Return Great Magician(Dropped)

Return Great Magician(Dropped)
Kembali ke Ibu Kota


__ADS_3

Bab 16


Ke esokan harinya Mateo memberi tahu Mira bahwa dia akan mengirim beberapa orang untuk menjaganya, dia juga menanamkan kesadarannya pada Mira, agar kalau terjadi apa apa padanya, Mateo bisa langsung tau dan bergegas membantunya.


Mateo membawa Mia dan Aura ke hutan untuk menghindari warga melihat naga, Layla dan Nana juga ikut dengan mereka.


Setelah beberapa saat mereka sampai di tengah hutan, Mateo kemudian memerintahkan Aura untuk berubah menjadi naga."Baiklah Aura, sekarang kamu bisa berubah".


"Baik tuan". Aura berkata dengan suara lucunya.


Aura kemudian langsung berubah menjadi naga yang besar.


Mia, Layla, dan Nana kaget ketika melihat Aura berubah menjadi naga, karena mereka baru pertama kali melihat naga sungguhan.


"Ohh, Ternyata dia benar benar seorang naga". Mia berkata dengan terkejut sambil menutup mulutnya dengan tangan.


Mateo kemudian membantu Mia, Layla, dan Nana untuk naik ke punggung Aura.


"Baiklah, terbang sekarang". Mateo berkata setelah semuanya naik dan duduk.


Aura kemudian mengepakkan sayapnya dan dia terbang tinggi di langit, lalu dia terbang menuju ke arah Ibu Kota.


.....


Sementara itu di depan gerbang Cornelius Manor, Hansen sedang memanggil Mateo.


Setelah beberapa saat muncul seorang Elf cantik keluar dari dalam rumah, Elf itu adalah Milia.


"Apakah ada Mateo?". Hansen bertanya.


Milia kemudian menjawab."Maaf, tuan Mateo sudah pergi beberapa hari yang lalu".


"Apakah tuan ingin masuk dulu?". Tambahnya.


"Oh, tidak perlu, ngomong ngomong kemana dia pergi?". Hansen bertanya.


"Saya juga tidak tau, namun sepertinya tuan sedang pergi ke kota asalnya". Milia menjawab.


"Baiklah, terima kasih, kalau begitu aku akan pergi dulu dan beritahu aku kalau Mateo telah kembali". Hansen berkata sebelum pergi.


Hansen kemudian pergi dari Cornelius Manor, dia kemudian berjalan menuju ke Istana.

__ADS_1


Setelah melihat Hansen pergi, Milia juga langsung masuk ke dalam rumah.


.....


Sebelum menuju ke Ibu Kota, Mateo menyuruh Aura untuk berhenti di suatu tempat.


Tempat yang di tujunya adalah tempat Antonio dan anak buahnya berada.


Setelah sampai di tempat itu, Mateo kemudian mencari cari desa tempat Antonio tinggal.


Beberapa saat kemudian dia berhasil menemukannya, dia langsung menuju ke desa itu, dia juga menyuruh Mia dan yang lainnya untuk menunggunya sebentar.


Setelah sampai di desa, dia bertemu dengan salah satu bawahan Antonio, bawahan itu melihat Mateo dan berkata dengan terkejut."Oh, Bos apakah kamu kesini mencari Bos Antonio?".


"Ya". Mateo menjawab dengan singkat.


Bawahan itu kemudian menyuruh akan Mateo mengikutinya."Baiklah Bos, silahkan ikuti saya".


Bawahan itu kemudian membawa Mateo ke rumah Antonio, setelah beberapa saat mereka akhirnya tiba di rumah Antonio.


"Bos, tunggu di sini sebentar, aku akan memanggil Bos Antonio dulu". Bawahan itu berkata.


"Bos, apakah ada yang bisa kami lakukan untukmu?". Antonio berkata dengan hormat.


Mateo kemudian berkata."Aku ingin kalian menjaga seorang perempuan di kota nameless".


Karena Mateo belum tahu nama kota itu jadi dia hanya menyebutnya nameless, dia kemudian memberitahukan lokasi kotanya, dan tempat Mira berada.


"Perempuan itu bernama Mira, dia adalah anak dari wanitaku, mungkin dia nanti juga akan menjadi wanitaku". Tambahnya.


"Dan ambil ini untuk biaya kalian". Mateo menyerahkan kantong yang berisi 100 koin emas.


"Baik bos, kami akan melaksanakan perintah anda dengan baik". Antonio berkata dengan tegas.


"Kuharap kalian tidak mengecewakanku". Mateo berkata.


Kemudian dia pergi menuju ke tempat Mia dan yang lainnya menunggu, setelah beberapa saat dia tiba di tempat mereka.


"Baiklah, kita akan menuju ke Ibu Kota sekarang". Mateo berkata.


Kemudian Aura terbang menuju ke arah Ibu Kota.

__ADS_1


Setelah melihat Mateo pergi tadi, Antonio mengumpulkan semua anak buahnya.


"Baiklah, aku mengumpulkan kalian semua di sini adalah untuk memberitahu kalian bahwa kita ada misi". Antonio berkata di depan semua bawahannya.


Salah satu bawahan kemudian mengangkat tangan dan bertanya."Misi apa itu bos?".


Antonio kemudian menjawab."Kita akan melakukan misi untuk menjaga wanita Bos Mateo".


"Baiklah, kumpulkan semua barang yang perlu di bawa, dan kita akan langsung berangkat sekarang". Tambahnya.


Setelah beberapa saat, Antonio dan rombongannya pergi menuju ke kota nameless.


.....


Setelah beberapa saat Mateo dan yang lainnya tiba di Ibu Kota, mereka kemudian mendarat di hutan yang jauh dari penduduk.


Setelah mendarat, Mateo mengajak mereka untuk pergi ke Cornelius Manor.


Beberapa saat kemudian mereka akhirnya tiba di Cornelius Manor, mereka di sambut oleh Milia yang kebetulan saat itu sedang berada di luar.


Mateo kemudian memperkenalkan mereka kepada Milia."Ini adalah Mia, dia adalah wanitaku, dan dia juga sedang mengandung anakku". Mateo menunjuk ke arah Mia.


"Salam Nyonya". Milia berkata dengan sopan.


"Dan ini adalah Layla dan putrinya Nana, Layla akan menjadi Kepala pelayan di Manor ini". Mateo menunjuk ke arah Layla dan Nana.


"Halo". Milia menyapa dengan singkat.


Milia kemudian membawa mereka semua masuk ke dalam rumah, dan dia membawa Layla dan Nana untuk memilih kamar.


Dia juga membawa Mia ke kamar Mateo, setelah mengantar mereka semua, Milia datang menghampiri Mateo.


"Mateo, kemarin pangeran Hansen kemari untuk mencarimu". Milia berkata.


Mendengar itu, Mateo berkata kepada dirinya sendiri."Apakah Hansen sudah tahu bahwa akulah yang mengacaukan rencananya?".


"Dia juga menyuruhku untuk memberitahunya kalau kamu sudah kembali". Milia menambahkan.


"Baiklah, kamu kirim seseorang untuk memberitahu Pangeran Hansen bahwa aku telah kembali". Mateo menyuruh Milia.


"Baik". Milia menjawab dengan singkat dan pergi.

__ADS_1


__ADS_2