
Dallas membuka matanya dan tampak acuh tak acuh. Tanpa diduga, kakaknya menginginkan Chezy. Namun satu hal pasti, tidak ada niat baik. Belum lagi, Gaines tidak terkejut saat tahu dirinya adalah Tamu Malam. Sepertinya sudah mengetahuinya sejak lama.
Hal ini membuat Dallas lebih yakin jika Gaines terlibat.
"Karena kamu telah dinyatakan koma, maka tinggalah di sini sampai waktunya tepat. Aku akan datang untuk menjengukmu setiap hari. Tapi tidak mungkin membawa makanan begitu saja secara terbuka. Aku akan memikirkan caranya nanti," jelas Chezy.
Dallas tersenyum dan memegang tangan wanita itu. "Istriku sangat perhatian."
Sudut mulut wanita itu berkedut. Lupakan saja. Bahkan jika Dallas hanya cedera tangan dan luka lecet, sekarang masih merupakan seorang pasien.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hampir setiap hari, Chezy mengunjungi Dallas. Sesekali akan datang pada malam hari, memanjat gedung rumah sakit dan menuju ke lantai di mana Dallas dirawat. Dia bisa masuk lewat jendela.
Pada hari-hari itu juga, Dallas yang telah berpura-pura koma tidak menganggur. Dia memerintah anak buahnya untuk mencari tahu tentang Gaines. Semua aktivitas nya dipantau diam-diam hingga memiliki satu kesimpulan yang pasti, Gaines adalah pembunuh berantai.
Miley mengunjungi Dallas pada malam hari sambil membawa bunga potong untuk mengganti bunga layu di vas. Hal ini tidak akan menimbulkan kecurigaan. Bahkan Arran sendiri datang untuk memeriksa kondisinya.
"Kakakmu benar-benar terlibat?" Arran terkejut. "Sejak kapan dia mulai bergabung dengan organisasi pembunuh berantai?"
Dallas menggelengkan kepala. "Seharusnya sudah cukup lama."
Dia tidak memberi tahu mereka bahwa Chezy adalah agen rahasia.
__ADS_1
"Apa tujuannya?"
"Aku tidak tahu secara pasti," jawab Dallas. "Tapi kemungkinan besar masih ada hubungannya dengan keluarga."
Miley mulai menebak. "Mungkinkah dia menginginkan warisan keluargamu?"
Seketika, mereka terdiam. Ini juga bisa menjadi mungkin.
Dallas sekarang tahu bahwa Gaines jarang pulang. Bukan karena kerja lembur atau pergi mengurus pekerjaan, melainkan pergi ke kelompoknya untuk merencanakan pembunuhan. Salah satunya adalah dirinya sendiri.
Dallas telah menjadi sasaran Gaines selama beberapa bulan terakhir. Dan berkomunikasi juga dengan Drake untuk mencelakai Chezy. Kasus penculikan Chezy waktu itu juga karena Gaines, memaksanya untuk menikahi Sonya.
"Bagaimana dengan kondisi Sonya di tangannya?" Dallas ingat jika Sonya dan Gaines tinggal satu rumah saat ini.
Miley menggelengkan kepala, sedikit disayangkan. "Dia menderita di tangan Gaines, ini sudah pasti. Dia sudah tidak muncul lagi di depan umum. Setelah aku mencari tahu sesuai dengan yang kamu instruksikan, ternyata Sonya dikurung olehnya di sebuah ruangan. Dia sudah hamil besar. Gaines hanya menginginkan anaknya, tapi Sonya ... tidak mungkin bertahan."
"Tidak mungkin!" Dallas mendengkus. "Aku hanya ingin tahu apa yang diinginkan Gaines sebelumnya."
Tapi ada sedikit kesedihan di mata pria itu. Dia bukan mengasihi Sonya tapi Gaines. Dia dulu dekat dengan Gaines dan telah tumbuh bersama. Dan Sonya adalah lawan jenis yang sering bermain dengan keduanya.
Sejak kapan semuanya berubah menjadi seperti sekarang?
Keluarga Marweth terlalu serakah dan kakaknya mungkin menginginkan posisi kepala keluarga di masa depan sehingga mengubah sikap acuh tak acuhnya menjadi obsesi. Lalu bergabung dengan organisasi pembunuh berantai untuk melampiaskan emosi, membunuh orang merupakan sebuah kepuasan.
__ADS_1
Dallas dulu tidak pernah bersikap dingin pada kakaknya, bahkan setelah mewarisi perusahaan dari tangan kakeknya. Tuan Alston tidak terlalu pintar mengurus perusahaan sehingga Kakek Alston menangani semuanya.
Namun tidak tahu kenapa Gaines tidak terpilih untuk menjadi pewaris. Dallas pernah bertanya pada kakeknya tapi ditanggapi dengan sedikit perasaan aneh.
Mungkinkah kakeknya tahu sesuatu di masa lalu?
Hanya sejak Gaines dan Sonya berselingkuh, Dallas mengubah sikapnya menjadi dingin dan acuh tak acuh.
Tapi ekspresi Dallas saat ini di mata Miley dan Arran seperti sedang mengasihani Sonya. Jika Chezy tahu, bagaimana reaksinya. Miley memiliki perhitungan kecil di hatinya.
"Kalau begitu, kamu istirahat dengan baik. Kami akan mengunjungimu lain waktu," kata Arran.
Dallas mengusir mereka dan pura-pura masih koma. Tapi kenapa Chezy belum menghubunginya hari ini?
......................
Di koridor rumah sakit menuju lobi, Arran pamitan lebih awal dengan Miley. Sedangkan Miley sendiri sedang menghubungi Chezy saat ini dan mengatakan ekspresi apa yang dimiliki Dallas saat membicarakan Sonya yang dikurung Gaines.
Setelah itu, dia tak mau bicara lama-lama. Biarkan wanita itu memikirkannya sepanjang malam. Siapa suruh wanita itu membuatnya kehilangan banyak uang sebelumnya.
Dan benar saja, saat ini di rumah, Chezy masih memikirkan apa yang dikatakan Miley. Pria playboy ini tidak mungkin hanya berkata sembarangan karena khawatir menyinggung Dallas.
Di tempat tidur, Chezy tidak bisa tidur sama sekali. Perasaannya aneh. Dia dan Dallas hanya pernikahan kontrak. Sudah bergaul selama beberapa bulan, tidak ada yang membuatnya terkesan.
__ADS_1
Tapi sejak Miley berkata jika Dallas mungkin sedih tentang Sonya yang dikurung oleh Gaines, pikirannya melayang.
"Benarkah Dallas masih memiliki perasaan pada Sonya? Setiap kali membicarakan Sonya, dia selalu kesal tanpa alasan ...," gumamnya.