Rencana Sang Tuan Muda

Rencana Sang Tuan Muda
Hari Pertama


__ADS_3

Sudah satu hari Tania menghilang.


"Siapa kalian?" Seru Tania dengan suara lemas saat kesadaran nya sudah kembali.


"Tutup mulutnya" Perintah salah seorang dari mereka.


"Dimana aku" ucapnya dengan kebingungan.


"Cepat tutup mulut nya. Berisik"


Seseorang berjalan kearah Tania dan kembali menutup mulut nya.


Dimana aku? siapa mereka? Ada apa sebenarnya? terakhir aku berada di toilet rumah sakit. Kenapa sekarang ada disini.


*


Sekretaris Jay dan Ferdi sedang bekerja sama untuk menemukan Tania. Kehilangan Tania sudah di serahkan ke pada pihak kepolisian, diluar dari itu semua orang orang suruhan Raka juga sudah di kerahkan.


Ferdi bersedia membantu Sekretaris Jay karna itu merupakan kewajibannya sebagai Polisi. Setiap kali ada perkembangan yang baru mereka selesaikan bersama. Walau sesekali muncul perdebatan.


Sementara Raka menunggu instruksi dari sekretaris Jay, dia tidak bisa terlihat lengan di depan lawan bisnis nya, jika tidak ini akan menjadi senjata para musuh nya untuk me jatuh kan nya. Walau sebenarnya dia kepikiran, tapi dia tetap menerima saran dari sekretaris Jay.


Di kantor polisi.


"Saya rasa ini ada hubungan nya dengan perusahaan besar Jay" sembari memberikan sebuah foto.


"Saya rasa juga begitu Tuan. Karna mereka sangat mahir, tidak meninggalkan celah sedikit pun. Seperti nya ini sudah kelas kakap" memeriksa foto yang berada di meja.


"Apa kalian memiliki musuh Jay"


"Di dunia bisnis semua nya adalah musuh Tuan. Tapi perusahaan hannya Kharisma Groub yang masih saja mencari masalah dengan Wijaya Groub"


"Sebentar, KHARISMA GROUB?? Apa mungkin mereka terlibat??"


Jay mengingat ingat sesuatu.


"Tuan benar. Mereka sudah menemukan kelemahan Tuan Raka"


"Kelemahan? Kelemahan apa maksudmu?"


Emang manusia robot itu punya kelemahan


"Selama ini mereka mereka mencoba mencari kelemahan Tuan, tapi kali ini mereka sudah mengetahui nya. Nona Tania sudah menjadi kelemahan Tuan sekarang"


"Maksudmu Jay?" melirik kearah Jay.

__ADS_1


"Bisa kita fokus ke masalah ini saja Tuan. Jika memang benar mereka terlibat, saya tau cara mengatasi nya"


"Bagaimana?"


"Sebaiknya Tuan ikut saya."


Dengan wajah kebingungan Ferdi mengikuti Sekretaris Jay


Di perjalanan.


"Apa orang orang mu tidak menemukan sedikit pun kabar baik?"


"Hannya sedikit Tuan. Seperti nya ada polisi juga yang ikut terlibat disini. Kasus nya sedikit di persulit"


"Adakah orang yang kau curigai?" sambil mengerutkan kening


"Saya belum fokus kesana Tuan. Saya hannya akan fokus ke Nona Tania terlebih dahulu. Setelah ini baru saya akan selesaikan masalah yang lain"


"Lantas apa rencanamu sekarang."


"Sebentar lagi kita sampai. Kita bahas disana Tuan"


Jika dugaanku benar, ini akan menjadi akhir bagi kalian. Jay


*


"Haus" ucap Tania lemas.


"Berikan dia minum, kita masih membutuhkan nya hidup hidup" perintah seseorang yang merupakan ketua dari orang orang tersebut.


Tania di berikan air minum dari sedotan, karna kedua tangan nya dalam keadaan terikat.


Tania hannya bisa melihat sekitarnya, dia tidak mengeluarkan sepatah kata pun. Ia sudah tau dirinya dalam bahaya. Jika dia berbicara sedikit saj bisa bisa mulut nya kembali di tutup.


Apakah ada orang diluar sana yang mencariku? Apa Dia mencariku sekarang? atau dia tidak peduli sama sekali. Seseorang di luar sana Tolong aku.


Sebutir air mata Tania menetes. Ia tidak bisa melakukan apapun, bahkan dia saat lemah sekali.


"Aku sangat lapar. Bisakah aku makan sesuatu" dengan nada pelan.


"Bagaimana Bos? dia lapar katanya"


"Berikan saja dia roti. Jangan lepaskan ikatan tali nya. Dia harus hidup saat terjadi transaksi nanti."


"Siap bos"

__ADS_1


Transaksi? Apa maksudnya? apa aku akan di tukar dengan sesuatu? atau bagaimana maksud nya? ada apa ini sebenarnya.


*


Tiba di sebuah rumah.


"Ini rumah siapa?" sembari membuka sabuk pengaman.


"Anda akan tau saat di dalam Tuan"


Seseorang membuka pintu saat Jay menekan bel.


"kalian sudah sampai sekretaris Jay, silahkan masuk"


Ferdi dan Sekretaris Jay masuk.


"Kita langsung ke inti pembicaraan saja" sembari membuka sebuah berkas "Jadi selama ini Nona Tania mengajar les disana?"


"Benar Jay. Sebelumnya mereka tinggal di daerah xxx. Setelah berhenti bekerja mereka sudah pindah dan saya juga tidak tau kemana"


"nama anak nya?"


"Dea laksana" sembari mencari sesuatu di dalam smartphone nya. "Ini anak nya" menunjukkan sebuah foto.


"Baik, kirim ke hape saya sekarang"


"Tuan terimakasih informasi nya. Nanti orang suruhan saya akan datang menjemput Tuan dan keluarga. Sementara kalian tidak bisa tinggal disini, sampai situasi benar benar aman"


"Saya akan ikuti semua yang anda katakan Jay"


"Kalau begitu kami permisi Tuan"


Sekretaris Jay dan Ferdi keluar dari rumah besar tersebut


"Dia siapa Jay" tanya Ferdi sembari membuka pintu mobil.


"Dia adalah kaka nya Nona Tania"


"Apa hubungan nya anak les nya dengan kehilangan Tania"


"Sekarang kita ke kantor Tuan. Semua rencana kita atur disana"


"Kau sangat misterius Jay"


Tidak di jawab oleh sekretaris Jay.

__ADS_1


__ADS_2