Pernikahan Kontrak Agen Rahasia

Pernikahan Kontrak Agen Rahasia
Satu Masalah Lagi Selesai


__ADS_3

Cade dan Dallas segera meninggalkan perusahaan kosong tersebut dan menunggu hasilnya di kantor polisi.


......................


Di hutan, Miley dan para Interpol lainnya berusaha untuk mengepung kelompok dunia bawah yang berada di bawah kepemimpinan Chang Diwei. Beberapa tembakan terdengar, membuat suasana sedikit tegang.


Chang Diwei yang melarikan diri dengan tas di tangannya langsung ditembak pada bagian kaki oleh pengawal kerajaan Negara K.


Chang Diwei terkejut. Padahal pengawal kerajaan berpakaian serba hitam itu masih jauh darinya tapi peluru berhasil mengenainya. Ini tidak masuk akal.


“Brengs*k!” Chang Diwei mengutuk dan berusaha untuk mencari tempat demi menghindari tembakan.


Dia bahkan berteriak pada anak buahnya yang berusaha untuk melindungi dirinya.


“Apa yang kalian tunggu, cepat urus mereka! Untuk apa aku membayar kalian jika tidak bekerja?!”


Para anak buah itu tak segan lagi langsung mengarahkan senapan lima lubang peluru ke belakang. Rentetan tembakan itu begitu nyaring dan selonsong peluru terus terisi. Tapi semua anak buah Chang Diwei yang melindunginya justru tertembak di dada dan kepala hingga merenggang nyawa di tempat.


Chang Diwei terkejut dan wajahnya sudah pucat akibat menahan rasa sakit di kakinya yang tertembak.


Orang-orang kerajaan Negara K ini ternyata lebih mampu.

__ADS_1


Tak lama kemudian, dia berteriak dan jatuh tengkurap setelah menerima tembakan lain di kaki yang satunya lagi.


Kali ini Chang Diwei tidak bisa menahan diri untuk berdiri. Dia mengerang kesakitan dan berpikir jika kesadarannya akan segera melemah. Dia mendengar suara langkah berat yang tak beraturan dan akhirnya melihat sekelompok pria berpakaian serba hitam dan berkaca mata. Salah satunya bahkan seorang wanita.


Wanita pengawal kerajaan itu melepaskan kacamatanya dan menatap Chang Diwei dengan dingin. Dia masih memegang senjata laras panjangnya dengan mantap.


“Beritahu tuan, target sudah berhasil diamankan,” kata wanita pengawal kerajaan,


“Ya!” Rekannya mengangguk ringan.


“…” Apakah aku baru saja ditembak oleh seorang wanita? Batin Chang Diwei tidak menduga.


Ini bukan menembak hati dengan cinta, tapi menembak kedua kakinya dengan peluru. Hidup begitu menyedihkan.


Di kantor polisi, Cade dan Dallas yang menunggu akhirnya menerima kabar baik tentang penangkapan Chang Diwei beserta antek-anteknya. Tak lama, orang-orangnya kembali dengan tersangka yang dimaksud. Miley juga datang dan tampaknya kelelahan. Dia mengira jika kedua kakinya akan bengkak saat kembali ke Negara A.


Berita ini kembali membuat Negara C heboh dan membicarakan kasus Chang Diwei yang menjadi bos dunia bawah dan bahkan bekerja sama dengan pembunuh berantai di Negara A. banyak kutukan di internet. Netizen akhirnya menebak jika kedatangan Cade dengan seorang pebisnis dari Negara A ke negara mereka mungkin untuk menangkap Chang Diwei.


Di penjara sementara, Chang Diwei yang masih diborgol akhirnya bisa melihat Dallas secara langsung. Kedua kakinya diperban setelah peluru dikeluarkan. Dia hanya bisa duduk di kursi roda.


“Sepertinya kamu menang, Dallas. Kamu bahkan tidak mampu menangkapku sendiri dan memilih meminta orang lain untuk melakukannya. Apakah kamu begitu pengecut?” cibir Chang Diwei dalam aksen bahasa Negara A.

__ADS_1


Dallas tidak tersinggung sama sekali. “Bergotong royong lebih baik daripada seorang diri.”


Chang Diwei sangat marah. “Jangan mengutip kalimat orang-orang negara ini. Kamu pikir, kenapa Gaines berkhianat dan memilih mengambil jalan ini?”


“Apapun alasannya, kamu tidak perlu menjelaskan tentang ini. Kakakku sudah tenang di bawah sana dan mungkin kamu akan menyusul di masa depan. Kamu ingin mendapatkan dokumen ekuitas dan semua kepemilikan keluarga Alston? Apakah kamu bermimpi?”


Chang Diwei tertawa seperti orang gila. Dia sudah kalah kali ini dan gagal untuk melarikan diri. Kenapa Dallas begitu luar biasa dan menekannya di mana-mana? Pria itu sombong dan tidak suka kekalahan. Chang Diwei hanya ingin memberikan pelajaran pada keluarga Alston karena berani menyinggungnya.


Karena itu dia bergabung dengan kelompok penjahat bawah tanah dan terhubung dengan pembunuh berantai. Lalu dia mengenal Gaines sebagai kakaknya Dallas. Dia memiliki rencana. Baik pembunuh berantai dan dirinya memiliki rencana untuk memanfaatkan Gaines.


Siapa yang tahu jika Gaines ini seperti hantu penipu, mampu membaca rencananya. Bukan hanya memberikan dokumen palsu padanya, tapi juga membocorkan semua hasil kerja sama dengan pembunuh berantai kepada pemerintah.


Hanya mengingat ini, Chang Diwei merasa kedinginan. Gaines lebih mengerikan daripada Dallas yang bertarung secara langsung. Gaines penuh rencana dan mampu menyembunyikan kekurangannya dengan baik. Tapi Dallas adalah pisau sesungguhnya di lapangan.


Dua saudara kandung yang sama baiknya, kenapa harus milik keluarga Alston?


Chang Diwei menertawakan dirinya sendiri dan tidak mau lagi berbicara dengan Dallas.


“Dallas …” Suara Chang Diwei sedikit lemah. “Sangat jarang ada saudara kandung yang masih memiliki kepedulian pada keluarganya. Aku harus akui, kakakmu berkorban untuk melindungi keluarga. Bahkan jika dia harus mengorbankan nyawanya sendiri,” jelasnya penuh tulus.


Ini mungkin akan menjadi percakapan terakhirnya dengan Dallas. Dia bisa saja diberi hukuman mati setelah sidang diputuskan atas semua kejahatannya menipu negara dan merugikan banyak orang. Lagi pula, Negara K dan Negara A harus dipuaskan.

__ADS_1


Dallas hanya menatapnya selama beberapa waktu dan meninggalkan penjara dengan punggung dingin. Dia juga tahu … kakaknya melakukan semua ini demi kebaikan keluarga. Dan Dallas sendiri masih orang yang menyebabkan masalah ini berkembang menjadi sekarang.


__ADS_2