Rencana Sang Tuan Muda

Rencana Sang Tuan Muda
VIRAL


__ADS_3

Satu minggu sudah Tania keluar dari rumah. Dia tidak ada keluar dari apartement tersebut. Ia juga sengaja mematikan hp nya agar tidak merima telpon dari siapapun. Ia berusaha melupakan Raka. Tapi percuma, semakin ia melupakan nya justru semakin Raka ada dimana mana.


Tok tok tok


Seseorang mengetuk pintu.


Tania membuka pintu, kaget melihat siapa yang berdiri di depan nya sekarang.


"Bella??!!" " seru Tania heran.


Bella tidak mengeluarkan sepatah katapun namun ia dengan cepat langsung tersungkur di lantai.


"Maaf kan aku Nona" Kalimat pertama yang Bella ucapkan.


"Apa yang kau lakukan Bella. Berdiri" Perintah Tania.


"Aku mohon Nona. Maaf kan aku. Aku akan tetap disini sampai Nona memaafkan aku" ucap Bella dengan meneteskan air mata.


"Jangan seperti ini Bella. Berdiri" ucap Tania mulai kesal.


Bella tidak menjawab, namun ia masih saja berlutut.


Tania menunduk dan menarik lengan Bella untuk berdiri. Ia menarik nya masuk ke dalam.


"Silahkan Duduk" Ucap Tania sembari duduk di sofa.


Bella kembali bersimpuh di kaki Tania.


"Bella jangan seperti ini" setengah teriak.


"Aku sudah mengundurkan diri Nona. Aku selalu mengutuk diri ku semenjak Nona pergi. Satu minggu sudah Nona pergi, namun hampir satu hari pun aku tidak pernah bisa tidur. Aku masih saja memikirkan Nona" Ucap Bella dengan air mata menetes.


"Apa Raka yang meminta mu menemui ku?!" Tanya Tania Curiga.


"Tidak Nona. Aku berani bersumpah, Aku sudah lama bekerja dengan Tuan Raka. Tapi pertama kali nya aku tersentuh karna ketulusan Nona. Tapi aku malah .." dengan segugukan.


"Sudah Bella. Aku memang tidak bisa mengendalikan diri ku kemarin. Tapi aku mengerti posisi mu, kau hanya menjalankan tugas mu" ucap Tania dengan mengelus pundak Bella.


"Maafkan Aku Nona" sambil menangis sejadi jadi nya.


"Sudah Bella. Aku sudah memaafkan mu. Sekarang duduk lah" Perintah Tania.


Bella Menuruti perintah Tania. Ia duduk di samping Tania.


"Apa Nona baik baik saja?!" Tanya Bella dengan menatap Tania.


"Aku baik baik saja Bella"

__ADS_1


Tok tok tok


Pintu kembali ada yang mengtuk. Membuat mereka menghentikan pembicaraan mereka.


Tania kembali membuka dan ternyata itu adalah Cindi.


Setelah Tania keluar dari rumah, Cindi selalu datang menemui Tania setiap hari, jika sudah malam ia akan pulang.


"Apa kau sudah melihat infotainment hari ini?!" Tanya Cindi ketika pintu terbuka.


"Apaan sih, baru sampai sudah tanya gosib artis" Ucap Tania heran.


"Kau akan kaget melihat ini Tania" Ucap nya seraya menarik tangan Tania.


Ketika mereka tiba di ruang tamu.


"Bella" Ucap cindi sembari mengerutkan kening.


Kenapa dia disini??!! Apa Raka yang meminta nya.


"Selamat malam Nona" Ucap Bella seraya berdiri.


"Sedang apa kau disini??!! Apa kau berusaha membujuk Tania sekarang??!" dengan nada kesal.


"Bukan Nona" Jawab nya singkat.


"Darimana kau tau Tania ada disini?!" Tanya Cindi curiga.


"Sudah lah Cindi. Dia sudah tidak bekerja dengan Raka" Ucap Tania seraya duduk di sofa.


Tidak mungkin Tania. Kau masih saja polos seperti dulu. Semua ini pasti sudah mereka rencanakan sebelum nya.


"Ini bukan trik kalian kan?!" Tanya Cindi dengan menyipitkan mata.


"Tidak Nona. Aku berani bersumpah" dengan tegas.


