Return Great Magician(Dropped)

Return Great Magician(Dropped)
Ujian Masuk Akademi(3)


__ADS_3

Bab 74


Setelah Martin memanggil dua nama tersebut, Diana naik ke atas panggung.


Lawan Diana adalah Wanita dengan rambut biru yang berbicara dengan pria berotot tadi.


Mereka berdua sama sama membungkuk dengan hormat.


"Mohon bimbingannya"


"Mohon bimbingannya"


"Baiklah, Pertarungan dimulai"


*Dung*


Lonceng berbunyi dengan keras sebagai tanda pertarungan telas dimulai.


Diana dan Cindy sama sama mundur ke belakang dan mengamati satu sama lain.


*Swish*


Diana memulai serangan lebih dulu dengan menggunakan panahnya, Namun Cindy berhasil menghindarinya dengan mudah.


Diana terus menembakkan panahnya ke arah Cindy, Namun Cindy tidak tinggal diam saja dengan itu.


Sihir Air : Perisai Air!


Air langsung menghalangi Cindy dari serangan Diana. Kemudian dia melakukan serangan baliknya.


Sihir Air : Bola Air Beruntun!


Bola bola air muncul dan menyerang Diana, Namun Diana berhasil menghindarinya dengan mudah.


"Hujan Panah"


Diana kemudian menembakkan satu anak panahnya ke langit dan turun beribu anak panah yang menuju ke arah Cindy.


Cindy tidak tinggal diam saja setelah melihat itu, dia juga melakukan perlindungan diri dan serangan balik.


Sihir Air : Pusaran Air!


Pusaran air muncul dan melindunginya dari serbuan hujan anak panah, dan anak panah itu juga berbalik menyerang Diana.


*Sret*


Diana berhasil menghindarinya, namun dia terkena satu anak panah hingga membuatnya mengalami goresan.


'Ck, sepertinya aku harus menggunakan sihir'. pikirnya


Sihir Cahaya : Panah Cahaya!


Diana kemudian menarik busurnya dan muncul anak panah yang terbentuk dari cahaya.


Kemudian dia menembakkannya ke udara.


*Swish*


Ketika anak panah itu berada di udara, tiba tiba anak panah itu pecah dan mengakibatkan semua yang melihatnya langsung memejamkan mata mereka karena silau.


Cindy juga menutup matanya dengan tangan, Diana memanfaarkan kesempatan itu untuk menyerangnya.


*Swish*


Anak panah langsung menuju ke arah Cindy, Namun Cindy berhasil menghindar karena pendengarannya yang baik.

__ADS_1


*Sret*


Namun dia masih sedikit terlambat dan mengakibatkan goresan sedikit di bajunya.


"Cukup"


Martin kemudian menghentikkan mereka. "Kalian berdua bertarung dengan baik dan sekarang kalian boleh kembali ke tempat kalian".


Diana dan Cindy kemudian saling membungkuk dengan hormat.


"Terima kasih atas bimbingannya"


"Terima kasih atas bimbingannya"


Kemudian Diana dan Cindy kembali ke tempat mereka masing masing.


Setelah Diana kembali, seorang gadis yang terlihat gembira mendekatinya. "Kakak, apakah kamu terluka?".


"Tidak, aku hanya mengalami sedikit goresan". Diana menggelengkan kepalanya.


Orang yang bertanya itu adalah Vivi, Putri Mateo dengan Anggie.


Vivi adalah seorang wanita muda yang terlihat selalu bahagia, dia juga menyukai hal yang baru dilihatnya.


"Syukurlah kalau kakak baik baik saja". Seorang gadis yang terlihat dingin juga mendekat dan berkata.


Gadis itu adalah Liliana, dia adalah Putri Mateo dengan Charlotte.


Dia terlihat seperti gadis yang pendiam dan dingin, dia tidak suka banyak bicara.


Martin kemudian memanggil peserta berikutnya dan melanjutkan pertarungan.


