Return Great Magician(Dropped)

Return Great Magician(Dropped)
Membeli Budak


__ADS_3

Bab 10


Mateo yang masih tertidur pulas tiba tiba mendengar ketukan di pintu.


*Tok tok*


"Tuan, apakah anda ingin makan di ruang makan atau ingin makan disini? kami bisa mengantarkannya". Suara pelayan terdengar dari luar pintu.


Mateo kemudian terbangun dan menjawab."Aku akan makan di sini saja, tolong bawakan makanannya ke sini".


"Baik, akan segera kami antarkan". Pelayan itu berkata sambil berjalan mengambilkan makanan.


Sambil menunggu pelayan membawakan makanan, Mateo pergi mandi sebentar.


Ketika dia selesai mandi, pelayan kemudian datang dengan membawa makanan, setelah mengantarkan makanan pelayan itu langsung pergi.


Mateo kemudian menyantap makanannya dengan lahap. Setelah selesai makan dia kemudian pergi keluar untuk melihat lihat ibu kota.


Mateo berjalan jalan di Pasar Ibu Kota dengan santai sambil melihat lihat pemandangan.


Setelah berjalan jalan sebentar, tiba tiba Mateo mendengar ada suara keributan.


"Wow, bukankah itu pangeran Hansen? Pangeran kedua kerajaan kita?".


"Ya, dia terlihat sangat tampan".


"Ya, kudengar dia juga sering membantu anak anak kecil".


Mateo kemudian melihat seorang pria tampan dengan rambut kuning pendek, mata coklat yang tajam. Pria itu tersenyum ramah sambil menyapa warga yang mengerumuninya.


Pria itu kemudian melihat Mateo dan menghampirinya dan berkata."Aku baru pertama kali melihatmu disini, Apakah kamu baru disini?".


"Ya, saya seorang petualang yang baru saja tiba disini kemarin."Mateo menjawab dengan sopan.


"Oh, apakah kamu ingin ikut dalam penyerangan naga?". Pria itu bertanya sambil tersenyum.


"Ya". Mateo menjawab dengan singkat.


Pria itu kemudian berkata lagi."Kuharap kamu bisa mengalahkan naga itu, oh dan perkenalkan aku adalah Hansen Fred pangeran kedua dari kerajaan Fred".


"Salam yang Mulia". Mateo berkata sambil menunduk hormat.


"Tidak perlu sopan kepadaku, baiklah aku akan pergi dulu, semoga kamu betah tinggal di sini". Hansen berkata dengan ramah sebelum dia pergi.

__ADS_1


Setelah selesai berbicara dengan Mateo, Hansen kemudian melanjutkan berjalan menyapa para warga.


Setelah itu Mateo melanjutkan berjalan jalan di pasar.


Di tengah perjalanan dia melihat rumah tempat menjual budak.


Mateo yang penasaran pun langsung pergi memasukki rumah itu, setelah masuk dia di sambut oleh pria gemuk.


Pria gemuk itu mendekati Mateo dan berkata sambil tersenyum."Apakah anda sedang mencari budak tuan? kami memiliki banyak jenis budak disini, seperti Elf, Demi-Human, Manusia, dan banyak lagi yang lainnya".


Setelah mendengar Elf Mateo sepertinya tergerak dan berkata."Aku ingin melihat Elf".


"Baiklah tuan, tolong ikuti saya". Pria gemuk itu kemudian membawa Mateo ke tempat penjara para budak.


Setelah beberapa saat mereka sampai di tempat budak Elf di kurung.


Pria gemuk itu kemudian memperkenalkan masing masing kebisaan mereka.


Dia kemudian memperkenalkan Mateo dengan Elf yang sangat cantik. Elf itu mempunyai rambut perak panjang, Buah dada yang lumayan besar, pantatnya yang menonjol, dan matanya juga berwarna perak jernih.


"Kami baru saja mendapatkannya kemarin dari bandit yang menjualnya, dia diketahui memiliki kekuatan untuk menggunakan sihir pohon". Pria gemuk itu menjelaskan.


"Berapa harganya?". Mateo bertanya dengan singkat.


