Rencana Sang Tuan Muda

Rencana Sang Tuan Muda
Dengan satu syarat


__ADS_3

Ketika Andre dan yang lain nya sedang berpikir keras cara keluar dari sana telpon genggam milik yang mereka panggil bos berdering lagi.


"Hallo Tuan"


"Apa kau coba membohongi ku?? seharus nya aku tidak mempercayai mu sama sekali"


"Maafkan aku Tuan, saya di jebak"


"Maaf kata mu?? Karna mempercayai ide gila mu aku kehilangan segala nya"


"Maafkan aku Tuan, aku berjanji akan memperbaiki nya"


"Kali ini aku tidak mempercayaimu lagi. Detik ini juga kau ku pecat jadi tangan kanan ku"


"Tapi Tuan" nada terbata


"Tidak ada tapi tapian. Kau sudah menghancurkan segala nya. Satu lagi jangan libatkan aku dalam hal ini. Jika kau menyebut namaku sekali saja, keluarga mu akan ku habisi"


Tanpa menunggu jawabapan telpon sudah di matikan.


Sialan giliran seperti ini kau mencampakkan ku. Saat aku membuat rencana kau hannya diam. Kau lihat saja nanti apa yang bisa ku lakukan. Berani berani nya kau membawa bawa nama keluarga ku. Sialan.


"Apa Tuan mu sudah tidak berdaya menyelamatkan mu??" Tanya andre dengan nada menyindir.


"Tutup mulut mu"


"Hahaha apa masih pantas aku memanggilmu Bos??"


"Diam, sekarang lebih baik kau pikirkan jalan keluar. Toh aku sudah membayar mu"


Perdebatan mereka tiba tiba berhenti karna Ketua andre mendapat sebuah panggilan.


"Hallo"


"Hallo Andre"


"Sekretaris Jay" menyipitkan ujung mata.


"Ha ha ha Ternyata kau masih mengenali suaraku."


"Kau berhianat Jay??" Dengan nada tinggi


"Aku berhianat?? Apa kau lupa ingatan atau bagaimana??"

__ADS_1


"Kau menipuku." Masih dengan nada tinggi


"Kau sudah lemah Andre. Kau berurusan dengan orang yang salah, seharus nya kau pakai otak mu, bukan orang orang mu ha ha ha"


"Diam kau Jay. Aku akan membalas mu nanti"


"Aku akan sangat menunggu nya dre ha ha ha, coba kau lihat ke atas dan bawah"


Seketika banyak asap putih keluar dari celah celah dari bawah maupun dari atas.


"Ada apa lagi ini?" teriak Andre.


Tak menunggu lama ia melihat anggota nya mulai jatuh pingsan dan di susul ia juga pingsan.


*


flashback


"Tuan ferdi berapa orang yang bisa anda kerahkan di lokasi ini" sambil menunjuk sebuah denah.


"Berapa yang kau butuhkan??" menggigit balpoin


"Saya butuh untuk area ini sekitar 50 orang" Masih sibuk memandang denah


"Tuan benar, untuk yang 50 orang itu tidak terlihat sama sekali. Tapi mereka memiliki tanda khusus"


"Dan untuk di dalam sendiri tidak peduli jumlah nya berapa, selama mereka masih di dalam. Tapi"


"Tapi apa Tuan??"


"Bagaimana dengan yang mereka panggil dengan sebutan Bos?? Dia bisa memantau dari setiap sisi. Karna dia sepertinya sudah meletakkan cctv di setiap sudut, baik di dalam maupun di luar"


"Anda benar Tuan, Dia bisa mengacaukan semuanya"


"Bagaimana kalau saya ikut masuk ke dalam gudang?" Timpal Raka


"Tidak bisa Tuan, ini berbahaya. Di dalam sana tidak bisa di pastikan apa yang terjadi"


"Apa rencana mu?" Ferdi melipat tangan dan bersandar.


"Sebelum menyerahkan surat ini. Kita minta dia masuk. Dan saat itu Kau beraksi secepat mungkin" melirik ke arah Ferdi.


"Tapi Tuan ini berbahaya. Saya tidak akan melibatkan anda dalam bahaya"

__ADS_1


"Tapi saya pikir, ide nya bisa masuk akal." Berdiri " Kau lihat ini Jay." menunjuk denah. " Dia seperti nya berada disini."


"Berapa lama anda bisa menghandle situasi di luar Tuan?" Sekretaris Jay


"Secepat mungkin."


"Anda bisa bergabung Tuan, tapi dengan satu syarat"


"Syarat??" Raka dan Ferdi secara bersamaan


wahh kau berani memberikan nya syarat?? ha ha ha seperti nya ini akan sangat menarik. Ferdi.


Berani berani nya kau memberikan ku syarat. Di depan bocah tengik ini pulak..Raka


"Anda tidak bisa mendekat. Anda akan tetap di kawal. Mereka akan melindungi Tuan jika terjadi sesuatu"


"Setuju"


Sebaiknya saya setuju, jika tidak dia tidak akan memberikan ku bergabung nanti nya. Tunggu, kenapa dia sering mengatur ku akhir akhir ini?? awas kau Jay, saat masalah ini selesai. Kau akan ku beri pelajaran.


"Ada satu hal lagi Tuan" dengan kening berkerut


"Apa Jay?" timpal Ferdi


"Cara mengatasi Jendral?"


"Maksud mu??" Jendral?? Dia juga terlibat??"


"Iya Tuan. Saya sudah cek rekening Jendral bersih, tapi rekening istri nya banyak sekali transferan dana dari andre."


"Apa kau punnya ide Jay?!"


"Untuk sementara saya tidak punnya ide. Tapi mengamankan dia sementara saat kita sedang menjalankan misi ini sepertinya bisa"


"Apa??"


"Laporkan dia korupsi mengunakan ini"Menyodorkan sebuah plashdisk


"Apa ini??"


"Ini berisi data tentang rekening istri nya. Sebelum dia di sidang dia akan di tahan sementara. Dengan begitu dia tidak terlibat sementara waktu sampai kita selesai"


"Kau memang jenius Jay"

__ADS_1


flashback off


__ADS_2