Pernikahan Kontrak Agen Rahasia

Pernikahan Kontrak Agen Rahasia
Kontrak Telah Berakhir


__ADS_3

Jessie sedikit terkejut dengan pertanyaan Miley yang membuatnya bingung. Dia menggelengkan kepalanya dengan jujur. Tentu saja tidak.


Dia adalah wanita malam saat ini dan telah melempar dengan beberapa pria di tempat tidur demi mendapatkan uang. Uang itu untuk membayar perawatan ibunya yang saat itu akan dioperasi. Dia butuh uang yang banyak untuk membayar biaya operasi.


Meskipun status wanita malam tidak terlalu tabu di negara ini, tetap saja dia dianggap memiliki tubuh kotor. Semenjak ibunya keluar dari bahaya penyakit dan operasi berjalan sukses, Jessie jarang pergi untuk mencari tamu lagi.


Lagi pula sejak awal, dia tidak memiliki niatan untuk menjadi wanita malam.


“Kenapa Tuan bertanya ini padaku?” tanyanya bingung.


“Maukah kamu menikah denganku? Aku sedang mencari istri untuk hidup serius di masa depan.” Miley tidak malu langsung mengutarakan keinginannya.


Jessie sedikit gemetar dan semua lembaran kertas laporan di tangannya langsung berserakan di lantai. Apakah dia salah dengar?


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Seminggu kemudian, Arran berkunjung ke rumah Dallas dan mengetahui jika Chezy sedang hamil saat ini. Dia bahkan lebih terkejut lagi jika anak yang sedang dikandung Chezy saat ini adalah kembar tiga. Tidak heran, Dallas merasa tidak nyaman sepanjang waktu.


Arran meminum secangkir kopinya dan menatap Dallas yang berwajah kusut.


“Bukankah bagus jika kamu memiliki tiga anak sekaligus? Apa yang membuatmu tidak senang?” tanyanya sedikit tidak berdaya.

__ADS_1


Seorang wanita yang mengandung anak lebih dari tiga sudah merupakan hal yang luar biasa. Chezy hanya hamil tiga anak sekaligus, ini bukan sesuatu yang memalukan.


Dallas mendengkus. “Tidak masalah selama itu anakku. Tapi bagaimana jika semuanya adalah baji*gan?”


“Kamu hanya khawatir jika ketiga-tiganya adalah bayi laki-laki? Apakah kamu begitu mendominasi di tempat tidur?” godanya.


Dallas tidak menjawab dan menatapnya dengan ganas. Tentu saja ini tidak perlu dipertanyakan lagi. Jika dia kalah dari wanita di tempat tidur, bukankah memalukan sebagai seorang pria?


Arran sedikit bergidik saat ini dan tidak mau memprovokasinya. “Kamu belum mengetahui jenis kelaminnya. Tunggu saja dan periksa lagi di masa depan. Kenapa terburu-buru?”


Meski Dallas tahu ini, dia masih tidak bisa terima. Dia berpura-pura tidak tahu apa-apa di depan Chezy saat itu tapi hatinya panik. Dia tidak mau semuanya lahir sebagai anak laki-laki. Dia ingin anak perempuan yang bisa diandalkan di masa depan jika dirinya bertengkar dengan istrinya.


“Apakah Miley sibuk akhir-akhir ini? Kenapa aku jarang melihatnya?” Arran mengalihkan topik pembicaraan.


Arran hampir menyemburkan kopi yang sedang diminumnya. “Dia berkencan? Punya pacar?” tanyanya kaget.


“Ya. Kini tinggal kamu yang masih pria kesepian.”


“…” Arran tidak mau memiliki kekasih untuk saat ini. Dia tidak terlalu tua untuk menikmati masa lajangnya selama beberapa tahun lagi.


Lagi pula pria, semakin dewasa semakin tampan dan berkharisma. Arran ingin menikmati masa-masa itu. Tapi Arran penasaran. Dengan wanita mana pria itu berkencan? Apakah ada wanita yang masih mau dengan playboy seperti Miley?

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Seiring berjalannya waktu, Chezy dan Dallas masih hidup dengan status pernikahan kontrak. Sepertinya masalah ini sama sekali tidak menjadi halangan bagi keduanya untuk tinggal layaknya suami istri yang layak.


Hingga pada malam harinya, Chezy dan Dallas mulai menandantangani pernikahan kontrak yang telah berakhir karena telah jatuh tempo.


Keesokan harinya, mereka pergi ke biro urusan sipil untuk mengurus surat perceraian lebih dulu karena bagaimana pun, pernikahan kontrak ini pada awalnya masih memiliki saksi dan perjanjian tertulis. Semuanya berjalan dengan baik dan keduanya masih berpegangan tangan meski sudah mengakhiri kontrak.


Dallas mengajaknya ke suatu tempat untuk makan siang. Dia masih memilih tempat yang dekat dengan pantai. Cuaca hari ini tidak terlalu panas dan keduanya memilih lokasi yang pas untuk bisa melihat lautan.


“Ini hanya makan siang, kenapa begitu banyak hiasan di mana-mana?” Chezy sedikit mengernyit.


“Ini adalah tempat makan pasangan,” jawab pria itu enteng.


Semua makanan tersaji di atas meja bundar. Sebelum makan siang, Dallas sudah mengeluarkan sesuatu dari saku jasnya dan berlutut di depan wanita itu.


“Apa yang kamu lakukan?”


Dallas ternyata mengeluarkan kotak beludru merah yang isinya adalah sebuah cincin berlian. Tanpa diduga, Arran sebenarnya ada bersama mereka dan memegang kamera untuk mengambil beberapa foto pembuktian.


Chezy melihat semua ini dan sepertinya mulai mengerti. “Apakah kamu melamarku?” tanyanya.

__ADS_1


“Bagaimana menurutmu? Kamu bukan wanita biasa, cara ini mungkin terlalu klasik dan suka dilakukan banyak pria lain untuk pasangannya. Tapi aku masih rela berlutut untukmu. Hari ini kontrak kita berakhir namun aku ingin menjalani kehidupan suami dan istri yang sesungguhnya. Chezy … maukah kamu menikah denganku?”


__ADS_2