Rencana Sang Tuan Muda

Rencana Sang Tuan Muda
Gaji Sekretaris Jay.


__ADS_3

"Anda baik baik saja Nona??" Tanya bella menghadap belakang.


Ia juag Kaget mendengar suara Tania.


"Saya baik baik saja Bella. Aku hannya kaget saja" dengan wajah malu.


Wahh aku bahkan belum pernah melihat uang sebanyak itu..Tapi mereka sudah punya gaji bulanan sebanyak itu, wahh luar biasa.


Bella membuang napas nya berat. Sementara Suci tersenyum melihat tingkah Tania yang sedikit konyol. Kemudian Bella kembali menjalankan kendaraan nya.


"Jika Gaji kalian seperti itu. Berapa lagi gaji Sekretaris Jay??!"


Aku penasaran gaji manusia robot itu.


"Saya rasa gajinya bisa bisa 10 kali lipat dari kami atau bahkan lebih" jawab Suci asal.


"Apa??!!" Tania kembali kaget.


Jika gaji nya setinggi itu, sebanyak apa Harta Tuan Raka. Tidak mungkin dia bekerja dengan nya jika ia sendiri lebih kaya.


"Berarti Sekretaris Jay sangat kaya ya??" kagum


"Saya rasa sekretaris Jay bekerja bukan untuk uang Nona. Karna menurut info yang saya dapat, harta sekretaris Jay setara dengan pemilik usaha Makmur Jaya" bella mencoba menjelaskan.


"Bukan kah Itu pemilik Mall yang di daerah xxx??"


"Bukan hannya itu nona. Dia juga masih punya pabrik dan rumah sakit dan masih banyak lagi" Suci ikut menghitung.


"Jadi Sekretaris Jay se kaya itu juga???"


Jadi dia bukan orang sembarangan. Aku rasa Cindi benar. Dia memang benar benar Robot.

__ADS_1


Suci dan Bella saling pandang dan tersenyum.


"Siapa lebih kaya Tuan Raka atau Sekretaris Jay??" Tania mendekat menyentuh tempat duduk bella dan Suci. Kini mereka berdekatan.


"Apa anda benar benar tidak tau kekayaan suami anda Nona??" Tanya Suci dengan bingung.


Apa dia benar benar tidak tau orang seperti apa suami nya??!!


Tania menggeleng.


"Kenapa anda tidak tanyakan langsung kepada Tuan Raka nona??" jawab bella.


"Aku tidak berani" jawab nya sambil menaikkan bibir nya.


Suci dan Bella kembali saling menatap dan tersenyum.


Ini di luar dugaan ku. Ternyata cerita Bella tentang Nona itu benar. Dia sangat polos m. Dia menikah bukan karna harta. Bagaimana bisa karna harta, dia saja tidak tau tentang kekayaan suami nya. Lucu sekali. Suci.


Semakin anda mencari tau, semakin anda pusing nona, sebaik nya anda tidak usah tau sama sekali. Bella.


*


Setelah tiba di kantor pusat yayasan kasih mulia.


"Wahh apa tidak ada orang sama sekali??!" tanya Tania sambil menatap ke atas.


"Menurut dokumen ini, yayasan ini sudah tidak beroperasi dua tahun terakhir Nona. Hannya cabang panti di daerah xxx yang masih ada"


"Maksud mu? bukan kah itu panti tempat Tania kecil itu tinggal??!"


"Anda benar Nona" jawab Suci.

__ADS_1


Bella membuka gerbang yang sudah mulai tidak terawat.


"Sekarang apa rencana Nona??" Tanya bella sembari berjalan bersama Tania memasuki panti.


"Bagaimana cara nya ya. Aku pengen bangunan ini di bersihkan, cat nya di ubah. Segala kerusakan di perbaiki, wahana permainan anak anak juga perlu di tambah"


Suci yang ikut berjalan berkeliling siap dengan tablet milik nya. Segala yang sudah di ucapkan Tania ia catat tanpa ada yang tertinggal tanpa sepengetahuan Tania.


Di sebuah kursi taman yang sudah kotor.


"Kita duduk dulu. Aku lelah" Perintah Tania.


"Silahkan Nona" Bella memberikan botol minum yang sudah ia persiapkan.


"Wahh terimakasih bella. Kamu tau aja aku sudah haus" sambil menerima botol minuman.


"Sama sama Nona"


Setelah beberapa saat. Suci berdiri


"Berarti sekarang yang Nona butuhkan adalah memperbaiki bangunan ini Nona?! Saya sudah kirim pesan kepada arsitek untuk datang kesini dan memperbaiki yang tadi Nona minta. Hari ini arsitek nya datang meninjau lokasi dan besok sudah mulai pengerjaan nya"


"Apa??!! Kamu sudah melakukan nya sejauh itu?! Padahal aku masih berpikir darimana kita dapat dana untuk memperbaiki ini" jawab nya heran.


Kenapa dia hampir menyerupai Sekretaris Jay ya. Dia bisa mengerjakan nya dengan sangat cepat.


"Itu adalah tugas saya sebagai asisten anda Nona. Segala sesuatu yang anda butuhkan akan saya lengkapi. Masalah dana nona tidak usah pikirkan"


"Oohh jadi begitu. Lama lama kau seperti Sekretaris Jay. Eh tapi jangan ya. Dia manusia robot. Tapi kau masih punya hati" dengan membulatkan wajah.


"Manusia Robot??" ucap Bella dan Suci secara bersamaan.

__ADS_1


"Ia Manusia Robot. Cindi bilang dia itu seperti manusia Robot. Dia bisa tau segalanya dan Tidak punya hati" sambil mengelengkan kepala.


Suci dan Bella saling pandang, mereka tersenyum melihat tingkah konyol Tania.


__ADS_2