
Selama beberapa hari, Miley tidak tahu bahwa Dallas sedang berbahagia karena Chezy hamil. Dia belum diberi tahu, begitu pula dengan Arran. Walaupun Miley sudah sembuh saat ini, dia masih merasa tidak nyaman dii hatinya.
Arran yang baru saja membantu dokter lain untuk memeriksa pasien, melihat Miley sedang linglung di koridor.
“Apa yang kamu lakukan di sini? Apakah kamu punya penyakit lain yang memengaruhi masa depanmu?” tanyanya bercanda.
“Katakan padaku, apakah aku begitu tidak beruntung? Para wanita biasanya dekat denganku tapi tidak mau ada yang serius denganku. Apakah ini karma?” keluh Miley dengan wajah kusam.
Arran terkejut, menatapnya tidak percaya. “Kamu sedang mencari istri?” tanyanya curiga.
“Jika tidak? Saudara perempuan?” cibir pria itu kesal. “Tentu saja istri!”
“Mereka hanya ingin uangmu, bukan dirimu. Mereka tahu kamu playboy paling terkenal di ibu kota, wanita mana yang tahan denganmu?” ejek Arran sebelum akhirnya meninggalkannya seorang diri.
“…” Miley ingin mengutuknya tapi tidak mau mengejar.
Merasa tidak ada yang bisa dilakukannya lagi di rumah sakit, Miley segera meninggalkan tempat tersebut. Ketika dia berbelok menuju lift, dia tak sengaja menabrak seorang wanita hingga terjatuh. Wanita itu masih mengaduh kesakitan. Miley terkejut dan segera ingin membantunya untuk berdiri.
“Maaf, Nona ini … aku tidak sengaja. Apakah kamu baik-baik saja?” tanyanya penuh khawatir.
Wanita di depannya adalah jenis kecantikan yang tidak langka, tapi entah kenapa Miley merasa akrab dengannya.
Wanita itu menggelengkan kepala meski pinggangnya agak sakit. Dia tak menolak uluran tangan pria di depannya dan segera berdiri. Karena dia memakai high heels, kakinya sedikit terkilir.
“Tidak, tidak apa. Maaf, aku yang tidak melihat dengan baik.”
__ADS_1
Saat wanita itu dan Miley saling menatap, ada keheningan untuk sementara waktu. Bahkan wanita itu tertegun saat melihat siapa pria di hadapannya. Bukankah pria itu … pria malam itu di bar?
Bahkan Miley yang merasa akrab saat melihatnya juga bereaksi lebih awal.
“Kamu … Kamu wanita malam itu yang meniduriku bersama satu wanita gemuk lainnya?” tebaknya sudah yakin.
Wanita itu segera menggeleng dan menyangkalnya. “Tidak, Tuan, kamu salah mengenali orang. Aku tidak tahu apa yang kamu bicarakan,” jawabnya tergesa-gesa, tapi hatinya panik.
Melihat jika wanita itu berniat pergi, Miley menangkap pergelangan tangannya lebih dulu dan menahannya.
“Aku tidak salah orang, kamu adalah wanita malam itu yang diminta Chezy untuk melayaniku bukan? Jangan mengelak, aku tidak memakan orang!” Miley kesal. Apakah dirinya begitu menakutkan?
Wanita yang sudah tidur dengannya biasanya akan bersikap mencari perhatian dan mengajaknya tidur kembali. Tapi Miley adalah pria yang suka mencicipi satu dan mengganti satu. Dia tak tertarik dengan barang yang telah dicobanya sekali, jika itu tidak ketagihan.
Wanita itu masih bersikeras. “Tuan, kamu pasti mengenali orang yang salah. Tolong, biarkan aku pergi,” katanya.
“Tidak, tidak. Aku hanya terpesona sesaat. Ini tidak ada hubungannya.”
Miley masih tidak mau melepaskannya. Dia yakin bahwa wanita di depannya adalah orang malam itu. Tapi dia tidak tahu kenapa ingin mempertahankannya hari ini.
“Kamu masih tidak mau mengakuinya?” Miley tetap bersikeras untuk membuatnya mengaku.
Tak lama saat wanita itu ingin mengatakan sesuatu, seorang perawat tiba-tiba menghampiri mereka.
“Maaf, apakah ini Nona Jessie?” tanya perawat itu sopan.
__ADS_1
Wanita itu tertegun sementara waktu dan mengangguk pada perawat. Lalu dia memikirkan ibunya lagi yang sebelumnya dirawat di rumah sakit ini.
“Suster, apakah ada masalah dengan ibu saya?” tanyanya tanpa memedulikan lagi Miley yang memegang pergelangan tangannya.
Perawat itu menggelengkan kepala dan tersenyum. “Tidak ada yang salah dengan kondisi ibu Anda. Hari ini, ibu Anda diperbolehkan untuk pulang.”
“Benarkah? Apakah tubuhnya tidak masalah?”
“Semuanya hanya dokter yang bisa menjelaskan. Nona Jessie, silakan ikut.”
Miley yang melihat jika kondisinya tidak cocok untuk bertengkar hari ini, akhirnya melepaskan tangan wanita itu dan mengikutinya. Dia ingin tahu, apakah wanita ibu wanita ini sakit dan dirawat?
Ketika wanita bernama Jessie itu memasuki ruang dokter terkait, Miley menunggu di luar pintu dengan tenang. Seperempat jam kemudian, Jessie keluar dengan beberapa lembar kertas laporan di tangannya. Wanita itu masih terkejut saat melihat Miley masih ada di sana.
“Tuan, apakah ada sesuatu yang berkaitan denganku?” tanyanya.
“Kamu wanita malam itu kan?”
Saat malam itu, dia pikir meniduri Chezy, tapi ternyata dua wanita lain. Dan salah satunya adalah wanita di depannya ini. Dia tak akan pernah lupa karena gara-gara Chezy, dia kehilangan satu juta dolarnya yang berharga.
Karena Miley terus bertanya dan kemungkinan tidak akan pergi dengan tenang, Jessie akhirnya mengakuinya dengan suara lemah.
“Benar, itu memang aku. Tuan Miley sudah membayarku sebelumnya dan aku tidak ada hubungannya lagi dengan malam itu. Tuan Miley tidak perlu khawatir aku akan membuat kekacauan,” jelasnya.
“Apakah kamu punya pacar atau suami?”
__ADS_1
...****************...
NB: Bulan depan novel ini tamat dan Author telah menyiapkan novel baru yang akan menyapa kalian.