
Bab 24
Di meja makan Mateo sedang makan bersama dengan yang lain.
Setelah mereka selesai makan, Layla langsung merapikan meja makan dan mencucinya di dapur.
Mateo kemudian membawa Mia ke kamarnya untuk beristirahat.
Di dalam kamar Mia bertanya kepada Mateo."Sayang, sepertinya Layla juga menyukaimu, apakah kamu tidak ingin untuk bersamanya?".
Mateo kemudian tersenyum dan menjawab."Tentu saja aku ingin, tapi ini masih belum waktunya, nanti kalau ada kesempatan aku akan tidur bersamanya".
Mia kemudian mengangguk."Ehm, berarti nanti aku dan Layla akan menjadi Saudari".
Mateo tersenyum dan mengajak Mia untuk tidur."Baiklah untuk sekarang, kita tidur dulu".
Mereka berdua kemudian langsung tertidur sambil berpelukan.
.....
Sementara itu di Kerajaan Valos, Raja Kerajaan Valos, Logan Valos sedang marah marah.
"Apa apaan ini? mereka meminta untuk gemcatan senjata? Jangan bercanda denganku". Logan mencabik cabik surat itu dengan marah.
Kemudian salah satu petinggi istananya berkata."Sebaiknya kita bersiap saja, siapa tau ini adalah strategi musuh untuk membuat kita lengah".
"Ya, kita sebaiknya bersiaga saja". kata petinggi yang lain.
Lalu salah satu petinggi juga angkat bicara."Aku rasa Raja James tidak akan menyarankan untuk gencatan senjata tanpa ada alasan yang jelas".
Kemudian seorang pelayan datang dengan membawa sebuah surat."Yang Mulia, ini ada surat lagi dari Kerajaan Fred".
Raja Logan kemudian mengambil surat itu dan membacanya, setelah beberapa saat dia selesai memvaca surat, dan ekspresinya berubah menjadi serius.
__ADS_1
Para petinggi yang melihat ini pun langsung bertanya."Yang Mulia, ada apa? apa yang tertulis di surat itu?".
Raja kemudian berkata kepada para petinggi dengan serius."Pangeran kedua Kerajaan Fred menghilang, dan sepertinya Organisasi Seven Deadly Sins adalah dalang di balik semua ini".
"Apa? apakah mereka sudah berencana untuk menguasai Benua?".Salah seorang petinggi berkata dengan kaget.
Raja kemudian berkata."Aku tidak tau, tapi aku rasa mereka tidak mungkin berencana menguasai Benua".
"Karena masih ada Gereja Suci dan Organisasi yang lebih kuat dari mereka, tapi jika mereka berhasil menguasai semua Kerajaan, maka kekuatan mereka akan setara dengan Gereja Suci". Tambah Logan.
"Sepertinya kita harus membahas masalah ini dengan serius". Kata salah satu petinggi.
Mereka kemudian memulai rapat untuk membahas masalah Seven Deadly Sins.
.....
Sementara itu, di rumah penjualan budak milik Lucas, Lucas sedang memberikan surat kepada wanita cantik yang ada di depannya.
"Nyonya, kita mendapatkan kiriman surat dari Kerajaan Fred". Lucas menyerahkan surat itu kepadanya.
"Sepertinya aku harus kembali ke Kerajaan untuk membahas masalah ini". Wanita itu berkata pada dirinya sendiri.
Wanita itu kemudian berkata kepada Lucas."Kamu akan mengelola rumah penjualan budak ini, sementara aku akan kembali ke Kerajaan".
Lucas kemudian memberi hormat dan berkata."Baik Yang Mulia".
Wanita itu kemudian pergi dari ruangan itu, dia kemudian kembali ke Kerajaannya dengan menggunakan kereta kuda.
Wanita itu adalah seorang Ratu dari Kerajaan Magnolia, Namanya adalah Selena Magnolia.
.....
Sementara itu di suatu tempat yang sangat terpencil, ada seorang pria tua yang sedang bertapa sambil memejamkan matanya.
__ADS_1
Tiba tiba dia membuka matanya dan berkata."Sepertinya di Benua Delos akan ada pertumpahan darah dalam waktu dekat". Pria tua itu kemudian menutup matanya kembali dan melanjutkan pertapaannya.
.....
Pada pagi harinya, Mateo terbangun dari tidurnya, dia masih belum mengetahui masalah yang menimpa pangeran kedua akan membuat semua kerajaan menghadapi masalah yang serius.
Walaupun dia tau, dia juga tidak akan begitu mempedulikannya.
Saat ini dia sedang melihat Mia yang sedang tidur dengan pulas, dia kemudian membangunkannya.
Beberapa saat kemudian, Mia terbangun dan dia tersenyum melihat Mateo yang saat ini mencoba membangunkannya.
Melihat Mia sudah terbangun Mateo kemudian berkata."Bangunlah tuan putri pemalasku".
"Ayo kita mandi bersama". Tambahnya.
Mia kemudian mengangguk dan pergi menuju kamar mandi bersama.
Di dalam kamar mandi Mia dan Mateo saling menggosok tubuh satu sama lain, mereka juga saling berciuman dengan mesra.
Setelah mereka selesai mandi, mereka langsung berpakaian dan menuju ke ruang makan bersama.
Di ruang makan mereka melihat Nana sedang membantu ibunya menyiapkan makanan.
Mateo menghampirinya dan berkata."Nana, biarkan aku membantumu".
"Tidak, Nana bisa melakukannya sendiri, Kakak menunggu di meja makan saja". Nana berkata dengan gembira.
"Sungguh, Nana adalah gadis yang sangat baik, tapi biarkan kakakmu Mateo membantumu". Mia juga berkata.
Mendengar itu Nana mengangguk dan berkata."Baiklah, maka Nana akan merepotkan Kakak Mateo".
Mateo kemudian membantu menyiapkan Sarapan untuk mereka.
__ADS_1
Setelah selesai menyiapkan, semua orang sudah berkumpul di meja makan dan akhirnya mereka semua sarapan pagi bersama.