
Tania dan Cindi keluar dari ruang ganti, mereka kini menggunakan dress berwarna hitam. Dengan rambut di biarkan terurai.
Ketika mereka berdua sampai di ruang pemotretan, seketika pra kru pria tertegun melihat kecantikan dua wanita yang berada di depan mereka.
"Kita mulai dari mana Kak?!" Tanya Cindi kepada Anton yang sedang asik dengan laptop nya,
Ia melihat ke arah suara, seketika ia terpana melihat Tania dan Cindi, ia memandangi merek berdua dari atas hingga bawah,
oohh shhiit cantik banget, gilak.. ini di luar dari dugaan ku. Hanya di poles sedikit saja sudah secantik ini..
"Hey kak,, malah bengong lagi.. gimana??!!" Tanya Cindi merasa risih dengan tatapan Tommy.
"Maaf maaf aku speacless banget melihat kalian, asli cantik banget" masih dengan wajah kagum.
"iiihh udah ih,, kita mulai nggak ini" ucap Cindi mulai kesal.
"Ok, kalian berdiri disana" Sembari menunjuk "Kalian sambil menyentuh produk yang ada disana" dengan wajah yakin.
Tania dan Cindi mulai mengeikuti semua instruksi. Awal nya Tania sedikit kaku, ia malu malu ketika camera mulai membidik nya dari segala arah.
"Bisa berhenti sebentar" seru Tania kepada fotografer.
"Ada masalah apa??!" Tanya Tommy dari bangku nya karna memperhatikan Tania sedang berbicara.
"Aku nerves" jawab Tania dengan wajah grogi.
"Ok baik lah, itu hal yang wajar karna pertama kali nya" Lantas ia memanggil seseorang. "Berikan mereka sedikit contoh, ini pertama kali nya bagi mereka" dengan nada pelan.
"Siap bos' Jawab si pria namun dengan gaya menyerupai wanita dengan nada centil nya.
"Okay ladies, looked me" dengan percya diri, ia mulai memperagakan beberapa pose yang menarik.
Tidak perlu lama bagi Tania dan Cindi untuk belajar, Mereka dengan cepat bisa membuat pose pose yang sangat cantik.
"Good, iya,, lagi,, nice,, iyap,, lagi" Seru Fotografer pria tersebut ,
Sementara Bella terus menerus memperhatikan Tania yang mulai terbiasa dengan sorot camera.
Aku tau akhir nya akan seperti apa, Tuan tidak akan tinggal diam melihat Nona seperti ini. Aku berani bertaruh akan hal itu. Nona hanya di rumah dan ke panti saja sudah membuat Tuan cemburu, apalagi dia sampai melihat penampilan Nona hari ini.
*
Raka keluar dari ruang rapat.
"Apa masih ada Rapat lagi Jay' Tanya nya sambil berjalan.
"Kita masih harus meninjau proyek baru yang ada di alamat xxx Tuan." Jawab Jay dari samping Raka yang juga ikut berjalan.
__ADS_1
"Apa tidak bisa di tunda??!" Tanya nya kesal.
"Tidak Tuan, hari ini semua para pekerja sedang menunggu hari ini untuk bertemu dengan anda disana" jawab nya seraya membuka pintu karna mereka telah tiba di depan pintu ruangan Raka.
"Baiklah, ayo kita kesana sekarang" jawab nya kesal.
Padahal aku ingin sekali menemui Tania. Sebaik nya aku selesaikan ini dan pergi kesana secepatnya. Raka.
Aku tau kau tidak tenang karna memikirkan Nona Tuan. Semua ini karna kebodohan ku, Jay
*
"Terimakasih Tania dan Cindi atas kerja sama nya." seraya meyalami tangan mereka.
"sama sama kak, semoga produk nya di terima di pasaran ya" jawab Cindi bersemangat.
"Kalian bersedia kan kalau kita adakan pemotretan lagi, mungkin tema nya outdoor" Tommy bertanya dengan pelan.
"Untuk apa??! Tapi tadi kan udah." Tanya Tania seraya mengerutkan kening.
