Pernikahan Kontrak Agen Rahasia

Pernikahan Kontrak Agen Rahasia
Kencan yang Memuaskan


__ADS_3

Tidak mau larut dalam kejadian pagi hari yang tidak menyenangkan, Dallas membawa Chezy ke sebuah taman hiburan terbesar di ibu kota. Kebetulan ini masih hari libur, banyak keluarga yang memiliki kecil kecil bermain di berbagai wahana.


Keduanya mencoba wahana rollercoaster yang cukup menguji adrenalin. Chezy tidak takut untuk menaiki ini, tapi Dallas berbeda.


Setelah turun dari wahana tersebut, pria itu mual dan wajahnya pucat. Chezy merasa kasihan. Dia pun membeli obat untuk meredakan rasa mual dan pusingnya.


"Siapa yang menduga jika CEO yang dingin dan tidak berperasaan juga tidak bisa menahan sensasi wahana seperti itu," sindir Chezy.


Dallas dan Chezy duduk di bangku taman sambil melihat anak-anak dan orang tua bermain. Ada juga beberapa pasangan muda yang sedang berkencan. Bahkan dapat menyaksikan pasangan selingkuh yang dipergoki oleh pacarnya.


Dallas sudah minum obat dan tersenyum pahit. "Aku tidak pernah datang ke tempat seperti ini sejak kecil."


Dallas tidak pernah mencoba datang ke wahana bermain. Dia dan saudaranya sangat ketat sejak kecil dan tidak ada waktu untuk bermain-main.


"Aku juga belum pernah. Tapi wahana ini tidak berbeda jauh dengan latihan terjun dari ketinggian. Anggap saja latihan," kata Chezy.


Setelah beristirahat sebentar, keduanya mencoba wahana lain. Termasuk memasuki rumah hantu-hantuan. Tapi bukannya takut pada orang yang memakai kostum hantu, tapi malah hantu-hantu an itu yang takut ada keduanya.


Seseorang yang baru saja melepas kostum hantu pastur pun menghela napas, melihat pasangan yang baru saja meninggalkan rumah hantu.


"Aku yakin pria itu pasti vampir dan wanita di sampingnya adalah iblis wanita yang turun dari neraka," gumamnya. Dia menyentuh pipinya yang sedikit bengkak akibat tonjokan Dallas.


Salah satu temannya yang menjadi hantu wanita terbunuh pun menggampar belakang kepalanya. "Kamu penakut tapi masih ingin kerja di sini. Ingat saja, risiko menjadi hantu-hantu an di sini itu bukan gagal menakuti pengunjung yang masuk, tapi dihajar oleh mereka.


"..." Aku hanya kerja di sini untuk mendapat upah beberapa dolar. Hidup tanpa uang, sangat miskin, batinnya.


......................

__ADS_1


Sementara itu ....


Dallas membeli es krim yang sering dibeli para pria untuk memanjakan pacarnya. Setelah itu mereka meninggalkan tempat wahana bermain dan pergi ke tempat lain untuk menikmati alam.


Pada sore hari, keduanya pergi ke bioskop untuk menonton film romantis yang baru saja rilis beberapa hari yang lalu. Dallas sengaja mencari tempat yang cukup gelap agar bisa menciumnya diam-diam tanpa diketahui banyak orang.


Film romantis yang keduanya tonton termasuk kategori dewasa. Tentu saja banyak adegan yang tidak cocok untuk anak usia di bawah umur.


"Kamu sengaja memilih film ini?" tanya Chezy.


"Tidak. Aku bahkan tidak tahu alurnya. Ini direkomendasikan oleh Miley." Dallas sedikit canggung. Dia juga tidak tahu akan ada banyak dengan yang tidak pantas untuk ditonton anak-anak.


Chezy mendengkus, "Kenapa kamu menyetujui saran playboy seperti dia?"


"Dia sering berkencan dengan banyak wanita. Kupikir dia banyak tahu."


Benar saja, Chezy tampaknya senang dengan dengan ciuman dua protagonis di dalam film tersebut. Apa lagi tempat nya adalah kamar.


"Protagonis pria ini benar-benar luar biasa. Otot-ototnya kencang, wajahnya juga tampan dan sangat mendominasi. Walaupun protagonis wanita adalah pelayan kecil di rumahnya, tapi diperlakukan dengan sangat baik. Ini percintaan antara majikan dan pelayan yang sedang populer akhir-akhir ini. Sayangnya film tidak seindah realita. Di dalam film, keduanya hidup bahagia meski ditentang orang tua. Tapi di kehidupan nyata, pria selingkuh dengan wanita bangsawan dan menuruti perkataan orang tua untuk bercerai dan menendang protagonis wanita ke lumpur. Sungguh ironis. Fantasi dan kenyataan benar-benar dua dunia yang berbeda," tutur Chezy panjang lebar seraya makan popcorn.


Dallas yang mendengarnya secara jelas langsung berwajah gelap dan menyalahkan orang yang membuat film tidak bergizi ini. Samar-samar dia merasa jika Chezy sedang menyentil dirinya. Apakah ini sindiran halus?


Setelah pulang nanti, dia akan mencari perhitungan dengan Miley.


Di suatu tempat, Miley mungkin bersin saat ini.


Untungnya film selesai kurang dari dua jam. Dallas dan Chezy belum makan malam sehingga memesan makanan siap saji dan makan di dalam mobil sebelum akhirnya pulang.

__ADS_1


"Apakah kamu suka kencan hari ini?" tanya Dallas saat tiba di rumah.


"Yah, tidak apa-apa. Ini hari yang menyenangkan. Terima kasih sudah mengajakku jalan, Tuan Dallas," jawabnya sedikit malu.


Tanpa diduga, Chezy benar-benar menikmati kencannya.


Dallas memiliki rasa puas pada dirinya sendiri. Setidaknya untuk hari ini sukses meski tidak terlalu menyenangkan saat menonton film.


Jam sudah menunjuk pukul sepuluh malam. Chezy lelah dan ingin sekali tidur. Setelah membersihkan diri, dia menghubungi Marine terlebih dahulu untuk menanyakan kemajuan penyelidikannya. Setelah berbicara sebentar, Chezy bersiap untuk tidur.


Namun Dallas yang mengenakan jubah mandi dan membaca majalah keuangan tiba-tiba saja memeluk dan menciumnya begitu saja.


"Jangan main-main." Chezy tahu Dallas pasti ingin melakukannya lagi malam ini. Tapi dia tidak sedang menginginkannya.


"Tidakkah kamu ingin melakukannya seperti di film tadi?" bisik Dallas.


"Tidak. Itu hanya adegan dalam film."


"Tapi aku menginginkanmu malam ini."


"Aku tidak mau melayanimu sekarang. Biarkan aku tidur." Chezy menolak.


Dallas merebahkannya. Chezy benar-benar sedang malas malam ini. "Jangan khawatir. Aku yang bergerak, kamu hanya perlu menikmatinya saja."


Chezy tidak berdaya dan membiarkan pria itu melakukan apa yang diinginkannya. Faktanya, dia baru bisa tidur setelah lewat jam dua belas malam. Jika Chezy yang mengantuk tidak membujuknya, Dallas mungkin akan melanjutkannya di kamar mandi. Stamina pria itu benar-benar luar biasa.


Tak tega melihatnya kelelahan, Dallas yang sudah terengah-engah akhirnya berbaring di sampingnya. "Oke, tidurlah. Selamat malam istriku," bisiknya langsung mencium kening Chezy.

__ADS_1


Setelah melihat Chezy tertidur pulas, Dallas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


__ADS_2