"Sudah lah Bella. Cindi. Kalian duduk saja. Aku pusing melihat kalian berdebat" Ucap Tania kesal.


"Aku hanya ingin memastikan saja Tania. Aku tidak mau kau kembali bersedih" ucap Cindi seraya duduk di samping Tania.


"Kau mengatakan apa tadi?!" Ucap Tania mengalihkan Topik.


"Tuh kan, aku hampir lupa" seraya mengambil tablet milik nya dari dalam tas.


Cindi mengetik sesuatu di dalam sana. Kemudian ia meletakkan Tablet nya di meja namun sebuah video sedang berjalan, mereka bertiga melihat ke arah tablet tersebut.


Dunia hiburan kedatangan artis pendatang baru. Foto foto mereka beredar luas di sosial media. Banyak orang yang penasaran dengan sosok ke dua wanita tersebut. Siapakah mereka?? Bahkan beberapa Video mereka sudah beredar luas di sosial media. Namun belum ada yang mengetahui Nama asli mereka. Menurut salah satu sumber mereka sedang terlibat projek dengan pengusaha Tommy Andara. Namun setelah di komfirmasi kepada beliau, ia hanya tersenyum tidak memberikan clarifikasi sama sekali. Namun Tommy Andara sendiri mengupload foto nya di halaman instagaram milik nya. Ini kah pertanda jika dia sedang mempersiapkan gebrakan baru. Kita nantikan saja.

__ADS_1


Tania dengan mata terbuka lebar. Tidak mengatakan apapun. Sepanjang Video di putar banyak video mereka yang sesang melakukan pemotretan yang di rekam oleh seseoranf yang tidak di ketahui.


Ada apa ini?! Kenapa foto ku ada disana?!


"Apa sebenar nya yang terjadi?!" Tanya Tania dengan wajah bingung.


"Aku tidak tau Tania. Tapi kita sedang viral di dunia maya" ucap Cindi dengan wajah heran.


"Maksud mu??!" dengan bingung.


Kring kring kring


Sebuah panggilan masuk di hp Cindi.


"Hallo Kak Tommy" Ucap Cindi pertama kali nya.


"Kalian dimana?! kita bisa bertemu?!" Tanya Tommy dari sebrang telpon.


"Ada apa kak?! Ada hal penting yang perlu kita bicarakan?!" Tanya Cindi seolah tidak taunapa yang sedang terjadi.


"Seperti nya kalian sedang tranding topic sekarang. Foto yang aku unggah kemarin ternyata banyak yang mengagumi nya. Bahkan beberap video kalian saat pemotretan kemarin ada yang me gunggah nya di youtobe, sekarang para media sedang mencari keberadaan kalian" Tommy menjelaskan dengan cukup jelas.


"Lantas untuk apa kita bertemu Kak?!" Tanya Cindi dengan mengerutkan kening.


"Aku akan beritahu setelah kita bertemu. Aku akan kirim alamat nya" telpon di matikan.


Cindi sejenak terdiam.


"Ada apa Cin.?!" Tanya Tania penasaran.


"Kak Tommy meminta kita beeremu dengan nya" dengan tatapan kosong.


"Dimana dan kapan?!" Tanya Tania datar.


"Sebaik nya kita tidak perlu bertemu dengan nya" Ucap nya sambil meletakkan hp nya di meja.


"Kenapa?!" Tanya Tania heran.


"Terakhir kita bertemu kau tau apa yang terjadi. Sebaik nya kita hindari saja" ucap nya lemas.


"Tidak Cindi. Aku lelah harus menuruti perintah nya. Bagaimana pun aku butuh pekerjaan..Aku akan bertemu dengan nya. Mungkin dia akan memberikan tawaran pekerjaan untuk ku" Ucap nya dengan tegas.


"Kau siap dengan segala konsikuensi nya??!" Tanya Cindi dengan kwatir.


"Aku siap Cin" ucap nya cepat.


"Aku akan selalu menemani Anda Nona" Bella ikut mendukung Tania.

__ADS_1


"Jika begitu. Kau akan menjadi manager ku. Bagaiman pun Suci sudah tidak lagi bekerja dengan ku" Sembari menatap Bella.


"Sesuai dengan keinginan Anda Nona. Aku akan ikut kemana pun Anda pergi" ucap bella dengan sangat yakin.


__ADS_2