" Tadi itu pemotretan untuk produk skincare terbaru aku. Aku juga ada bisnis di bidang fashion, jika kalian mau aku mau menawarkan kalian untuk model ku"
"Mau dong Kak" Jawab Cindi bersemangat.
"Baik lah kalau begitu, Seperti nya kalian sudah perlu seorang manager deh untuk mengurus sagala keperluan kalian" ucap Tommy dengan nada datar.
"Ia manager, semua model atu artis itu selalu punya yang nama nya manager, dia yang akan mengurus jadwal kalian"
"Ha ha ha" Tawa cindi membuat Tommy mengerutkan kening.
"bukan nya lucu kak, kami baru sekali terlibat dalam pemotretan tapi sudah memikirkan manager." Lanjut cindi masih dengan tertawa.
"Loh, yakin aja, setelah ini kalian akan kaget nanti nya, dan kalian akan mendengarkan ucapanku" Tommy dengan yakin.
"Kaget?? memang nya kenapa?" Tanya Tania bingung.
"Kalian lihat aja nanti. oh iya.. kalian lihat instagram ku ya. aku akan upload foto terbaik kalian di instagram aku" ucap Tommy.
"OK baik lah kk, kalau begitu kami pulang dulu ya, thanks for today" seru Cindi sambil tersenyum.
Mereka keluar dari studio milik Tommy, dan langsung menuju parkiran.
"kita kemana Nona?" Tanya Bella saat mobil sudah keluar dari area studio.
"Kita ke panti aja." ucap Tania.
"Kita makan dulu aja kali ya, aku laper nih" seru Cindi seraya mengelus perut nya.
__ADS_1
"Tapi kan tadi kita di beri makan saat di studio" ucap Tania heran.
"Aku mah nggak makan tadi, takutnya wajah ku jadi belepotan, kan udah di make up tadi" dengan menaikkan bibir nya.
"Ha ha ha kamu itu ada ada aja" seraya tertawa " Kita gofod aja kali ya, makan di panti bareng teman teman" Tania bertanya sambil melihat Cindi.
"Yowes lah, yang penting makan" ucap nya dengan pasrah.
Mereka akhirnya sampai di panti.
*
"Apa masih ada Jay?" Tanya Raka setelah masuk ke dalam mobil
"Sekarang tidak ada Tuan" jawab nya seraya mengenakan sabuk pengaman.
"Ya sudah, kita temui mereka sekarang" jawab nya dengan cepat.
"Tapi Nona sudah berada di panti Tuan" seraya menunjukkan sebuah foto.
"Ada acara apa di panti, kenapa rame rame begitu??" Tanya Raka heran.
"Tidak ada acara Tuan, Nona membawa makanan, dan mereka makan bersama tadi" ucap nya karna sudah mengetahui hal tersebut dari Suci.
"Benarkah, Kenapa mereka sudah di panti. apa pemotretan secepat itu?" Tanya Raka heran.
"Saya rasa begitu Tuan, lantas apa kita masih ke panti saja Tuan?" Tanya Sekretaris Jay bingung.
"Iya, kita tetap kesana saja" ucap nya sambil melihat ke arah kaca,
*
Tania dan Cindi masih mengborl di ruangan nya, mereka masih bercerita tentang pemotretan tadi.
Tiba tiba pintu terbuka, seketika Tania dan Cindi berdiri.
"Sayang, kau disini" Seru Tania seraya mendekati Raka yang berda di pintu,
Sebaik nya aku keluar, sebelum banyak pertanyaan yang akan membuat ku pusing.
"Kaka ipar, aku pulang dulu ya." mengambil tas dan mendekati Raka " Aku pulang dulu ya kak" sambil memeluk Raka.
Raka hanya memberikan anggukan.
"Hati hati ya" ucap Tania ketika Cindi sudah membuka pintu.
"Apa saja yang kau lakukan hari ini??" Tanya Raka sambil duduk di sofa dan di ikuti oleh Tania,
__ADS_1