Pertarungan mereka terlihat biasa saja dibandingkan pertandingan yang dilakukan Tyr dan juga Bell.


"Pertarungan selanjutnya adalah Lucas Melawan Lorent"


Martin memanggil dua nama peserta berikutnya.


Diana dan yang lainnya mengalihkan pandangannya ke arah pemuda yang menggunakan pakaian serba hitam.


Orang itu adalah Lorent, dan dia adalah Putra Mateo dengan Selena dan dia juga yang termuda di antara anak anak Mateo yang lain.


Lorent menggunakan Marga Ibunya, karena hanya dia pewaris tunggal Kerajaan Magnolia.


Selena sering berkunjung ke Kerajaan Cornelius dengan alasan hubungan politik kerajaan.


Namun dia juga menghabiskan waktu itu untuk bercinta dengan Mateo, akhirnya dia hamil dan melahirkan Lorent.


Kemudian dia naik ke atas panggung dengan santai.


Lawannya adalah pria berotot yang berbicara dengan Cindy beberapa waktu lalu.


Melihat Lorent naik ke atas panggung, Vivi bertanya kepada Diana. "Kakak, apakah nenurutmu dia akan menang?".


Diana menggelengkan kepalanya. "Aku juga tidak tau karena dia jarang berlatih dengan kita".


"Ya, dia tinggal di Kerajaan Ibunya, jadi kita tidak tau pasti kekuatannya". Merlin menambahkan.


Di atas panggung Lorent dan Lucas saling membungkuk dengan hormat.


"Mohon bimbingannya"


"Mohon bimbingannya"


Martin kemudian angkat bicara. "Baiklah, pertarungan dimulai".

__ADS_1


*Dung*


Bunyi lonceng terdengar dengan keras sebagai bukti dimulainya pertarungan.


Lucas dan Lorent mundur ke belakang dan mengamati masing masing.


Lorent mencoba untuk menyerang lebih dulu dengan menggunakan sihirnya.


Sihir Hitam : Pedang Hitam!


Tiba tiba efek kilat berwarna hitam muncul di udara dan Pedang hitam terbentuk melalui kilat hitam itu.


Lorent mengambilnya dan menbaskannya.


"TEBASAN PEMBELAH ANGIN"


*Slash*


Efek tebasan berwarna hitam menyerang Lucas dengan cepat dan anginnya membuat penonton mundur beberapa langkah.


*Tak*


Sihir Berlian : Tubuh Berlian!


Tubuh Lucas tiba tiba dilapisi berlian berwarna biru mengkilat, dan tebasan dari Lorent dapat di tahan dengan mudah.


Lucas kemudian melakukan serangan balik.


Sihir Berlian : Sarung tangan Berlian!


Sarung tangan berlian mulai menyelimuti tinju Lucas dan dia melayangkan pukulannya ke Lorent.


Sihir Hitam : Kepompong Hitam!


Tubuh Lorent di selimuti oleh sihir hitam yang berbentuk seperti kepompong.


*Bam*


Pukulan Lucas berhasil di tahan oleh Lorent dengan mudah.


"Sepertinya kau adalah lawan yang sulit di hadapi". Lucas memuji Lorent.


Lorent tersenyum tipis. "Begitu juga denganmu".


*Sling* *Sling*


Mereka berdua menghilang dari tempat mereka berdiri dan kemudian saling menyerang di udara.


Lorent menebaskan pedang hitamnya ke arah Lucas dan Lucas menangkisnya dengan Tameng Berlian.


*Byar*


Efek bentrokkan mereka membuat petir biru dan hitam menyala di langit.


Panggung pertarungan juga hancur berkeping keping.


Mereka berdua kemudian mundur ke belakang sambil mengekuarkan darah dari mulut mereka.


Akhirnya Martin menghentikan pertarungan mereka berdua.


"Cukup, Pertarungan Selesai"


Diana membawa Lorent yang lemah turun dari panggung.


Lucas juga melemah dan dia dibawa oleh Cindy turun dari panggung.

__ADS_1


__ADS_2