"Begitu mahal?". Mateo terkejut setelah mendengar harganya.


"Itu sudah cukup murah tuan, ku dengar Elf yang mempunyai rambut perak adalah seorang bangsawan dari kerajaan Elf."Pria gemuk itu menjawab sambil tersenyum.


Mateo kemudian berkata."Bukankah mereka akan menyerang kalian jika mereka mengetahui ini?".


"Tidak akan ada yang tau, karena kami sudah menanganinya dengan professional". Pria gemuk itu menjelaskan.


"150 koin emas, aku akan membelinya". Mateo berkata dengan santai.


"Hmmm baiklah, tolong ikut dengan saya ke ruangan saya untuk melakukan transaksi." Pria gemuk itu berkata setelah berpikir beberapa saat.


Pria gemuk itu kemudian membawa Mateo ke sebuah ruangan yang mewah, dia kemudian mempersilahkan Mateo untuk duduk di sofa yang empuk.


Setelah mereka duduk, pria gemuk itu kemudian menyuruh pelayannya untuk membawa Elf yang ingin di beli Mateo ke ruangannya.


Sambil menunggu pelayan membawa Elf itu, Pria gemuk itu kemudian memperkenalkan diri kepada Mateo."Namaku Lucas dan aku adalah pemilk dari rumah penjualan budak ini".


Mateo kemudian menjawab dengan singkat."Aku Mateo seorang petualang".

__ADS_1


"Apakah Tuan Mateo akan mengikuti ekspedisi penyerangan naga?". Lucas bertanya dengan sopan.


"Ya". Mateo menjawab dengan singkat.


"Kudengar naga itu sangat kuat, jadi akan ada banyak petualang untuk mengikuti ekspedisi ini". Lucas berkata dengan serius.


"Aku tidak peduli seberapa banyak pun orang yang ikut, aku hanya ingin mencoba kekuatanku untuk melawan naga". Mateo berkata dengan santai.


"Hahahaha, seperti yang di harapkan dari seorang pria yang hebat". Lucas berkata sambil tertawa.


Setelah beberapa saat kemudian pelayan datang dengan membawa Elf berambut perak itu.


Setelah itu Mateo kemudian membayar dengan menggunakan kartu Merchant Association, karena rumah penjualan budak ini juga bagian dari Merchant Association, jadi dia bisa membayar menggunakan kartu itu.


Lucas kemudian memberikan Kunci segel budak kepada Mateo dan berkata."Ini adalah kuncinya, senang berbisnis denganmu".


Mateo kemudian mengambilnya dan berkata."Senang berbisnis denganmu juga".


Setelah itu Mateo pergi membawa budak yang baru di belinya itu.


Di luar Mateo bertanya kepada Elf itu."Siapa namamu?".


"Namaku Milia Silver". Elf itu menjawab dengan tatapan kosong.


"Baiklah Milia, aku akan membebaskanmu, tapi kamu harus melayani aku selama lima tahun, kupikir lima tahun itu waktu yang sangat singkat bagi seorang Elf sepertimu". Mateo berkata dengan santai.


"Apakah kau serius?". Milia berkata dengan penuh harapan.


"Tentu saja aku serius". Mateo berkata dengan serius.


"Baiklah, aku akan mempercayaimu untuk sementara ini". Milia berkata kepada Mateo.


Sementara itu di rumah penjualan budak, Lucas sedang memasukki sebuah ruangan yang sangat mewah dan besar, di sana dia menunduk dengan hormat kepada seorang wanita.


Wanita itu terlihat sangat cantik, dia memiliki Rambut berwarna ungu, mata coklat tajam, Buah dadanya besar, dan pantatnya juga menonjol.


Lucas kemudian berkata."Saya sudah melayaninya sesuai dengan perintah Nyonya, dia berkata akan ikut dalam ekspedisi penyerangan naga."


"Bagus, sekarang kau boleh pergi". Wanita itu berkata dengan tegas.


"Baik Nyonya". Lucas kemudian pergi dari ruangan itu.


"Sepertinya sesuatu akan menjadi lebih menarik". Wanita itu berkata dengan senyum licik.

__ADS_1


__ADS_2