembak lebih dulu sebelum akhirnya meledakkan rumah,” jelasnya.


Dallas mengerutkan kening. “Apakah sudah dipastikan siapa yang melakukannya?”


“Ini … kami sudah mengecek kamera pengawas yang ada di sekitar dan juga kamera pengawas dari gedung perusahaan terdekat.”


Keluarga Marweth tinggal di kawasan luas yang dikelilingi oleh taman dan juga beberapa perumahan mewah lainnya. Pusat ibu kota sangat terkenal dan untuk memiliki rumah di tempat seperti itu, jelas membutuhkan banyak uang dan bukan orang berkedudukan biasa.


Sekarang sekelompok pembunuh berantai membunuh semua anggota keluarga Marweth tanpa meninggalkan anak cucu sedikit pun. Semuanya tak terkecuali.


Meski Dallas tidak memiliki banyak koneksi dengan keluarga Marweth, tapi ibunya memiliki persahabatan dengan Nyonya Marweth. Dan itu tidak palsu. Tapi mungkin Tuan Marweth berkolusi dengan Gaines dan menjadi batu sandungan. Hanya saja, batu sandungan ini dihancurkan lebih awal untuk menghilangkan jejak.


“Bisakah aku melihat rekaman kamera pengawas?” tanyanya.


“Tentu. Silakan …” Ketua Tim Khusus membawa Dallas ke sebuah mobil yang di dalamnya telah dilengkapi dengan layar monitor.


Seorang programmer segera menunjukkan rekaman kamera pengawas dari berbagai arah yang berkaitan.


Saat Dallas melihatnya dengan saksama, jelas bahwa beberapa mobil hitam mewah memasuki kawasan keluarga Marweth dan mulai menerobos masuk. Dia juga melihat sosok yang sangat dikenalnya. Itu kakaknya sendiri yang meledakkan rumah keluarga Marweth.

__ADS_1


Pada akhirnya, Dallas masih tidak bisa menahan diri untuk merasakan getaran di hatinya.


“Apakah Tuan Dallas mengenali salah satu dari mereka?” tanya Ketua Tim Khusus merasa jika ekspresi Dallas agak salah.


Dallas merapatkan bibirnya untuk sementara waktu dan mendesah, “Itu kakakku, Gaines Alston yang telah mengkhianati keluarga,” ungkapnya.


“….”


Seketika suasana menjadi hening. Mereka terkejut karena ternyata pria bertopeng yang meledakkan rumah itu ternyata adalah kerabat yang terhubung dengan darah.


Asisten Jill sepertinya mengetahui jika suasana hati Dallas sedikit salah. “Bos ….”


Dallas mengembalikan ekspresinya seperti sedia kala. Dia tidak mau memedulikan ini lagi. Dia segera meninggalkan tempat itu dan memasuki mobil. Asisten Jill menyetir.


Dallas menopang kepala di jendela mobil dan memejamkan mata. “Hubungi orang rumah dan katakan yang sebenarnya.”


“Ya, Bos.” Asisten Jill mengira jika Dallas khawatir tentang Nyonya Alston yang telah bersahabat dengan Nyonya Marweth sebelumnya.


Tak lama, Dallas menerima pesan dari Chezy. Wanita itu menunggunya di sebuah gedung tidak terpakai yang ada di ibu kota.


“Pergi ke gedung …” Dallas menyebutkan gedung mana yang dimaksud.


Asisten Jill merasa heran. “Bos tidak ingin kembali langsung ke rumah?”

__ADS_1


“Tidak. Temui istriku di sana.”


__ADS_2